Connect with us

Militer

Peringati HUT Ke-58, Kohanudnas Tetap Siaga Senantiasa Sepanjang Tahun, Jaga Kedaulatan Wilayah Udara Nasional

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., memimpin langsung upacara dalam rangka peringatan HUT Ke-58 Kohanudnas, upacara dilaksanakan dilapangan Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (10/2/2020).

Dalam sambutannya, Pangkohudnas mengatakan bahwa Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) akan menambah alutsistanya baik Radar, Pesawat Tempur Sergap, Rudal Jarak Sedang, maupun Penangkis Serangan Udara. Dengan penambahan alutsista ini diharapkan Kohanudnas semakin memiliki kemampuan menjaga dan mengawal seluruh wilayah NKRI, terutama wilayah di sepanjang perbatasan dengan negara – negara lain.

“Sesuai dengan tugasnya Kohanudnas siap dan selalu siaga setiap saat sepanjang tahun untuk menjaga kedaulatan wilayah udara nasional. Tugas ini bersifat gabungan khusus, dengan kekuatan inti TNI AU yang didukung oleh komponen matra lain”, tambahnya.

Pangkohanudnas menjelaskan, secara ideal sistem pertahanan udara nasional harus mampu mengawasi serta melindungi seluruh wilayah kedaulatan NKRI, dari kemungkinan ancaman serangan udara lawan baik berupa pesawat berawak maupun tidak berawak (Drone).

“Dinamika perkembangan strategi oada tatanan global, berpengaruh pada kebijakan geopolitik dan geoekonomi, serta memberikan multiplier effect terhadap ipoleksosbud dan pertahanan keamanan suatu negara,” jelasnya.

Potensi ancaman lanjut Pangkohanudnas, akan berubah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, Isu ekonomi global, HAM, Demokratisasi, Lingkungan hidup, Terorisme, Kejahatan lintas negara, Senjata pemusnah masal, IPTEK, Krisis pengungsi dunia, Keamanan pangan, Energi dan Air, serta Proxy War dan ancaman siber.

Sedangkan perkembangan isu regional, masih terkait isu pelanggaran wilayah, Konflik laut Cina Selatan, Kelompok anti NKRI, Radikalisme, dan Pelanggaran Hukum. Lingkungan strategis dalam negeri sangat berpengaruh terhadap jepentingan nasional dan jebijakan pertahanan udara,” lanjutnya.

“Masuknya Ideilogi lain dapat mempengaruhi pola pikir dan pola tindak masyarakat yang radikal, kesenjangan ekonomi dan sosial, dinamika politik, Terorisme, dan Separatis masih tetus menggangu stabilitas keamanan dalam negeri,” tuturnya.

Menindak lanjuti Visi pemerintah yaitu “Indonesia maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan gotong royong,” pada Rapim TNI 2020, Panglina TNI telah menetapkan visi TNI yaitu, ” TNI yang Profesional, Modern, dan Tangguh Untuk Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Pangkohanudnas meminta, visi tersebut harus dipedomani untuk mengakselerasi pencapaian program – program yang dirancang untuk dapat menghadapu dinamika perkembangan lingkungan strategis dan tantangan tugas kita kedepan,” pintanya.

Semetara itu, Ibu Erni Imran Baidirus, beserta anggota IKKT lainnya dalam rangkaian HUT ke-58 Kohanudnas melaksanakan kegiatan sosial, salah satunya dengan mengadakan ceramah untuk “Pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini, selain itu ibu-ibu IKKT juga melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan paket sembako ke wilayah suku Badui, Banten, melaksanakan ketrampilan menjahit kulot Bali, dan lain-lain.

Dalam rangkaian acara Hut Kohanudnas juga menggelar acara ngobrol bareng dengan mengundang MH Ainun Najib ( Ca’ Nun ), acara yang dihadiri para Perwira Tinggi, Menengah, Bintara, Tamtama dan seluruh staf maupun pegawai sipil Makohanudnas.

Militer

Danpusterad Buka Saresehan Bersama Media Massa TA 2020

Published

on

By

Jakarta, Jurnaljakarta.com – Komandan Pusat Teritorial Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pusterad) Letjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi⁣ secara resmi membuka kegiatan sarasehan bersama media massa di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (18/11/2020).

Kegiatan yang bertujuan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan ini mengusung tema “Pusterad Dengan Media Massa, Bersinergi Membangun Negeri”, dengan menghadirkan Pakar Jurnalistik dari Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad Abie Besman, Ketua Dewan Pers Prof Muhammad Nuh dan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Prof. Dr. Widodo Muktiyo.

