Connect with us

Gaya Hidup

RS Siloam Bekasi Area Gelar Gathering PPKT I Mandiri Inhealth

Published

on

JurnalJakarta.com — RS Siloam Area Bekasi gelar Gathering Pusat Pelayanan Kesehatan Tingkat I Mandiri Inhealth, Bertempat di Aula RS Siloam Sepanjang Jaya Bekasi, Kamis (30/1/2020).

Dengan mengusung tema ‘Komplikasi Penyakit Diabetes terhadap Serangan Jantung dan Stroke’ kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber diantaranya adalah, dr. Rezy Sesareza, SpN. Spesialis Neurologi RS Siloam Bekasi Timur, yang akan memaparkan tentang pentingnya waktu (Golden Periode Hour) untuk penanganan pada kasus stroke.

Sementara, dr. Hasjim Hasbullah SpJP, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, RS Siloam Bekasi Sepanjang Jaya, memaparkan tentang Kenali gejala dan cara penanganan pada serangan jantung. Sedangkan, dr. Reinaldo Alexander SpPD, Spesialis penyakit dalam RS Siloam Bekasi Sepanjang Jaya memaparkan tentang, Komplikasi diabetes terhadap serangan jantung dan stroke.

Head Business Development RS. Siloam Area Bekasi, drg. Tina Esadiarti, MARS, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan gabungan dari tiga RS Siloam Bekasi Area, yaitu RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Sentosa Bekasi, dan RS Siloam Bekasi Sepanjang Jaya. “Ini adalah salah satu Rumah Sakit Siloam yang ada di area bekasi,” ujarnya.

“RS Siloam area Bekasi sudah dipercayakan oleh Mandiri untuk melayani peserta jaminan dengan produk-produk Mandiri Inhealth mulai dari Inhealth Gold, Inhealth Platinum, Inhealth Diamond, dan Inhealth Indemnity,” tambah drg. Tina.

Selain itu, dr. Reinaldo Alexander SpPD, Spesialis penyakit dalam RS Siloam Bekasi Sepanjang Jaya mengatakan bahwa tujuan diadakannya gathering tersebut ialah untuk mempersatu serta penyegaran panduan-panduan kesehatan yang paling baru.

“Jadi karena peserta dari gathering ini banyak dari penyedia pelayanan kesehatan tingkat 1, dimana untuk kasus diabetes merupakan ujung tombak, jadi tujuannya yaitu untuk mengetahui bagaiamana yang harus dilakukan untuk mengatasi pasien-pasien yang terkena diabetes bermacam-macam”, jelasnya saat ditemui.

RS Siloam Bekasi merupakan bagian dari Siloam Hospital Group yang mempunyai 37 rumah sakit yang tersebar di Indonesia. Rumah Sakit Siloam Bekasi Sepanjang Jaya (SHBS) menyediakan berbagai layanan medis yang didukung penuh dengan peralatan medis berkualitas dan dokter berpengalaman, dengan tujuan untuk memberikan layanan kesehatan kepada lebih banyak orang.

Rumah Sakit Siloam Bekasi Sepanjang Jaya merupakan rumah sakit tipe C dengan fasilitas, Rawat jalan, Medical Cek-up, dan memiliki CT scan, UGD 24 jam, farmasi, Hemodialisa, Laboratorium, radiologi, Panoramic serta digital X-ray yang dibangun di atas lahan seluas 9.746 m2 dengan total luas bangunan 6.900 m2 yang siap mendukung kebutuhan medis di sekitar wilayah Bekasi,” ungkapnya.

RS Siloam Sepanjang Jaya adalah akuisisi adalah RS Hosana Medika Bekasi sejak Juli 2017. RS Siloam Sepanjang Jaya terus berkomitmen untuk menyediakan layanan yang komprehensif khususnya di kota Bekasi.

Sedangkan RS Siloam Sentosa adalah akuisisi dari RS Sentosa Bekasi sejak Februari 2017, RS Sentosa terus berkomitmen untuk mengembangkan layanan yang diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pelayanan diagnostik hingga perawatan.

