Connect with us

Nasional

SP PLN Ancam Lakukan Mogok Nasional Apabila PKB Dihentikan Sepihak

Published

on

Jurnaljakarta.com – Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) mengancam siap.melakukan aksi mogok nasional, jika perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tetap dihentikan secara sepihak oleh perseroan.

Ketua Umum SP PLN, Abrar Ali menjelaskan, pada tanggal 5 Desember 2018, monferensi Pers SP PLN kepada awak media telah menyatakan rencana aksi mogok akibat dihentikannya perundingan PKB Secara sepihak oleh Perseroan.

Abrar mengatakan, dihentikannya perundingan PKB yang tengah berlangsung dari bulan Juli 2015 hingga Agustus 2016 oleh perseroan adalah dengan alasan bahwa telah terjadi dualisme di kepengurusan SP PLN.

“Perlu ditegaskan sekali lagi bahwa Perundingan PKB antara Perseroan dengan SP PLN hanya dihentikan sementara sampai dengan SP PLN menyelesaikan permasalahan dualisme
kepengurusannya dan bukan dibatalkan,” ujar Abrar di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Abrar melanjutkan, statement SP PLN yang disampaikan dalam konferensi pers tanggal 5 Desember 2018 merupakan bentuk tindak lanjut dari rapat akbar SP PLN tanggal 24-25 Januari 2017, yang mana SP PLN mengajukan tuntutan untuk dilanjutkannya kembali perundingan PKB yang dihentikan secara sepihak oleh perseroan.

“Setelah dimediasi oleh pihak Kementerian Tenaga Kerja RI dan Polda Metro Jaya, SP PLN akhirnya membubarkan rapat Akbar tersebut, atas jaminan dari kedua institusi diatas sebagai mediator untuk mengawal dilanjutkannya proses perundingan PKB yang terhenti ini sampai selesai,” jelasnya.

Ia juga mengungkap, dalam menyelesaikan permasalahan dualisme kepengurusan tersebut, SP PLN telah melakukan perdamaian yang dituangkan dalam Akta Perdamaian, yang dikuatkan melalui Putusan PN Jakarta Selatan Perkara No.391/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Sel tanggal 19 Februari 2019.

“Sebagai tindak lanjut dari Akta Perdamaian tersebut, SP PLN juga telah melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa tanggal 20-21 Maret 2019 di Gedung Timah Indonesia Power Jakarta dan telah terbentuk Kepengurusan
DPP SP PLN Periode 2019-2023 yang telah dilaporkan kepada Sudinakertrans Kota Administrasi Jakarta Selatan,” ungkapnya.

Menurut Abrar, dengan terbentuknya kepengurusan baru, SP PLN telah beberapa kali meminta kepada perseroan, baik melalui surat ataupun audiensi untuk dilanjutkannya kembali perundingan PKB yang terhenti.

Namun, menanggapi permintaan SP PLN tersebut, pihak perseroan mempersyaratkan untuk dilakukan Verifikasi jumlah anggota serikat pekerja yang ada dilingkungan PT PLN (Persero) sebagai syarat dilanjutkannya kembali
Perundingan PKB yang terhenti.

“SP PLN pun telah mematuhi semua proses verifikasi yang dipersyaratkan tersebut sampai dengan tahap akhir pada tanggal 23-26 September 2019 di kantor PT PLN (Persero) PUSDIKLAT – Jl RM. Harsono No.59 Ragunan Jakarta Selatan,” tuturnya.

Singkat cerita, sesuai hasil verifikasi jumlah anggota yang dituangkan dalam Berita Acara Hasil Akhir Kegiatan Panitia Verifikasi Keanggotaan Serikat Pekerja/Serikat Buruh di PT PLN (Persero) tertanggal 26 September 2019
ditanda tangani oleh semua pihak yang terlibat (unsur serikat pekerja, Manajemen dan Kementerian), disimpulkan bahwa hanya SP PLN yang lolos cerifikasi sesuai peraturan perundangan yang berlaku, baik
dari sisi bukti pencatatan maupun jumlah anggota sesuai Kepmenakertrans No. KEP.16/MEN/2001 dan Permenaker No.28 Tahun 2014.

Adapun jumlah anggota minimal yang dipersyaratkan bagi serikat pekerja
untuk dapat ikut dalam perundingan adalah lebih dari 10 persen dan SP PLN memiliki jumlah anggota pada saat verifikasi sebanyak 53,91 persen dari jumlah seluruh pegawai PT PLN (Persero).

Dari keempat serikat pekerja yang mengikuti proses verifikasi tersebut, terdapat satu serikat pekerja di luar SP PLN yang memiliki anggota sebesar 10,99% namun bermasalah dalam pencatatannya karena tidak sesuai domisili sehingga bertentangan dengan Kepmenakertrans No. KEP.16/MEN/2001 dan Pergub DKI Jakarta No.10 Tahun 2007.

Dan setelah menunggu hampir 1 (satu) tahun, pihak perseroan baru mengambil
sikap dengan menyatakan bahwa perundingan PKB harus dilakukan dengan SP PLN serta melibatkan serikat pekerja yang bermasalah pada pencatatannya tersebut.

“Yang lebih mengejutkan pada saat meeting virtual antara perseroan dengan SP PLN dan serikat pekerja lainnya pada tanggal 25 Februari 2021, ada pernyataan dari oknum pejabat perseroan yang memberi kesan keberpihakan perseroan dengan mengabaikan aturan yang berlaku,” tegas Abrar.