Danpusterad berharap kegiatan ini memperoleh masukan dan saran dalam menyusun strategi penyelenggaraan Pusterad di era modern saat ini. selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, seeta mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka menuju pembangunan nasional,” harapnya.

Menurutnya, media massa sebagai wahana penyampaian informasi bagi masyarakat, merupakan motor penggerak yang sangat dahsyat bagi negara dalam membangun jati diri dan karakter bangsa.

“Maka dari itu sinergitas antara TNI dengan media massa sangat penting dalam rangka membangun negeri untuk bersama-sama TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” tuturnya.

Lebih lanjut Danpusterad, mengatakan, saat ini banyak didapati pemberitaan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, hingga masyarakat salah kaprah dalam menyikapi berita dan menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan NKRI.

“Pemberitaan yang tepat dan akurat dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, guna edukasi yang proaktif kepada masyarakat dan membangun karakter bangsa melalui media massa,” lanjutnya.

Ancaman-ancaman lain yang berpotensi memecah persatuan adalah perhelatan pilkada serentak 2020 yang memungkinkan menimbulkan provokasi, agitasi dan propaganda melalui penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga dapat  mengganggu stabilitas nasional.

Seluruh komponen bangsa wajib mengantisipasi berbagai ancaman. TNI AD didukung media massa memiliki peran vital dalam melaksanakan pembinaan ketahanan masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

Militer

Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Musnahkan Barang Ilegal Asal Malaysia

Published

on

By

Sanggau, Jurnaljakarta.com – Kerja sama dengan instansi terkait di wilayah perbatasan terus dilaksanakan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, khususnya dalam mendukung program Pemerintah yaitu mencegah Media Pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina/Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (MH HPHK/OPTK).

Bertempat di halaman Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong Wilker PPLB Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Rabu (18/11/2020), Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bersama Stasiun Karantina Pertanian dan Instansi Terkait melaksanakan pemusnahan barang bukti 5 ekor ayam jenis Filipina dan 3 batang bibit jeruk asal Malaysia yang tidak dilengkapi dokumen resmi.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti barang ilegal dari Satgas Yonif 642/Kapuas bersama instansi di perbatasan RI-Malaysia (CIQS) pada saat melaksanakan pemeriksaan bersama di PLBN Entikong, Kab. Sanggau.

“Barang bukti ini didapat saat anggota Satgas bersama dari instansi terkait, Custom, Immigration, Quarantine & Security (CIQS) mengamankan pelaku penyelundupan barang ilegal yang masuk ke Indonesia melalui jalur PLBN Entikong di Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, pada tanggal 10 November 2020,” ujarnya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung oleh Kepala SKP Kelas I Entikong Bapak drh. Yongki Wahyu Setiawan, M.H. bersama dengan Dansatgas Yonif 642/Kapuas, dan dihadiri oleh Kapolsek Entikong, Kepala Bea & Cukai Entikong, perwakilan dari Koramil, Imigrasi, BNPP, dan Karantina Kesehatan.

Menurut Dansatgas, kegiatan penyelundupan barang ilegal masih sangat marak terjadi di wilayah perbatasan.  “Saya selalu menekankan ke jajaran saya bahwa agar terus melaksanakan pengawasan yang ketat dan bekerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat untuk menekan adanya kegiatan penyelundupan barang ilegal yang melewati jalur sektor PLBN Entikong,” jelasnya.

Continue Reading

Militer

Panglima TNI : Jangan Biarkan Persatuan dan Kesatuan Hilang

Published

on

By

JAKARTA, Jurnaljakarta.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, M.A., Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon, S.H., M.M., Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han) dan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., S.E., M.Tr.(Han) memberikan pernyataan terkait pentingnya persatuan dan kesatuan demi menjaga stabilitas nasional, bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020).

Berikut pernyataan lengkap Panglima TNI : Saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan kembali, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional.

Untuk itu, jangan kita biarkan persatuan dan kesatuan bangsa itu hilang, atau dikaburkan oleh provokasi dan ambisi yang dibungkus dengan berbagai identitas.

Seluruh prajurit TNI adalah alat utama pertahanan negara, untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Tidak satupun, tidak satupun musuh yang dibiarkan, apalagi melakukan upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan, terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia.

Ingat ! Siapa saja yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, akan berhadapan dengan TNI.

Hidup TNI. Hidup Rakyat. NKRI Harga Mati

Continue Reading

Populer