Connect with us

Otomotif

Terios 7 Wonders 2022 Bakal Jelajahi Keindahan Alam Sulawesi Tenggara

Published

on

Jurnaljakarta.com — Daihatsu kembali menggelar ekspedisi Terios 7 Wonders tahun 2022. Di mana, perjalanan kali ini akan mengekplorasi pesona keindahan alam Baubau, Sulawesi Tenggara. Kegiatan bertema Beautiful Baubau Exploration, akan dilaksanakan pada 20-23 September 2022.

Program ekspedisi atau petualangan ini bertujuan untuk menjelajah destinasi bersejarah, situs budaya kearifan lokal, serta keindahan nusantara, khususnya di Baubau, Sulawesi Tenggara. Sekaligus juga membuktikan ketangguhan Daihatsu Terios, di berbagai kondisi jalan.

Baca Juga: Menuju Era Elektrifikasi, Kemenperin Sebut Kendaraan ICE Akan Tetap di Produksi

Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan bahwa dalam petualangan selama 4 hari dengan rute sejauh sekitar 150 KM ini, tim ekspedisi akan menjelajahi 7 destinasi, dimulai dari Pantai Nirwana, Kampung Sula’a, Benteng Keraton Buton, Istana Malige, Pantai Batu Sori, Air Terjun Samparona dan Bukit Rongi.

“kegiatan ini, merupakan ajang menunjukkan performa Terios saat dibawa berpetualang, memberikan kebanggaan juga bagi masyarakat Indonesia,” ujar dalam keterangannya kepada Jurnaljakarta.com, Rabu (21/9/2022).

Sumber: Foto: dok.ADM

Perjalanan ini merupakan penyelenggaraan yang ke-9 kalinya, setelah sebelumnya sukses menjelajahi area Sumatera pada tahun 2012, Jawa 2013, Kalimantan 2014, Flores 2015, Sulawesi 2016, Maluku Utara 2017, Maluku Selatan 2018, Bengkulu, Pontianak, dan Kolaka 2019, serta Kalimantan IKN, Sumba, dan Baubau 2022.

Sebagai informasi, Daihatsu Terios dikembangkan dari konsep Compact 7-Seater SUV. Menggunakan mesin bertipe 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc. Terios juga dilengkapi Around View Monitor, yaitu kamera mundur yang memberikan visibilitas luas dengan sudut pandang 360 derajat.

Baca Juga: IMOS 2022 Siap Digelar, Jadi Ajang Pameran Sepeda Motor Masa Depan

Daihatsu Terios dilengkapi fitur Eco Idle, berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis, ketika kendaraan dalam kondisi berhenti, agar dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Selain itu, juga dapat mengurangi tingkat emisi gas buang, agar lebih ramah lingkungan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Pertamina Jamin Kualitas BBM Pertalite Sesuai Aturan Pemerintah

Published

on

Jurnaljakarta.com — PT Pertamina (Persero) telah kembali menegaskan bahwa tingkat kualitas pada bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) tidak akan mengalami perubahan dan tetap sesuai dengan standar spesifikasi yang telah diizinkan oleh Pemerintah Indonesia.

Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

Baca Juga: Menuju Era Elektrifikasi, Kemenperin Sebut Kendaraan ICE Akan Tetap di Produksi

Menurut Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP).

“Saat ini hasil uji RVP dari Pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diizinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal),” katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/9/2022).

Dengan itu, Pertamina menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi dan melalui pengawasan kualitas yang ketat. Sedangkan produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.

Sumber: Foto: dok.Pertamina

“Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” ujar Irto.

Selain itu, Pertamina juga mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Masyarakat juga diimbau untuk mengisi BBM sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam buku panduan kendaraan bermotor karena pabrikan telah menyesuaikan bahan bakar yang cocok sesuai jenis kendaraan. Pergantian isi jenis BBM dengan kadar oktan (RON) yang berbeda juga tidak direkomendasikan.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Tingkatkan Konektivitas Kawasan Industri dan Logistik

“Sebaiknya pengendara selalu konsisten dalam memilih bahan bakar yang berkualitas, agar mesin kendaraan selalu awet dan terawat. Lebih aman menggunakan bahan bakar berkualitas dengan oktan/cetane yang direkomendasikan oleh pabrikan, agar mesin dapat bekerja secara maksimal,” tutup Irto.

