Connect with us

Nasional

PT Patuna Gelar Silaturahmi Akbar Jamaah Haji Khusus 2020

Published

on

Jurnaljakarta.com – PT Patuna Mekar Jaya (Patuna Travel) gelar silaturahmi akbar calon jamaah haji khusus 2020 di Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarta, Minggu malam (17/11/2019).

Dengan mengusung tema “Mempererat Ukhuwah Menggapai Ridho dan Rahmat Illahi”, pertemuan ini merupakan ajang sosialisasi bagi calon jamaah haji yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2020 – 2026 mengenai mekanisme pelaksaan ibadah di tanah suci.

Komisaris utama PT Patuna Mekar Jaya, Mama Hj Emma Murtika Amirsyah dalam sambutannya mengatakan, pertemuan ini tidak lain hanya ingin mendekatkan calon jemaah haji Patuna pada semua karyawan Patunanya, agar mengenal lebih dekat bagaimana Patuna,” ujarnya.

Pertemuan ini lanjutnya diselenggarakan dalam rangka menjalin silaturahmi para jamaah haji khusus Patuna dari seluruh Indonesia yang keberangkatannya masih menunggu waktunya atau waiting list.

“Kalau jamaah haji kan yang manggil Allah jadi tidak bisa dipaksakan. Kalau kata Allah berangkat tahun sekian, ya sudah ditetima saja. Alhamdulillah. Karena belum tentu semua bisa dipanggil sama Allah kesana,” ungkap Hajah Emma yang akrab di panggil Mamah Emma ini.

Dikatakannya, pertemuan kali ini dibagi menjadi dua seksi, yaitu khusus jamaah haji dari Jawa Tengah dan Jawa Barat diadakan di Patuna seluruh Jakarta pada Minggu lalu, sedangkan Jamaah Jabodetabek dan jamaah dari luar pulau Jawa diadakan hari ini Minggu 17 September 2019, di Gedung Manggala Wanabakti.

Mamah Emma berharap, pertemuan kali ini hubungan antar jamaah dan Patuna Travel kedepan tetap berjalan dengan baik, meskipun keberangkatannya masih menunggu atau waiting list,” harapnya.

Lain halnya dengan Direktur Utama PT. Patuna Mekar Jaya, Drs. H. Syam Resfiadi Amirsyah menyampaikan bahwa, pertemuan ini maunya diadakan setiap tahun sekali, namun dengan kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka baru kali ini lagi dapat dilakukan.

Syam menjelaskan ada beberapa alasan kenapa hal ini tidak dapat dilakukan tiap tahunnya, dikarenakan bahwa pergerakan perkembangan dunia haji dan umroh begitu cepat dan dinamis, walaupun hal ini merupakan bisnis ibadah, namun hal ini tidak lepas dari pengaruh external atau faktor makro ekonomi di Indonesia dan dunia secara global,” jelasnya.

Saat ini lanjut Syam, total jumlah jemaah haji yang terdaftar di Patuna Travel ada sekitar 3.500 jamaah, yang bisa hadir pada malam ini sebanyak 1.800 jamaah,  setiap harinya bertambah 4 jamaah yang mendaftar di Patuna.

Mulai dari semua cabang di Manukwari sampai dengan cabang Banda Aceh. Namun tidak di pungkiri bahwa jumlah jamaah haji terbesar masih berasal dari Jabodetabek.

“Ini merupakan wujud bukti nyata bahwa Patuna masih dipercaya oleh masyarakat yang akhirnya mendaftar di Patuna Travel,” tegasnya.

Untuk umroh masih kata Syam, PT Patuna mengalami perubahan strategi, yang awalnya siap dengan semua paket mulai dari paket promo ekonomi paling bawah hingga dengan harga yang termahal.

Kondisi paket yang ada pada saat ini tentunya akan berbeda pada paket yang ada pada 2 tahun lalu. Program akan tetap dilakukan hanya ada 2 program saja yaitu program awal dimana ada paket Arbainnya, dan program tengah atau program singkat, sementara program akhir akan ditiadakan.

Kami (PT Patuna ) sudah mempunyai 4 program pilihan yaitu program paket coklat, paket hijau, paket biru dan paket ungu. Pada 3 Desember mendatang, PT Patuna dijadwalkan oleh Derektorat Bina Umroh dan Haji khusus Departemen Agama untuk singkronisasi data jamaah Patuna, terutama bagi jamaah yang akan betangkat pada 1441 H atau 2020 nanti,” ungkap Syam.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Nizar Ali S.Ag memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Patuna atas terselenggaranya kegiatan program menyapa jamaah, termasuk jamaah waiting list.

Menurutnya, Patuna Travel telah amanah dalam melayani jamaahnya selama ini, hingga dia pun memberikan rekomendasi kepada masyarakat bahwa Patuna Travel penyelenggara ibadah haji dan umrah yang dapat dipercaya.