Menurutnya, pernyataan dari oknum pejabat tersebut adalah “Perundingan PKB yang akan dilakukan adalah perundingan PKB yang baru berdasarkan hasil verifikasi keanggotaan serikat pekerja dilingkungan PLN pada bulan September 2019, dan bukan melanjutkan perundingan PKB sebelumnya karena dianggap telah Deadlock, mengingat anggota Tim Perunding dari Manajemen sudah berganti/mutasi.

“Sementara pada pernyataan oknum pejabat lainnya menyatakan bahwa manajemen hanya akan berunding PKB dengan serikat pekerja yang mau berunding saja dan siap untuk digugat oleh pihak manapun, dan akan dihadapi bersama dengan serikat pekerja yang ikut berunding PKB,” ungkapnya.

Apabila pernyataan kedua oknum pejabat Perseroan tersebut benar-benar mewakili sikap perseroan, maka menurut Abrar seharusnya disampaikan kepada SP PLN secara tertulis. “Karena pernyataan kedua oknum pejabat tersebut sama artinya telah memaksa SP PLN untuk mengambil hak nya melakukan Aksi Mogok sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Abrar.

Militer

Kasau Pimpin Ziarah di TMP Kalibata

Published

on

JurnalJakarta — Untuk mengenang jasa sekaligus mendoakan arwah para pahlawan, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., memimpin ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Ziarah dalam rangka peringatan ke-75 HUT TNI AU ini, diikuti para prajurit TNI AU dan PNS serta Ibu ibu PIA Ardhya Garini. Tampak juga hadir Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo.

Ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, peletakan karangan bunga oleh Kasau dan diakhiri tabur bunga bersama di pusara para palawan, khususnya pusara para pejuang dan pahlawan TNI AU.

Turut hadir mendampingi Kasau, Irjenau, para Asisten Kasau, Wadankodiklatau, dan Waasops Kasau.

Continue Reading

Militer

Seskoau Terima Kunjungan SAF GKSCSC

Published

on

JurnalJakarta — Secara virtual, Komandan Singapore Armed Force Goh Keng Swee Command and Staff College (SAF GKSCSC) Colonel Paul Cheak Seck Fai mengunjungi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) yang diterima secara langsung Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang. Selasa (6/4/2021).

Pada kesempatan ini, Komandan Seskoau menyampaikan terima kasih atas kunjungannya dalam rangka studi banding antara dua lembaga pendidikan guna mempererat kerja sama di bidang pendidikan.

“Acara ini merupakan kehormatan bagi civitas academica Seskoau, meskipun dilaksanakan melalui video telekonferen namun tidak mengurangi esensi overseas study visit dalam bertukar informasi mengenai berbagai hal,” ujarnya.

Secara global, dijelaskan bahwa Seskoau merupakan lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi TNI Angkatan Udara yang bertugas menyiapkan pemimpin masa depan dengan kemampuan intelektual, keahlian, dan karakter yang mumpuni didasari pengetahuan mendalam mengenai teori kepemimpinan, isu keamanan regional dan doktrin TNI Angkatan Udara.

Hal senada disampaikan Colonel Paul Cheak Seck Fai yang sangat mengapresiasi penyambutan dari Komandan Seskoau beserta staf dengan harapan kunjungan ini mampu meningkatkan saling pengertian dan menjalin hubungan yang lebih erat antara kedua lembaga pendidikan.

Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 yang diwakili Mayor Sus Siti Rejeki, S.Pd., McApling., menjelaskan tentang wonderful of Indonesia dan Seskoau, kemudian Ketua Senat GKSCSC Military Expert 5 Ng Wei Rong menjelaskan tentang Singapura dan GKSCSC.

Acara yang diikuti Seslem Seskoau Kolonel Lek I Made Hartawan, para Direktur, Kepala Departemen, Dosen dan Patun Seskoau, Staf Direktur Senior (Angkatan Udara) Colonel Jeremy Quek, Atase Pertahanan Indonesia di Singapura Kolonel Pnb Benny Arfan, Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 dan Pasis GKSCSC berlangsung sangat menarik, diikuti dengan antusias yang terlihat dari presentasi perwakilan Pasis kemudian interaktif dalam tanya jawab.

Continue Reading

Militer

Pangkohanudnas Pimpin Sertijab Inspektur Kohanudnas

Published

on

JurnalJakarta — Panglima Kohanudnas (Pangkohanudnas) Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga,M.M, memimpin acara serah terima jabatan Inspektur Kohanudnas dari Marsma TNI Budi R Leman,S.T kepada Kolonel Lek Roy R Bachtiar,S.I.P di ruang rapat Pangkohanudnas, Makohanudnas Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (8/4).

Baca Juga : Pangkohanudnas Ikuti Ziarah Ke Makam Bapak AURI

Marsma TNI Budi R Leman,S.T menempati jabatan baru sebagai Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah pada Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN dan Kolonel Lek. Roy R Bachtiar,S.I.P sebelumnya menjabat sebagai Pamen Sahli Kasau Bidang Alutsistaud Sahli Kasau Bidang Iptek.

Hadir dalam acara tersebut Kaskohanudnas Marsekal Pertama TNI H. Haris Haryanto, S.I.P, Asintel Kashanudnas Kolonel Sus Dr. Daril Kaesorry,S.T.,M.Si, Aspers Kaskohanudnas Kolonel Pnb Didik Kristantyo,S.E dan Kakum Kohanudnas Kolonel Sus Dr. Lidia Rina D,S.H.,M.H. (Bgs)

Continue Reading

Populer