Connect with us

Militer

Pentingnya Imunisasi Bagi Anak Ditengah Pandemi Covid-19

Published

on

JurnalJakarta.com — Peran Orang tua sangat diminta untuk tetap melakukan imunisasi bagi anak sesuai jadwal, meski saat ini Indonesia tengah dirundung pandemi Covid-19.

Dokter Spesialis Anak Siloam Sentosa Bekasi, dr Budi Santosa Adji, SpA, CIMI mengatakan wajibnya imunisasi dasar lengkap diberikan kepada anak bukan tanpa alasan. Menurutnya, Imunisasi lewat pemberian vaksin akan membantu sistem imun anak memproduksi antibodi khusus untuk melawan beragam penyakit infeksi berbahaya yang mengancam anak-anak, seperti hepatitis B, difteri, dan polio.

Bila melewatkan imunisasi, anak dikhawatirkan menjadi rentan tertular penyakit ini dan mengalami sakit berat. Selain itu, anak-anak juga berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi yang berbahaya dan bisa menyebabkan kecacatan, bahkan kematian. “Oleh karena itu, orang tua perlu melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya di Bekasi, Rabu (20/5).

Untuk pemberian imunisasi dasar yang wajib diberikan kepada anak sesuai usianya, yakni usia 0 bulan diberikan vaksin hepatitis B 0 + OPV 0 (oral poliovirus vaccine), usia 1 bulan diberikan vaksin BCG, usia 2 bulan diberikan vaksin pentavalent 1 (vaksin DPT + hepatitis B + Hib) + OPV 1, usia 3 bulan diberikan vaksin pentavalent 2 + OPV 2, usia 4 bulan diberikan vaksin pentavalent 3 + OPV 3 + IPV, usia 9 bulan: vaksin MR 1 (vaksin campak), dan usia 18 bulan: vaksin pentavalent 4 + OPV4 + MR 2.

Budi menjelaskan selama masa pandemi Covid-19, dan mencegah penularan virus, beberapa langkah perlu dilakukan orang tua dengan menghubungi dokter atau pihak pelayanan kesehatan terlebih dahulu guna membuat janji kedatangan. Hal ini adalah salah satu antisipasi agar tidak terlalu lama menunggu di tengah keramaian.

“Di samping itu, jangan lupa untuk selalu membawa hand sanitizer di dan menggunakan masker kain selama berada di luar rumah, baik dalam perjalanan ataupun di tempat imunisasi,” ucapnya.

Selalu terapkan jaga jarak, yaitu menjaga jarak 1–2 meter dengan orang lain. Bila anak sudah bisa berlari-larian, tahan agar tidak ke mana-mana, terutama saat di fasilitas kesehatan. “Setelah imunisasi selesai, segera pulang ke rumah dan usahakan untuk menghabiskan sesedikit mungkin waktu di luar rumah,” jelasnya.

Militer

Pushidrosal Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi Serta Rob di Perairan Pantai Samudera Hindia

Published

on

JurnalJakarta.com — Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) meminta masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan gelombang tinggi serta rob di perairan Pantai Samudera Hindia pada akhir mei 2020.

Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi tersebut kemungkinan bisa terjadi lagi di pesisir pulau-pulau Indonesia yang berbatasan dengan Samudera Hindia. Namun demikian, masyarakat diharap tenang dan tetap waspada terhadap kemungkinan dampak yang timbul terutama kepada mereka yang beraktivitas di sepanjang pantai, karena ini merupakan fenomena alam.

Demikian dikatakan Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H di Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Jumat (29/05/2020), menanggapi fenomena banjir di pesisir dan gelombang tinggi yang terjadi di Bali dan Lombok siang kemarin.

Menurut Kapushidrosal, gelombang tinggi yang menghantam pantai selatan Bali dan Lombok dan puncaknya pada Kamis, 28 Mei 2020 merupakan fenomena alam yang sumbernya dari dua kejadian berbeda yang secara sekuen terjadi dalam waktu bersamaan, yaitu kejadian angin kencang akibat Topan Amphan di Samudera Hindia Timur Laut yang menimbulkan gelombang tinggi dan tinggi muka air laut di Bali dan Ampenan yang pada saat itu masuk ke periode Spring Tide dimana tunggang air besar (Benoa tercatat 1,5 m dan Lembar 1,2 m).

