Connect with us

Uncategorized

Wisuda Unindra PGRI Ke-72, Rektor Tekankan Perkembangan Revolusi Industri 4.0

Published

on

Jakarta, JurnalJakarta.com — Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) telah menyelenggarakan kegiatan akademik berupa pelaksanaan Wisuda ke-72 Tahun Akademik Genap 2018/2019 yang dilaksanakan di Gedung Sasono Utomo, TMII, Jakarta, Rabu (13/11).

Upacara wisuda ini dilaksanakan dengan sidang terbuka senat universitas yang dipimpin oleh Rektor Unindra merangkap Senat Universitas, Prof. Dr. H. Sumaryoto. Total mahasiswa yang diwisuda sebanyak 1.129 wisudawan yang terdiri dari 986 Mahasiswa Program Sarjana (S1) dan 143 Mahasiswa Program Pascasarjana (S2).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Sumaryoto mengungkapkan bahwa, Wisuda yang ke-5 atau yang terakhir pada periode semester genap 2018/2019 ini sudah mencapai lebih dari 72.000 Alumni. “Oleh karena itu, saya menekankan tentang revolusi 4.0 dimana pelayanan jasa dimasa yang akan datang akan dikerjakan oleh robot, sehingga akan menyempitkan lapangan kerja bagi manusia”, ujar Rektor.

“Kami berharap kepada wisudawan harus tetap menjaga iman dan taqwa, jadilah orang-orang beriman, agar selalu diberikan kemudahan dalam menjalani tugas dan kegiatan aktivitas sehari-harinya. Serta selalu siap menghadapi era revolusi kedepannya dengan penuh kesabaran dan keimanan yang ada”, jelas Prof. Dr. H. Sumaryoto menambahkan.

Lebih lanjut, Rektor mengatakan bahwa dalam menghadapi revolusi 4.0 ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab pemerintah. “Unindra sebagai Lembaga pendidikan hanya mengikuti aturan dibawah LL Dikti Wilayah III”, tuturnya.

Sementara itu, Kepala LL DIkti Wilayah III, Dr. Samsuri M.Pd., menambahkan bahwa, hadir di Unindra tidak ada beban bagi LL Dikti Wilayah III, SOP bagi Unindra sudah baik, Unindra mempunyai Mahasiswa banyak tapi taat dengan beriman.

“Pemerintah dalam Kemenristekdikti memperbolehkan untuk mempunyai program jarak jauh yang harus mempunyai modal besar, seperti Dosen yang mumpuni, Teknologi yang memadai, dan sarana dan prasarana yang lengkap. Akan tetapi pelayanan kuliah jarak jauh tidak boleh lebih dari 50% program kuliah”, jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, Unindra mempunyai kabar gembira yaitu semua program mata kuiah Unindra sudah memiliki status ter-akreditasi, diantara itu ada mata kuliah yang unggul.

Bagi Wisudawan harus selalu menjaga tutur bahasa yang santun dan perilaku yang baik agar dapat selalu bergaul dengan masyarkat, sehingga menjadi orang yang lengkap di tengah-tengah masyarakat, tutup Dr. Samsuri.

Sedangkan orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Hasbullah M.Pd., selaku dosen dan juga wakil dekan fakultas pascasarjana Universitas Indraprasta PGRI mulai tahun 2019. Dengan tema “Blenden Learning Trend Pembelajaran Era Revolusi Industri 4.0”. Selain itu, wisuda juga dihadiri oleh beberapa undangan antara lain, LL Dikti Wilayah III, PB PGRI, Pengurus Yayasan (YPLP PT), dan tamu undangan lainnya. (Bgs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

Aplikasi Belajar Daring Quipper Terbukti Loloskan Setengah Penggunanya ke PTN via SBMPTN

Published

on

By

 

Jurnaljakarta.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi di tahun 2020 tidak menghentikan langkah dan semangat para siswa siswi yang harus tetap berjuang untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri melalui SBMPTN. SBMPTN adalah seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jalur umum, yakni menggunakan nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan serentak secara nasional. 