Gaya Hidup

Atasi Rasa Nyeri, RS Siloam Bekasi Timur Buka Layanan Pain Clinic

Published

on

By

Rumah Sakit (RS) Siloam Bekasi Timur merupakan salah satu Rumah sakit Tipe C di Kota Bekasi yang sudah berjalan hampir 3 tahun dan telah terakreditasi Paripurna oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit.

Dirut RS Siloam Bekasi, Timudr. Ervina, MM, MMRS mengatakan saat ini Siloam Bekasi Timir telah bekerjasama dengan hampir semua Privat Insurance dan Government Insurance.

“Di samping itu RS. Siloam Bekasi Timur juga mempunyai team emergency dan ambulance service yang memberikan respon dengan cepat sesuai dengan standart Ambulance Siloam dan didukung oleh team dokter dan perawat yang selalu siaga untuk bisa menolong pasien,”jelas dr. Ervina, Dirut RS Siloam Bekasi Timur, Kamis (30/07/2020).

Lebih lanjut dr Ervina menjelaskan, di tahun yang ke-3 ini, Siloam Hospitals Bekasi Timur ingin mewujudkan Kota Bekasi yang bebas nyeri, dengan memberikan pelayanan baru yaitu Pain Clinic ( Klinik Nyeri ), yang akan hadir di tengah Kota Bekasi ini mulai tanggal 30 Juli 2020.

Sementara layanan Pain Clinic di Siloam Hospitals Bekasi Timur, menurutnya adalah pelayanan holistik dari berbagai disiplin ilmu, baik spesialis dan subspesialis yaitu, Neurologi, Bedah Saraf, Anestesi, Orthopedi, Rehabilitasi Medik.

“Jikalau pasien menderita nyeri yang terus menerus atau nyeri berulang, maka sebaiknya pasien memeriksakan diri ke para ahli, pasien dapat mengunjungi RS Siloam Bekasi Timur agar penanganan nyeri lebih komprehensif,”terangnya.

Sementara dr. Reno Yonora,Sp,An, Kepala Pain Clinic, menjelaskan penatalaksanaan nyeri akan disesuaikan dari sumber nyeri dengan penanganan yang sesuai dengan target.

“Rangkaian ini akan membuat pasien bebas dari rasa nyeri dan meningkatkan produktifitas dalam beraktifitas,” ujarnya.

Adapun pelayanan yang ada di dalam Pain Clinic Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur, diantaranya
pelayanan untuk :
1. Nyeri Kepala dan Wajah
2. Nyeri Leher dan Bahu
3. Nyeri Persendian
4. Nyeri Kaki dan Lutut
5. Nyeri Kanker
6. Nyeri Melahirkan
7. Nyeri Pasca Operasi

Dr. Maysita Damayanti Sp. Kfr menambahkan, pelayanan Pain Clinic Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur akan ada pada hari Senin – Jumat mulai pukul 09.00 – 20.00, dan pada hari Sabtu pukul 08.00 – 13.00.

“Dengan adanya pelayanan Pain Clinic ini di RS Siloam Bekasi Timur, bisa membantu masyarakat Bekasi untuk bisa meningkatkan pola kesehatannya, khususnya untuk setiap keluhan nyeri yang timbul dalam aktifitas sehari-hari dan menjadi penghambat bagi aktifitas masyarakat,” ujanya.

Continue Reading

Gaya Hidup

Nayz Hadir Sebagai Makanan Pendamping ASI ( MPASI)

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – PT. Hassana Boga Sejahtera meluncurkan produk terbarunya jenis makanan pendamping ASI (MPASI) dalam sajian Bubur Bayi yang diberi nama Nayz.