Continue Reading

Nasional

Jelang KTT G20, Paspampres dan TNI Latihan Mengemudi Mobil Listrik Hyundai

Published

on

Jurnaljakarta.com — Menjelang pertemuan G20 Summit, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyelenggarakan sesi pelatihan G20 Driver Training yang didedikasikan untuk para personil yang akan bertugas untuk mengemudikan lini produk mobil listrik Hyundai.

Dalam rangka Presidensi G20 Indonesia serta G20 Summit yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 15-16 November 2022, pelatihan ini bertujuan untuk pengenalan fungsi kendaraan dan meningkatkan pengalaman berkendara di beberapa unit Hyundai yang menjadi kendaraan resmi G20 yaitu, Genesis Electrified G80 dan Ioniq 5.

Baca Juga: Menuju Era Elektrifikasi, Kemenperin Sebut Kendaraan ICE Akan Tetap di Produksi

Berlangsung selama lima hari mulai dari 19 – 23 September 2022 di Hyundai Training Academy, Cikarang, pelatihan ini memberikan pembekalan mendalam bagi tim Paspampres yang diperbantukan oleh tim gabungan Paspampres, Sekretariat Negara dan TNI yang akan membawa Genesis Electrified G80, Hyundai Ioniq 5 serta Hyundai Ioniq Electric.

Woojune Cha, Presiden Direktur HMID mengungkapkan bahwa Hyundai sebagai game-changer di industri otomotif Indonesia sangat mendukung era elektrifikasi yang sudah dimulai oleh Pemerintah Indonesia.

Sumber: Foto: dok.HMID

“Melalui program G20 Driver Training, kami ingin turut mendukung dan memastikan kelancaran gelaran G20 Summit agar berjalan secara maksimal. Peserta pelatihan akan merasakan secara langsung teknologi, pengalaman berkendara, hingga pelatihan untuk kondisi darurat dari kendaraan listrik Hyundai,” ungkapnya kepada Jurnaljakarta.com, Kamis (22/9/2022).

Hyundai Training Academy sendiri memiliki beragam fasilitas dan beragam tempat pelatihan berstandar tinggi yang diperuntukan bagi perwakilan dari dealer Hyundai yang mencakup area pelatihan tim Sales dan area Before Service yang dapat meningkatkan kualitas dari skill para anggota dealer.

Baca Juga: Tren Mobil Listrik Meningkat, Jambuluwuk Thamrin Hotel Kini Punya Fasilitas SPKLU

Selain itu, Hyundai Training Academy sendiri dengan luas area 1,134m², memiliki tujuh area ruang pelatihan dan memiliki kapasitas harian mencapai 168 orang/hari. Hyundai Training Academy saat ini memiliki 3 Sales Coach & 5 Technical Trainer dan 1 Non-Technical Trainer. HTA juga menyediakan para pelatih bersertifikat untuk teknologi kendaraan mobil listrik.

Selama mengikuti program pelatihan ini, peserta akan mendapatkan materi dan praktik langsung berupa pengetahuan produk, baik dari fitur hingga beragam fungsi teknologi terbaru dari unit yang akan digunakan selama acara. Peserta juga akan diberikan pelatihan mengenai pencegahan insiden darurat yang terjadi pada mobil dan bagaimana cara mengatasinya.

Sumber: Foto: dok.HMID

Lebih lanjut, peserta juga akan mendapat kesempatan untuk mengendarai unit yang akan digunakan guna merasakan langsung performa, kenyamanan, dan keamanan pada saat berkendara.

Pada setiap sesi teori akan diakhiri dengan peninjauan ulang, sesi sharing antara pemateri dan peserta, serta post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah diperoleh.

