Connect with us

Teknologi

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Buka Pameran Industri Kemaritiman “Naval Expo 2022”

Published

on

Jurnaljakarta com – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, secara resmi membuka Pameran Industri Kemaritiman “Naval Expo 2022″ di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading Jakarta Utara Minggu (11/9/2022).

Naval Expo 2022 merupakan Pameran Industri Kemaritiman yang digelar TNI AL sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI AL yang jatuh pada tanggal 10 September 2022

Kegiatan ini digelar TNI AL sebagai salah satu wujud penghargaan kepada masyarakat dan Industri Maritim Nasional, karena kemajuan yang dicapai TNI AL dari berdirinya pada tanggal 10 September 1945 (yang saat itu bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut) hingga saat ini, tidak lepas dari peran dan kontribusi Industri Maritim Nasional.

NAVAL EXPO 2022 akan digelar selama delapan hari, 11 – 18 September 2022 yang dapat dihadiri secara GRATIS oleh pengunjung. Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat sebagai panitia penyelenggara pameran ini

Pameran ini akan diikuti oleh Komando Utama (Kotama) TNI AL dengan memamerkan teknologi alut sista, dari industri maritim nasional (48 indoor) dan (7 outdoor), BUMN, serta swasta.

Selama pameran berlangsung, juga akan disuguhkan Talk Show dari industri kemaritiman, Klinik Medifit dari Dokter Spesialis Olah Raga, pertunjukan kesenian dari Kotama TNI AL Jakarta, Jalasenastri, serta tari tradisional dari Sudin Kebudayaan DKI Jakarta.

Selain menjadi ajang untuk pameran Alutsista TNI Angkatan Laut agar diketahui oleh masyarakat, kegiatan ini juga menjadi tempat untuk pameran produk-Ppoduk kelautan dan kemaritiman, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas dan pengguna.

Naval Expo merupakan wahana bagi UMKM untuk pempromosikan produk-produknya, termasuk di dalamnya adalah karya ibu-ibu Jalasenastri jajaran TNI Angkatan Laut dari seluruh penjuru nusantara.

Ini merupakan bagian dari peran aktif dan langkah nyata TNI Angkatan Laut dalam menyukseskan Program Pemerintah untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat Dan Bangkit Lebih Kuat.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam sambutannya mengatakan.”Selamat HUT TNI AL Ke 77. Saya yakin TNI AL semakin profesional,” ucapnya.

“Saya sangat yakin, saya melihat dari beberapa kali latihan, dan dari situ kita mendengar respon, ini sangat obyektif. Respon dari para negara asing yang berlatih bersama TNI AL, mereka mengucapkan betapa profesional dan bangga bisa berlatih bersama TNI AL,” tambahnya.

Panglima TNI juga menceritakan pengalaman saat latihan bersama dalam Garuda Show, dikatakannya, begitu kita sondingkan dengan negara negara maju yang berlatih bersama TNI AL, dari perlengkapan perorangan, Alutsista, ternyat kita juga cukup setara.

” Tidak sama persis tetapi cukup setara” dan itu sangat membanggakan,”
Hal ini menunjukkan bahwa leadershif di TNI AL bisa menghadirkan perlengkapan perorangan maupun alutsista yang seperti menjadi standart internasional. “Ini sangat membanggakan” pungkasnya.(Red)

Teknologi

Merayakan 1 Abad Harlah, NU Menciptakan Wadah Baru Bagi Generasi dan Inovasi Digital

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – Sebagai bagian dari rangkaian acara perayaan Harlah 1 Abad, Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan sebuah program “NU Tech”.

NU Tech merupakan bentuk
sinergi bersama dalam perayaan Harlah 1 Abad Nahdatul Ulama (NU) untuk mendorong terwujudnya masyarakat digital dan peningkatan teknologi inovasi bangsa.

NU Tech merupakan salah satu upaya dari Badan Inovasi PBNU mengawali proses transformasi digital NU di abad ke-2 dengan melibatkan lebih dari 1 juta warga NU se-Indonesia.

Dalam rangka menciptakan digital literacy di kalangan santri dan masyarakat pada umumnya, NU Tech memberikan exposure bagi para pemilik ide bisnis kepada dunia
startup dan digital guna terciptanya kesempatan kolaboratif bagi NU, BUMN dan private sektor di bidang inovasi digital.

Dalam opening speech NU Tech, Ketua PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf memaparkan “Teknologi adalah hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan. Kita harus menjadikan
teknologi ini sebagai ruang hidup kita dan kepentingan untuk memiliki kapasitas, akses, dan bahkan untuk ikut menentukan orientasi dari perkembangan teknologi itu sendiri. Persoalan teknologi ini mau tidak mau akan sampai kepada titik yang kurang lebih kontroversial, atau setidaknya menimbulkan perhatian dan bahkan keprihatinan terkait dengan hal-hal yang jadi haluan dalam nilai-nilai agama.

Saya berharap bahwa pengembangan peran yang signifikan oleh NU merupakan gerbang pembuka NU menuju ke abad ke 2, ” ucapnya, Jumat (2/12/2022).

NU Tech mengajak pelajar, santri, mahasiswa, dan keluarga besar NU untuk bergabung mengembangkan diri dan memajukan kapabilitas digital melalui serangkaian kegiatan: Capture
The Flag Competition, Innovation Pitching Competition, Tech Seminar, Digital Learning by Narasi Academy, dan Digital Learning Scholarship.