Founder & CEO PT. Hassana Boga Sejahtera (Nayz), Lutfiel Hakim mengatakan, hari ini kita launching satu produk baru yang merupakan hasil dari pengembangan produk sebelumnya yang dinamakan MPASI bubur bayi 3.0. Dengan mengusung konsep produk homemade, Nayz ingin dikenal sebagai pelopor dalam makanan pendamping ASI non instan,” katanya dalam peluncuran Nayz di JSC HIVE, Jl. Prof Dr. Satrio Karet Kuningan Jakarta Selasa ( 25/2/2020).

” Nayz telah mendapatkan izin resmi BPOM, dengan memproduksi MPASI berkonsep homemade organik pertama di Indonesia dan juga di Asia tenggara,” tambahnya.

Lutfiel Hakim menjelaskan bahwa, komposisi MPASI Bubur Bayi Nayz dirancang secara khusus, dengan bahan dasar yang diseleksi dari material yang paling berkualitas yang didapatkan dari tangan-tangan tulus petani Indonesia,” jelasnya.

Keunggulan dan perbedaan produk MPASI Nayz lanjut Lutfiel adalah, bahan dasarnya berasal dari beras asli yang utuh. Diperkaya campuran sayuran hijau seperti brokoli, wortel, buncis dan lainnnya sebagai protein nabati dan ikan sebagai protein hewani,” jelas Lutfiel.

MPASI homemade menjadi trend yang banyak sekali dilakukan para Ibu dengan balita yang masih membutuhkan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Sementara, organik adalah gaya hidup kekinian. Gaya hidup yang selaras dengan alam, dalam arti mendukung kelestarian dan menjaga alam dari kerusakan. Bebas pestisida. Homemade atau rumahan, artinya dibuat dirumah, oleh tangan Bunda sendiri.

“Inilah wujud cinta kasih Ibu. Karena memang sejarah Nayz berawal dari konsumsi untuk anak anak kami sendiri. Nayz pasti memberikan yang terbaik, seperti memberikan MPASI kepada anak kami sendiri,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Ameetha Drupadi selaku Konselor Laktasi, yang juga aktif sebagai Dokter pada yayasan perlindugan anak menjelaskan bahwa, ada beberapa hal yang perlu diingat dalam pemberian MPASI pada bayi.

“Sebaiknya berikan makanan bergizi seimbang sejak usia 6 bulan, makanan yang diberikan terbuat dari bahan lokal, terjangkau, dan mudah disiapkan,” jelasnya.

Menurutnya, pastikan kebersihan tangan serta peralatan MPASI. Minyak, Mentega, dan Santan dapat digunakan sebagai penambah kalori. Tidak terlalu manis, tidak terlalu asin, dan tidak terlalu pedas,” tuturnya.

Pemberian makanan bayi dan anak berdasarkan rekomendasi, anjuran WHO menurutnya adalah, sebaiknya biarkan bayi menyusui sendiri dalam 1 jam setelah persalinan (IMD). Susui secara eksklusif sampai bayi berumur 6 bulan (Asi Eksklusif).

Berikanlah makanan pendamping Asi (MPASI) pada saat bayi berusia 6 bulan, dan biarkan bayi menyusui sampai berumur 2 tahun keatas,” pungkasnya.

Continue Reading

Gaya Hidup

Gelar Media Gathering, RS Siloam Bekasi Timur Ingatkan Masyarakat Waspada dan Kenali Gejala Stroke

Published

on

JurnalJakarta.com — Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur menggelar Media Gathering yang merupakan sekaligus mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada dan mengenal gejala awal stroke.

Media gathering kali ini mengangkat tema ‘Tatalaksana Stroke Yang Tepat Dan Akurat’, yang dilaksanakan di Aula Lantai GF RS Siloam Bekasi Timur (Blu Plaza).

Dalam sambutannya, Direktur Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur, dr. Ervina, MM, MMRS, mengatakan bahwa, Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur merupakan rumah sakit tipe C di Kota Bekasi dan hal ini menjadikan salah satu rumah sakit yang sudah terareditasi PARIPURNA oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit.

Direktur Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur, dr. Ervina, MM, MMRS.

“Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur merupakan rumah sakit tipe C dan sudah terakreditasi PARIPURNA oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Dikatakan lebih lanjut, saat ini layanan unggulan rumah sakit tersebut adalah pelayanan stroke dan Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur juga sudah bekerjasama dengan semua Privat Insurance dan Goverment Insurance. “Kami mempunyai sejumlah sarana dan tim yang handal di bidangnya,” katanya.

Baca juga : dr. Rezy Sesareza SpN : Penyakit Stroke Tidak Menular Namun Tidak Memandang Umur

Sementara itu, dr. Rezy Sesareza, Sp.N, menjelaskan, stroke merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan kematian, khususnya di Indonesia. “Kejadian stroke harus diberikan tindakan secepat mungkin, sehingga perlunya edukasi dan informasi mengenai tatalaksana stroke yang tepat dan akurat kepada warga,” terangnya.

Untuk itu, dirinya mengatakan bahwa penyakit stroke terjadi apabila, ketika aliran darah ke bagian otak teranggu, kurangnya pasokan darah berarti tidak cukup oksigen atau nutrisi mencapai otak dan sel-sel otak menjadi rusak atau hancur secara permanen, jika tidak ditangani tepat waktu, stroke dapat memiliki konsekuensi emosional, fisik atau bahkan fatal dan bergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh.

Spesialis Neurologi RS Siloam Bekasi Timur, dr. Rezy Sesareza, Sp.N

Lebih lanjut dikatakan, seseorang mengalami stroke bisa diketahui dari ciri-ciri sakit kepala parah dan timbul tiba-tiba, pusing, ketidaksadaran, gangguan penglihatan pada satu atau kedua mata, kesulitan berbicara, kebingungan, mengulai mulut di satu sisi dan kelemahan atau kehilangan gerakan pada satu anggota tubuh atau lebih.

“Ada beberapa gejala yang bisa kita kenali saat seseorang menderita stroke dan hal ini harus disadari betu,” tegasnya.

Untuk itu perlu disadari bahwa stroke adalah keadaan darurat yang butuh tindakan cepat. Apabila pasien yang terserang stroke bisa mendapatkan bantuan medis dalam golden periode untuk mengevaluasi dan mengobati stroke akut, maka diharapkan pasien akan punya harapan pulih yang lebih tinggi.

“Berbicara mengenai pemulihan pasien, salah satu terapi yang bisa membantu menyelamatkan pasien dari serangan stroke adalah terapi trombolitik,” terangnya.

Selain itu di tempat yang sama, dr. Alvin Abrar Harahap M. Ked, Sp.BS, menjelaskan bahwa stroke adalah gangguan peredaran darah otak yang bersifat fokal atau global yang berlangsung cepat lebih dari 24 jam dan dapat menyebabkan kematian disebabkan gangguan vaskular.

Spesialis Bedah Saraf RS Siloam Bekasi Timur, dr. Alvin Abrar Harahap M. Ked, Sp.BS,

Stroke hemoragik oleh perdarahan dalam ruang subaraknoid diantara piameter dan araknoidmater, gejalanya seperti 50 persen perdarahan, 70 persen kejang, 15 persen migran dan tidak respon dengan pemberian terapi, defisit nuerologik dan gangguan perilaku dan psikiatri.

“Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan stroke terjadi dan hal yang perlu diperhatikan adalah jenis dan penyebab strokenya tersebut,” katanya.

Ia menuturkan ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah hal tersebut, diantaranya berhenti merokok, diet sehat, kontrol kadar kolesterol, meningkatkan aktivitas fisik, kontrol tekanan darah, hindari alkohol, kontrol kadar gula darah dan konsumsi obat-obatan yang sesuai untuk mengontrol penyakit yang menjadi faktor resiko.

“Untuk pencegahannya bisa dilakukan beberapa langkah dan untuk penanganan penyakit stroke ini pun dipastikan bisa ditangani di RS Siloam Bekasi Timur dengan dibantu oleh penunjang dan dokter yang ada,” ungkapnya.

Continue Reading

Populer