Connect with us

Militer

Siap Amankan Laut Indonesia, Bakamla RI Seleksi CPNS yang Tangguh

Published

on

JurnalJakarta.com — Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Keamanan Laut RI Tahun Anggaran 2019 memasuki hari terakhir seleksi kompetensi dasar (SKD) yang terselenggara di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (SESKOAL) di Jl. Ciledug Raya No. 2, Komplek Seskoal, RT.4/RW.11 Cipulir, Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Kemarin.
Pelaksanaan tes SKD metode yang digunakan adalah computer assisted test (CAT) memiliki bobot 40%. Sementara sisanya, atau 60% dinilai melalui seleksi kompetensi bidang (SKB). Setelah tahapan SKD ini, peserta yang akan mengikuti tahapan SKB adalah mereka yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas dan peringkat terbaik dari 3x formasi jabatan yang dilamarnya. Untuk alokasi penerimaan CPNS Bakamla RI sendiri berjumlah 171 peserta dengan 153 peserta dalam kategori umum, 1 kategori Putra dan Putri Papua, dan 17 orang untuk kategori cumlaude.
Peserta seleksi CPNS Bakamla RI yang telah dinyatakan lulus melaksanakan tes SKD akan melanjutkan ke tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) yang terdiri dari 3 tahapan. Yang pertama adalah tes renang yang meliputi Kecepatan dan jarak tempuh dengan bobot 20% dengan jarak 50 Meter untuk pria dan 25 Meter untuk wanita. Tahap ke dua adalah tes psikotes yang meliputi potensi kerja, stabilitas dan penyesuaian diri dengan bobot nilai 20%.
CPNS Bakamla RI memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan CPNS lainnya. Karenanya, pada tes SKB tahab terakhir, peserta seleksi CPNS Bakamla RI dituntut untuk melaksanakan tes jasmani/samapta dengan bobot 20%, terdiri dari Tes lari 12 menit, Tes Push Up 1 menit, Tes Pull Up 1 menit untuk peserta Pria, Tes Chinning 1 menit untuk peserta Wanita, Tes Sit Up 1 menit, Shutle Run 10 putaran .
Seluruh rangkaian tes tersebut demi mewujudkan karakter personel Bakamla RI menjadi Paramiliter yang cerdas, gigih, dan berani.

Militer

Pangkogasgabpad Evaluasi Kegiatan Termasuk Sarana dan Prasarana 238 WNI di Natuna

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna, melaksanakan evaluasi kegiatan termasuk sarana dan prasarana bagi 238 WNI dari Wuhan China yang telah memasuki hari ke sembilan.Dalam kegiatan evaluasi tersebut dihadiri oleh semua unsur yang tergabung dalam Kogasgabpad  TNI, Polri, BNPB, Kemenkes,  aparat pemerintah daerah kab. Natuna.

Acara tersebut juga dihadiri pejabat Kemenkes RI dalam hal ini Dirjen Farmakes dra. Enko Sosialine Maghdalena, App., M. Kes. Staf khusus Menkes dr. Alex Ginting, Kadiskes Prov Kepri. DR. Cecep Yudiana. M.kes. Kapolres Natuna. Pelaksanaan kegiatan bertempat di ruang Media Center Posko Kogasgabpad di Lanud Raden Sadjad Ranai, Senin (10/2/2020).

Memasuki hari kesembilan proses observasi  yang berlokasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri)  saat ini terpantau berjalan aman dan kondusif. Bahkan hasil dari evaluasi tim Kemenkes RI dan instansi terkait dikabarkan bahwa sampai saat ini sama sekali tidak ditemukan kendala yang berarti.

Continue Reading

Militer

Dua Pamen Seskoal Paparkan Hasil Penelitian Disertasi

Published

on

JurnalJakarta.com — Dalam rangka memenuhi syarat untuk menyelesaikan Program Doktor pada Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 2 (dua) Perwira Menengah (Pamen) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) memaparkan hasil penelitian Disertasinya di hadapan 50 (Lima Puluh) perwakilan personel Militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seskoal, bertempat di Kelas C Gedung Koen Jaelani Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (10/02).

Pada kesempatan ini, Letkol Laut (KH/W) Dra. Amin Lestari, M.Pd., yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Bagian Sekretariat Sekretaris Lembaga (Kabagset Setlem) Seskoal memaparkan hasil penelitian Disertasinya dengan judul “Pengaruh Budaya Organisasi, Kecerdasan Emosional dan Motivasi Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pegawai Negeri Sipil di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal)”

Selanjutnya, Letkol Marinir Drs. Firdaus, M.Pd., yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Sub Departemen Pengembangan Nasional Departemen Kejuangan (Kasubdep Bangnas Depjuang Seskoal) memaparkan hasil penelitian Disertasinya dengan judul “Pengaruh Kecerdasan Emosional Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Pengambilan Keputusan Prajurit Seskoal”.

Continue Reading

Militer

Panglima TNI Akan Terima Gelar Adat Riau

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi, menerima kunjungan Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto, S.Sos., M.M. dan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Abdul Razak, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur,  Senin (10/2/2020).

Kunjungan Plt Gubernur dan Ketua  LAM Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka pemberian Gelar Adat Kepulauan Riau “Dato Sri Satria Digjaya Negara”, kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada bulan Februari tahun 2020.

Pemberian gelar tersebut diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau, karena Panglima TNI telah memberikan kontribusi positif bagi TNI serta masyarakat Provinsi Kepri dan juga telah menjadikan Kepri sebagai pusat Markas Kogabwilhan I di Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto merasa bangga dan terhormat atas rencana pemberian Gelar Adat “Dato Sri Satria Digjaya Negara”, yang memiliki arti cahaya kemuliaan pejuang yang gagah berani demi kejayaan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemprov. Kepri yang telah menghibahkan tanah seluas 20 Ha kepada Mabes TNI untuk pembangunan kantor Kogabwilhan I di Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kabupaten/Kota Tanjungpinang, Pemprov Kepulauan Riau.  Pembentukan Kogabwilhan didasari perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks dengan ancaman yang bersifat mixed dan eskalatif, baik militer maupun non militer.

Continue Reading

Populer