Baca Juga: IMOS 2022 Siap Digelar, Jadi Ajang Pameran Sepeda Motor Masa Depan

Para peserta akan dibagi menjadi delapan batch dan menggunakan sembilan unit EV antara lain, tiga unit Genesis Electrified G80, tiga unit Ioniq 5 dan tiga unit Ioniq Electric selama sesi pelatihan.

Lebih lanjut terkait gelaran G20 Summit, Hyundai akan mendukung penuh perhelatan tersebut melalui lebih dari 450 unit kendaraan listrik yang akan digunakan selama acara, terdiri dari Genesis Electrified G80, Hyundai Ioniq 5, dan Ioniq Electric.

Continue Reading

Otomotif

Menuju Era Elektrifikasi, Kemenperin Sebut Kendaraan ICE Akan Tetap di Produksi

Published

on

Jurnaljakarta.com — Dengan akselerasi peningkatan produksi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB/EV), Juru Bicara (Jubir) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan bahwa kendaraan ICE atau kendaraan dengan mesin berbahan bakar internal masih tetap diproduksi di Indonesia.

Hal ini mengingat Indonesia sudah memiliki roadmap industri KBLBB. Pada tahun 2025, jumlah KBLBB di Indonesia ditargetkan mencapai 400 ribu unit atau 25% dari total produksi kendaraan bermotor roda empat yang akan mencapai 1,6 juta unit.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Transjakarta Mulai Beroperasi 24 Jam Non-stop

Sedangkan di tahun 2035, Kemenperin menargetkan produksi 1 juta KBLBB roda empat atau lebih dan 3,22 juta KBLBB roda dua.

“Target tersebut diharapkan dapat menghemat penggunaan bahan bakar fosil dan menurunkan emisi CO2 hingga 12,5 juta barel/4,6 juta ton untuk roda empat atau lebih dan 4 juta barel/1,4 juta ton CO2 untuk kendaraan roda dua. Artinya, persentase jumlah KBLBB akan terus meningkat bila dibandingkan dengan jumlah kendaraan ICE,” jelas Arif dalam keterangannya, Selasa (20/9/2022).

Sumber: Foto: dok.TMMIN

Dirinya menambahkan, hingga saat ini, telah terdapat empat perusahaan bus listrik, tiga perusahaan mobil listrik, serta 31 perusahaan roda dua dan roda tiga listrik dengan total investasi sebesar Rp1,872 Triliun.

Menurut Arif, kapasitas produksi kendaraan listrik per tahun di Indonesia saat ini mencapai 2.480 unit bis, 14.000 unit mobil listrik, serta 1,04 juta unit untuk kendaraan roda dua dan roda tiga listrik.

Baca Juga: IMOS 2022 Siap Digelar, Jadi Ajang Pameran Sepeda Motor Masa Depan

“Dari tahun 2017 sampai 2021, pendaftaran KBLBB di Kementerian Perhubungan selalu mengalami peningkatan tiap tahun. Terakhir pada tahun 2021 meningkat sebanyak 360% dari 2020,” terangnya.

Selain itu, industri otomotif di Indonesia terbukti telah menyerap tenaga kerja langsung hingga 38 ribu orang, serta lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai sektor tersebut, termasuk industri kecil dan menengah (IKM).

Sumber: Foto: dok.TMMIN

Lebih lanjut, Arif menambahkan bahwa Kendaraan ICE juga menunjukkan angka ekspor yang tinggi. Hingga Agustus 2022, ekspor kendaraan ICE mencapai 285.941 unit, dari total produksi sebesar 920.376 unit.

“Pangsa pasar ekspor produk otomotif untuk kendaraan roda empat atau lebih, termasuk komponen, telah mencapai lebih dari 80 negara. Baru-baru ini, industri otomotif di Tanah Air melakukan ekspor ke Australia yang terkenal memiliki spesifikasi yang ketat,” pungkas Jubir Kemenperin.

Continue Reading
Advertisement

Populer