Jumat, 14 Agustus 2020 lalu, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan, jumlah pendaftar UTBK SBMPTN tahun ini sebanyak 702.420 peserta dan yang dinyatakan lulus SBMPTN 167.653 peserta, dengan tingkat kelulusan siswa yang diterima di PTN pada tahun ini meningkat dari angka 21.45% pada tahun 2019 menjadi 23.87% di tahun 2020.

Sebagai salah satu penyedia aplikasi belajar online, Quipper setiap tahunnya mengadakan survey online kepada seluruh pengguna khususnya siswa Kelas 12 guna mengetahui pencapaian tujuan belajar mereka, khususnya tingkat kelulusan mereka ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dari hasil survey yang berlangsung sejak 15 Agustus 2020 hingga awal bulan September, tercatat lebih dari 3.500 siswa Kelas 12 mengikuti survey ini dengan hasil yaitu sebesar 58% siswa Kelas 12 pengguna Quipper dinyatakan lolos ke PTN melalui jalur SBMPTN. Selain itu, lebih dari setengah pengguna Quipper yang lolos ke PTN ini diterima di PTN ternama dan favorit atau yang termasuk dalam PTN Klaster 1 dan 2. 

Kevin Agriva Ginting siswa SMAN 1 Kabanjahe Sumatera Utara, merupakan salah satu siswa pengguna Quipper yang berhasil lolos masuk PTN melalui jalur SBMPTN. Sebelumnya Kevin mengikuti jalur undangan atau jalur SNMPTN tetapi dinyatakan tidak lolos, dengan waktu persiapan yang cukup singkat Kevin mengungkapkan bahwa segala persiapan yang selama ini dilakukannya tidaklah sia-sia sehingga berhasil diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) Fakultas Ilmu & Teknologi Kebumian. 

“Walaupun pernah dihadapkan dalam situasi sulit karena tidak berhasil lolos SNMPTN, hal tersebut tidak membuat saya menyerah dan putus asa. Saya mengikuti persiapan SBMPTN dari Quipper dan memang terbukti progress nya. Nilai Tryout Online yang saya ikuti selalu meningkat. Hal ini menambah rasa kepercayaan diri dan semakin hari saya menjadi gila belajar.” Ujar Kevin.

Pada tahun ajaran 2019 kemarin, puncak persiapan ujian terlihat terjadi pada bulan Mei-Juli 2020. Selama masa persiapan ujian ini, tim internal Quipper melihat terjadinya peningkatan aktivitas di dalam platform belajar Quipper. Peningkatan aktivitas ini banyak didominasi oleh siswa Kelas 12 yaitu terutama dalam aktivitas menjawab latihan soal yang meningkat sebesar 79% dan aktivitas menonton video yang juga meningkat sebesar 24% jika dibandingkan dengan rata-rata aktivitas siswa pada periode sekolah reguler.

Tren yang sama juga terlihat pada layanan Quipper Video Masterclass yang memiliki fitur interaktif dimana siswa dapat bertanya langsung kepada Tutor dan Coach khusus yang menemani proses belajar mereka selama mempersiapkan UTBK. Ruth Ayu Hapsari, Business Development Manager Quipper Indonesia, menyampaikan bahwa siswa yang menggunakan layanan Masterclass ini terbukti dua kali lipat lebih aktif dibandingkan dengan siswa yang menggunakan layanan Quipper Video reguler dan peningkatan selama masa persiapan ujian juga cukup signifikan.

“Pada layanan Quipper Video Masterclass kita juga melihat tingkat keaktifan siswa bertanya melalui chat kepada Tutor setiap minggunya meningkat sebesar 40% selama masa persiapan ujian, dan mata pelajaran yang paling banyak ditanyakan adalah Matematika dan Bahasa Inggris” Ujar Ayu.

Yuki Naotori, Country Manager Quipper Indonesia, juga menambahkan bahwa terlihat adanya alokasi waktu belajar yang signifikan dari pengguna yang lolos dan diterima di PTN. 