Nizar Ali menghimbau kepada para jamaah agar terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan hendaknya jangan memilih paket yang tidak rasional. Pilihlah paket yang nasional yang tentunya dapat bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut berbagai hadiahpun diberikan oleh PT Patuna

Nasional

Oval Advertising Gandeng PWI Jaya Salurkan Bantuan Terdampak Covid -19

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – Oval Advertising kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta salurkan bantuan kemanusiaan terdampak Civid-19. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program Pemerintahdalam upaya penanggulangan wabah virus corona penyebab penyakit Covid-19.

Partisipasi PWI Jaya yang disampaikan melalui PWI Jaya Peduli menyalurkan bantuan paket berupa sembako dan penunjang kesehatan kepada warga di RT 04/RW 08 Petojo Binatu, Kelurahan Petojo Utara, Jakarta Pusat.

Bertempat di markas PWI Jaya, Jalan Suryapranoto nomor 8, Jakpus, Senin (30/3/2020), sebanyak 30 paket bantuan yang diperoleh PWI Jaya Peduli dari hasil donasi itu diserahkan secara simbolis kepada perwakilan RT setempat.

Untuk menghindari kontak fisik dan kerumunan, perwakilan RT yang hadir dibatasi.

Ketua PWI Jaya Peduli, Nonnie Rering mengatakan, aksi ini bagian dari upaya membantu pemerintah dalam meringankan beban warga tak mampu di masa tanggap bencana nasional penanggulangan virus corona (COVID-19).

“Bukan semata sense of crisis masyarakat yang dibutuhkan, tapi juga pentingnya kepedulian bersama agar kita semua bisa melewati pandemi corona ini. Mohon diterima bantuan tak bernilai ini, semoga bermanfaat,” tutur Nonnie saat serah terima bantuan kepada Putri dan Ihsan mewakili pengurus RT 04/RW 08 Petojo Binatu.

Nonnie pun menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang berpartisipasi dalam aksi galang dana PWI Jaya Peduli memerangi wabah virus corona yang telah dimulai sejak pertengahan Maret ini.

Masing-masing paket bantuan berisi beras 5 kg, hand sanitizer, masker, biskuit, minyak goreng, dan mie instan.

Sementara CEO Oval Advertising Agus Salim menyampaikan bahwa, pemerintah kita akan lakukan yang terbaik untuk rakyatnya, untuk itu mari kita dukung dan berantas Virus Corona dengan mengikuti aturan – aturan yang Pemerintah Buat. “Bravo Indonesia,” ucap Agus dengan penuh keyakinan.

Agus berharap, masyarakat dapat mematuhi dan mengikuti arahan pemerintah, karena itu yang terbaik,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah menambahkan, masyarakat sekarang sudah banyak menyadari pentingnya mencegah penularan virus corona. Salah satunya dengan mengikuti imbauan pemerintah agar membatasi aktivitas di luar rumah selama 14 hari ke depan dan menjaga jarak fisik dalam interaksi sosial (social distancing).

Aksi galang dana dan sumbangan sembako atau alat penunjang kesehatan ini masih terus berlanjut. Bantuan donasi bisa disalurkan melalui rekening PWI Jaya, Bank BNI Cabang Harmoni Nomor 0018283591.

Untuk sumbangan sembako atau alat penunjang kesehatan silakan diserahkan langsung ke markas PWI Jaya. Drz.

Continue Reading

Nasional

Prosedur Ketat Tangani Wabah Corona, Layanan IZI Tetap Berjalan

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – Inisiatif Zakat Indonesia mulai memberlakukan sistem lockdown di lingkungan kerjanya, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) selaku lembaga pengelolaan dana zakat nasional ikut mendukung upaya pemerintah di dalam menanggulangi penyebaran virus corona, terutama di kalangan dhuafa.

Hal tersebut diungkapkan Wildhan Dewayana, selaku Direktur Utama IZI, di Jakarta, Jum’at (20/3/20).

Menurut Wildhan semenjak pengumuman Presiden Joko Widodo terkait kasus pertama virus tersebut di Indonesia Senin (2/3) yang lalu, IZI mulai memikirkan protokol antisipasi kemungkinan terburuk.

Secara bertahap direksi dan jajaran manajemen Inisiatif Zakat Indonesia mulai melakukan reaksi cepat penanggulangannya di lingkungan internal lembaga,” imbuhnya.

Langkah pertama lanjutnya adalah, dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang dianjurkan kepada seluruh pegawai di lingkungan kantor IZI. Program PHBS ini juga diterapkan di seluruh Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI yang berada di seluruh Indonesia.

Seperti halnya rumah singgah pasien perwakilan Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, dan Sulawesi Selatan yang segera menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat mulai dari pengurus, pasien, hingga para pendampingnya.

Rumah Singgah Pasien merupakan tempat bernaung sementara pasien dari golongan dhuafa yang melakukan rawat jalan ke rumah sakit-rumah sakit nasional.

Tidak sampai di situ, RSP IZI Jawa Barat melakukan improvisasi pembuatan home made handsanitizer bersama para pasien beserta pendampingnya untuk mengantisipasi kelangkaan barang tersebut di pasaran.