“Pada saat kejadian gelombang tinggi (28 Mei 2020), bertepatan dengan awal bulan atau kira-kira tanggal 1-5 kalender Hijriah. Kondisi muka laut pada periode ini dikenali dengan beda muka laut yang tinggi yang dikenal dengan Spring Tide. Tercatat beda muka laut pasang dan surut saat kejadian adalah 1,5 m di Benoa dan 1,2 m di Lembar” kata Kapushidrosal.

Penggunaan tide gauge dengan kebutuhan pengolahan data pasang surut per jam, tidak selalu dapat merekam kejadian gelombang tinggi yang durasi periode antara 3 sampai dengan 9 detik. Alat perekam yang cocok untuk gelombang adalah wave recorder.

Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional yang berkewajiban menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi untuk menjamin keselamatan pelayaran, senantiasa menggelar survey hidro-oseanografi di seluruh perairan Indonesia.

“Pushidrosal juga melaksanakan perekaman data gelombang, namun demikian hanya pada saat pelaksanaan survei hidro-oseanografi berlangsung, tidak seperti pasang surut yang diamati dalam periode panjang” Pungkas Kapushidrosal.

Continue Reading

Militer

Panglima TNI : TNI dan LVRI Bantu Percepat Penanganan Covid-19

Published

on

JurnalJakarta.com — Di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini, semakin disadari betapa pentingnya upaya bersama seluruh komponen bangsa. Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) ikut serta membantu mempercepat penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat silaturahmi secara online melalui video conference bersama Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos dengan LVRI, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2020).

Panglima TNI menegaskan bahwa dalam  kondisi kedaruratan ini (pandemi Covid-19) tetap dibutuhkan jiwa, semangat dan nilai-nilai kejuangan 1945 sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para pendahulu bangsa Indonesia.

LVRI sebagai leading sector dalam sosialisasi jiwa, semangat dan nilai-nilai kejuangan 1945 (JSN’45) dapat berperan dalam upaya bersama penanganan  Covid-19 melalui edukasi dan komunikasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya penerapan JSN’45 dalam penanganan pandemi yang terjadi saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan merasa senang dapat bersilaturahmi walaupun secara online.  Hal ini menunjukkan bahwa TNI dan LVRI mampu beradaptasi menghadapi situasi apapun dan tidak menyerah terhadap keadaan.

Melalui kegiatan seperti ini dapat terus dijalin komunikasi yang harmonis sebagai sesama anak bangsa yang berperan sesuai bidangnya demi kemajuan bangsa Indonesia dan TNI pada khususnya.

Dalam video conference tersebut terlihat para pengurus LVRI yang terdiri dari Ketua Umum LVRI Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulu, Mayjen TNI (Purn) Bantu Hardjiyo (Wakil Ketua Umum), Marsda TNIFX Soejitno (Sekjen), Letjen TNI (Purn) Sukarto (Wantimpus), Marsda TNI (Purn) Suparman  (Wantimpus), Marsda TNI (Purn) Danendra (Yayasan LVRI), Mayjen TNI (Purn) Gani (Staf Ahli LVRI), Mayjen TNI (Purn)  Nono Sukarno (Kadep), Brigjen TNI (Purn)  Anton (Kadep), Brigjen TNI (Purn) Dahlan (Kadep), Brigjen TNI (Purn) Abu Husein (Kadep), Kolonel (Purn) Silalahi (Hukum).

Continue Reading

Militer

Danrem 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko Kunjungi Yonif 757/GV

Published

on

JurnalJakarta.com — Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Bangun Nawoko beserta Isteri Ibu Renny melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri 757/Ghubta Vira (Yonif 757/GV) di Kampung Salor, Distrik Kurik, Kab. Merauke, Papua, Rabu (27/5/2020).

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 174/ATW Mayor Inf Suko Raharjo mengatakan bahwa kunjungan kerja Kolonel Inf Bangun Nawoko tersebut dalam rangka silaturahmi dan tatap muka bersama prajurit Yonif 757/GV serta perkenalan diri sebagai Komandan Korem 174 Merauke yang baru.

“Kedatangan Danrem 174/ATW Merauke beserta rombongan di Markas Komando Yonif 757/GV disambut penuh kehangatan dan kekeluargaan oleh segenap prajurit Yonif 757/GV, dengan berpedoman pada protokoler kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Dalam tatap muka tersebut, Danrem 174/ATW Merauke menyampaikan rasa bangga dihadapan seluruh prajurit dan Ibu-ibu Persit Batalyon Infanteri 757/Ghubta Vira.

Danrem 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko berpesan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga serta jaga hubungan kerja sama dan kekompakan demi nama satuan dan diri sendiri.

Continue Reading
Advertisement

Populer