“Sebagian besar siswa pengguna layanan Quipper yang lolos jalur SBMPTN/SNMPTN, belajar dengan menggunakan platform kami sebanyak lebih dari 3 kali dalam seminggu. Hasil survey juga menunjukan bahwa 9 dari 10 siswa setuju bahwa layanan Quipper sangat membantu mereka untuk persiapan ujian.” Ujar Yuki.

Melihat hasil dari survey dan data perilaku pengguna Quipper tersebut, Yuki yakin bahwa persiapan ujian secara online dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif. “Namun perlu ditekankan juga usaha dan waktu yang perlu dialokasikan oleh siswa dalam belajar online demi mencapai prestasi akademik mereka. Selain itu isu infrastruktur seperti jaringan internet juga perlu menjadi perhatian baik dari sisi provider konten seperti Quipper dan stakeholder lain yang terkait.” tutup Yuki.

Lebih lanjut lagi untuk menyambut UTBK di tahun ajaran kali ini, Quipper berencana untuk kembali menghadirkan konten video pembelajaran berkualitas, lebih banyak lagi konten persiapan ujian, serta fitur unggulan lain pada layanan utamanya yaitu Quipper Video dan Quipper Video Masterclass, serta layanan terbarunya yang ditujukan bagi guru dan siswa yaitu Quipper School Premium. 

 

Continue Reading

Uncategorized

Quipper Generation, Forum Akademik dan Pengembangan Soft Skill Bagi Siswa Se-Indonesia

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – Sejak dimulainya pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), sekolah menjadi tempat yang paling siswa rindukan untuk berinteraksi langsung dengan guru dan siswa lainnya. Namun, di masa pandemi ini membuat siswa terisolasi karena harus menjalankan pembelajaran jarak jauh, sehingga berpotensi meningkatkan stres dan rasa jenuh.

Melihat kendala tersebut, Quipper menghadirkan Quipper Generation sebagai wadah atau forum yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk bertukar informasi tentang sekolah, rencana kuliah, hingga diskusi tentang kehidupan sehari-hari. Dengan tagar kampanye online #SeruBarengBareng, komunitas resmi Quipper ini terbuka bagi siswa dari seluruh Indonesia kelas 10, 11, 12, atau alumni dengan usia maksimal 20 tahun.

menambahkan bahwa terdapat dua tujuan utama dibentuknya komunitas ini yaitu sebagai wadah bagi para siswa untuk mendapatkan informasi akademis dan memberikan ruang pengembangan soft skill bagi siswa melalui rangkaian kegiatan edukatif dan informatif.

“Dengan dibentuknya komunitas Quipper Generation, kami berharap dapat memberikan tempat atau wadah bagi para siswa untuk tetap produktif selama masa PJJ. Terdapat serangkaian kegiatan yang telah kami persiapkan setiap bulannya mulai dari sesi diskusi inspiratif, Tips & Trik belajar, hingga sesi Tanya Jawab dengan Super Teachers kami. Selain itu, akan banyak informasi seputar dunia akademik, diskusi persiapan ujian hingga info kampus, dan jurusan yang akan kami bagikan bagi anggota secara berkala,” ujar Ruth Ayu Hapsari, Business Development Quipper Indonesia,.

Kegiatan perdana bersama Quipper Generation diselenggarakan pada hari Jumat, 9 Oktober 2020 dengan menghadirkan narasumber yaitu Tissa Biani sebagai Campaign Ambassador Quipper Indonesia dan Amran Hasbi School Relations Intern Quipper Indonesia yang memaparkan materi tentang tips dan trik menentukan Jurusan dan Universitas. Hal tersebut sejalan dengan tujuan dibentuknya komunitas ini yaitu untuk memberikan konten informatif bagi siswa dan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para siswa.

“Membagi waktu merupakan hal terpenting untuk kita yang memiliki kesibukan lain selain sekolah, seperti memanfaatkan waktu luang atau jam istirahat di sela syuting untuk mengerjakan tugas sekolah atau tugas kampus. Jadi kalau kalian ada waktu senggang lebih baik dipergunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas supaya tidak menumpuk.” Ujar Tissa.