Improvisasi tersebut cukup efektif menanggulangi dampak dari kepanikan publik yang mengikuti isu virus corona ini. Oleh karenanya, video meramu home made handsanitizer dikreasikan tim IZI Jawa Barat untuk dapat diikuti publik secara mandiri,” lanjutnya.

Perkembangan dampak virus corona di Indonesia makin panas ketika dikabarkan bahwa jumlah orang yang terpapar mencapai 117 pasien dengan korban meninggal sebanyak 5 orang.

Atas informasi tersebut, jajaran direksi dan manajemen IZI mulai menerapkan Work From Home, sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo.

“Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah,” ujar presiden, sebagaimana yang dikutip seluruh media massa nasional Indonesia (15/3).

Instruksi Work From Home pertama (15/3) mulai diberlakukan bagi para amil yang
menggunakan transportasi publik atau ojek daring oleh manajemen IZI. Berikutnya, beberapa divisi mulai menerapkan sistem kerja di rumah dengan membawa perlengkapan kantor ke kediaman mereka untuk sementara waktu.

Pada hari ketiga, segenap amil zakat IZI mulai mengefektifkan telekonferensi sebagai sarana
rapat internal mereka. Sementara, layanan mustahik tetap dibuka dengan prosedur yang ketat dan sesuai aturan social distancing oleh pemerintah setempat.

Pada hari ini (20/3), perintah lockdown telah diberlakukan lembaga Inisiatif Zakat Indonesia, dikarenakan perkembangan yang sedemikian kritis. Dari 309 kasus positif virus corona, sebanyak 210 penderitanya berasal dari Jakarta.

Wildhan menghimbau agar seluruh amil zakatnya, dan khususnya publik Jakarta untuk tidak panik, namun juga tetap kontrol diri atas kondisi yang
terjadi.

“Tetap bisa bersikap tenang, ikhtiar, dan tawakkal atas situasi (wabah corona) yang terjadi.

Serta tetap menjaga semangat gotong royong, saling menyemangati, dan kuatkan iman dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Militer

Melalui Teleconference, Kepala Bakamla Ikuti Rapat Terbatas Bidang Kebijakan Kelautan Indonesia dengan Presiden RI

Published

on

Jakarta, Jumat 20 Maret 2020 — Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden RI Ir. Joko Widodo melalui teleconference yang juga diikuti oleh Wapres KH Maruf Amin serta para menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju serta pimpinan lembaga negara, Kamis (19/3/2020).
Melalui teleconference dengan menggunakan aplikasi zoom meeting yang dipasang di ruang kerja, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mendengarkan dengan seksama arahan Presiden Joko Widodo terkait Kebijakan Kelautan Indonesia ke depan. “Adapun arah Kebijakan Kelautan Indonesia adalah terkelolanya sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan, kemudahan pelayanan perijinan, terbangunnya kualitas sumber daya manusia dan dukungan infrastruktur kelautan, serta adaftasi penggunakan teknologi baru sehingga mampu mendukung usaha perikanan tangkap,” kata Presiden Joko Widodo.
Dalam kesempatan tersebut sejumlah menteri menyampaikan rencana aksinya sesuai yang telah diarahkan presiden terkait Kebijakan Kelautan Indonesia. Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa penyiapan Laut Natuna Utara sebagai area penangkapan ikan bagi nelayan-nelayan Indonesia sudah berjalan lancar, sejumlah nelayan dari daerah lain saat ini telah melakukan penangkanan ikan di wilayah tersebut.
Sementara itu Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. menyampaikan progres pembuatan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Keamanan Laut yang akan menjadi embrio Rancangan Undang-Undang tentang Keamanan Laut. Hal ini menurut, Menkopolhukam, sesuai arahan Presiden RI pada rapat terbatas tanggal  20 Desember 2019 lalu, serta saat pelantikan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. pada 12 Februari 2020, dimana pesan Presiden RI adalah mengintegrasikan dan menyatukan komando keamanan laut.
Menurut Menkopolhukam, selama ini terdapat 21 undang-undang yang mempunyai irisan pengaturan tugas di laut. Dari 21 undang-undang tersebut terdapat 6 institusi yang mempunyai kewenangan penegakan hukum di laut, yaitu Bakamla RI, KPLP, KKP, Polisi Air, TNI AL, dan Bea Cukai. “Tetapi pada prinsipnya Rancangan Peraturan Pemerintah atau pun Omnibus Law yang akan dibuat tidak akan mengurangi kewenangan yuridis masing-masing institusi,” jelas Mahfud MD.
Pada kesempatan yang sama melalui teleconference juga, Menteri Pertahanan Prabowo Subiato menyampaikan bahwa Bakamla RI yang akan dikembangkan menjadi Indonesian Coast Guard nantinya bila dalam keadaan perang bisa menjadi komponen cadangan untuk mendukung TNI AL yang nantinya bisa dikendalikan oleh Panglima TNI.
Arahan Presiden terkait pembuatan RPP ini agar segera disiapkan RPP-nya sebagai embrio omnibus law Undang-undang Kemanan Laut, sehingga bisa menyinkronkan dan mengharmonisasikan Undang-undang yang selama ini tumpang tindih.
Continue Reading

Populer