Selain mendapatkan info akademis seputar pendidikan, anggota komunitas ini juga akan mendapatkan penawaran spesial berupa undangan khusus ke berbagai rangkaian acara Quipper, seperti Leadership Talks dengan narasumber profesional, dan universitas, serta masih banyak aktivitas seru lainnya.

Untuk menjadi bagian dari Quipper Generation, siswa cukup gabung ke grup Telegram resmi Quipper Generation melalui link  https://t.me/QuipperGeneration. Setelah gabung, siswa akan mendapatkan link formulir registrasi. Dengan mengisi formulir registrasi, siswa sudah otomatis menjadi anggota Quipper Generation.

Continue Reading

Ekonomi

Tingkatkan Kualitas SDM, RUMI Siap Cetak Pemimpin-pemimpin Indonesia Yang Unggul

Published

on

JurnalJakarta.com — Indonesia, menurut riset Boston Consulting Group, diprediksi mengalami krisis pemimpin di dunia bisnis pada berbagai level manajemen, baik secara kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut perlu mendapat perhatian besar agar Indonesia tidak tertinggal di tengah kemajuan era digital dan berlangsungnya Revolusi Industri 4.0. Memahami hal ini, sejumlah pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap sumber daya manusia (SDM) Indonesia berinisiatif membentuk Rumah Mentor Indonesia (RUMI).

RUMI merupakan lembaga independen yang diinisiasi oleh 12 pemimpin dengan pengalaman dan kompetensi di bidang masing-masing bersama Daya Dimensi Indonesia dengan tujuan untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada generasi pemimpin selanjutnya demi mencetak pemimpin-pemimpin Indonesia yang unggul. Kedua belas pemimpin tersebut menjabat sebagai Steering Committee dan bertanggung jawab dalam membawa RUMI meningkatkan kualitas SDM dengan mempromosikan praktik unggul dalam mentoring formal dan inklusif.

Steering Committee RUMI Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, “SDM menjadi salah satu fokus pengembangan oleh pemerintah. Menyadari hal itu, RUMI hadir untuk memutus gap yang ada di antara pemimpin beda generasi dalam membantu dunia usaha untuk terus memiliki pemimpin-pemimpin terdepan sekaligus mendukung pemerintah dalam membangun negeri melalui pengembangan SDM yang diharapkan dapat bersaing hingga ke level internasional.”

Untuk mengembangkan kemampuan para pemimpin di Indonesia, RUMI menghadirkan program mentoring yang terbagi menjadi tiga jenis, yaitu one-on-one mentoring, group mentoring, dan forum. RUMI menyediakan platform online bagi peserta untuk dapat melakukan registrasi sebelum mengikuti program mentoring yang dilakukan secara tatap muka langsung. Para mentor nantinya akan dipilih berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh RUMI.

Dalam menapaki langkah awalnya, 12 anggota Steering Committee melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada 12 Maret 2020 di Jakarta untuk bersama-sama berkomitmen menjadikan RUMI sebagai ekosistem pengembangan pemimpin di Indonesia. Tanggung jawab yang diemban oleh Steering Committee di antaranya adalah merumuskan pembentukan RUMI, menentukan mentor di tiap program mentoring sesuai dengan standar RUMI, dan mengawasi kegiatan RUMI agar sesuai dengan code of conduct.

Sekretariat RUMI dijalankan oleh Daya Dimensi Indonesia (DDI), konsultan leadership bagian dari DayaLima Family, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun membantu organisasi merancang dan menjalankan program strategis seperti assessment centre serta personal & organisational transformation. Informasi lebih lanjut mengenai RUMI dapat diperoleh dengan menghubungi Sekretariat RUMI melalui George Garot (0818 436 743/George.garot@dayadimensi.co.id).

“Melalui kolaborasi aktif dengan berbagai pihak, RUMI diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi negeri dalam mendukung pengembangan SDM unggul melalui penyediaan talent pool hingga skala nasional nantinya. Ke depan, RUMI berkomitmen untuk menjadi ekosistem pengembangan pemimpin yang mampu mempersiapkan talenta terbaik bangsa agar mampu menjadi roda penggerak kemajuan negeri,“ tutup Kuntoro.

Continue Reading

Populer