Pada Capture The Flag Competition, setiap talenta dapat menunjukkan serta mengasah keterampilan digital Cybersecurity melalui penyelesaian challenge kasus di CTF Competition.

Pada Innovation Pitching Competition, talent yang memiliki ide inovasi juga akan memiliki tempat yang mendukung untuk menyampaikan dan melatih keterampilan pitching terhadap ide inovasinya.

Selain itu, talenta diberikan berbagai kesempatan belajar yang dibutuhkan, mulai dari seminar dan kelas di ranah teknologi dan digital hingga akses pada banyak topik digital di platform pembelajaran.

Ketua Organizing Committee, Yenny Wahid mengatakan “ Memasuki abad ke-2 NU, perlu ada hal yang berbeda. NU memutuskan untuk mengadakan selebrasi tentang kiprah selama ini
yang kami harapkan bisa mendapatkan dampak positif bagi masyarakat.

NU Tech ini merupakan sebuah terobosan, karena bahwa seperti yang teman-teman ketahui NU terikat
dalam sebuah tujuan – tujuan besar dan untuk dapat menyebarkan kesan pesan yang baik kepada masyarakat, NU harus menguasai alat yang dipakai, salah satunya teknologi, ” ucapnya.

Sementara Fajrin Rasyid, selaku Ketua PIC NU Tech Harlah I Abad NU menambahkan, “ Jika kita lihat, semakin kesini, nilai ekonomi digital Indonesia berada di 600 triliun rupiah, dan angka ini akan tumbuh lebih besar lagi di tahun 2045, saat yang bertepatan dengan 100 tahun Indonesia.

Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi pelaku aktif, tidak hanya menjadi konsumen saja di digital ecosystem ini.

Hingga kini, talenta digital Indonesia masih berada di ranking 50-an, rangking yang masih perlu kita tingkatan bersama. Mudah – mudahan, dengan
adanya kegiatan – kegiatan di dalam NU Tech yang merupakan bagian kecil dari usaha kami untuk dapat membuat talenta Indonesia melek digital. Semua bisa go digital untuk talenta
indonesia!, ungkapnya.

NU Tech hadir pada 2 Desember 2022, di mana terdapat hari puncak kegiatannya di Malang, Jawa Timur pada 19 Desember 2022.

Bagi yang ingin ikut serta dalam Innovation Pitching Competition telah dibuka hari ini 2 Desember sampai dengan 9 Desember 2022. Serta, bagi
yang ingin mengikuti Capture The Flag Competition juga sudah dibuka hari ini 2 Desember hingga 15 Desember 2022.

Untuk informasi paling update dan rangkaian kegiatan NU Tech silahkan kunjungi tautan berikut: https://nu-tech.id/ INTILAND BUILDING
Jalan Jenderal Sudirman No. 32 Lantai 20, Jakarta 10220 (Red)

Continue Reading

Teknologi

Tidak Perlu Kartu dan Handphone untuk Mendapatkan Akses Pelayanan Kesehatan

Published

on

By

Oleh: Prof. Dr.-Ing Eko Supriyanto

Jurnaljakarta.com – Hari itu adalah hari Minggu, setelah bangun pagi, cuci muka, serta ganti baju, aku langsung berjalan menuju taman tempat biasa aku lari pagi. Untuk mencapai taman, aku biasa berjalan sekitar 20 menit.

Pagi itu malang benar nasibku, setelah 15 menit, pada saat itu aku sedang menyeberang jalan raya, tiba-tiba ada sebuah motor yang menabrakku, dan terjadi pendarahan di kepalaku. Aku pingsan dan tidak tahu yang terjadi selanjutnya. Aku memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik, aku memiliki alergi terhadap beberapa tipe obat dan masalah dengan hepar dan ginjal. Sungguh baik nasibku saat itu, seseorang dengan baik hatinya membawaku ke rumah sakit terdekat.

Pada saat itu, aku tidak membawa kartu apapun, bahkan uang dan handphone pun tidak kubawa. Sampai di rumah sakit, staf medis memindai wajahku dan mendapatkan akses rekam medisku. Staf medis tahu aku memiliki riwayat penyakit dan alergi, sehingga segera memilih obat dan tindakan yang tidak membahayakan nyawaku. Dua jam kemudian aku siuman dan kakakku sudah berada di sampingku. Aku lega ternyata melalui wajahku, tenaga medis bisa mendapatkan informasi keluargaku dan menghubungi keluargaku sehingga keluargaku dapat datang secepatnya dan menjengukku dalam keadaan yang lebih stabil.

Aku terbayang jika tidak ada sistem yang mampu mengenal wajahku dan menghubungkannya dengan rekam medis elektronikku, maka aku mungkin sudah tidak ada lagi di dunia ini, karena salah obat atau keterlambatan dalam penanganan. Aku kaget dan terbangun dan aku bersyukur Indonesia akan memiliki sistem seperti ini sebentar lagi, sehingga apa yang kumimpikan tadi bisa menjadi kenyataan. Bila mimpi ini menjadi kenyataan, maka umur harapan hidupku dan generasi penerusku akan semakin panjang.

Mimpi diatas merupakan kejadian sehari-hari yang nyata di Indonesia. Setiap hari rata-rata terdapat 84 orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Selain kecelakaan, terdapat rata-rata 980 orang meninggal setiap hari karena stroke dan rata-rata 710 orang karena penyakit jantung koroner. Ini berarti setiap harinya ada ribuan orang meninggal dunia di Indonesia secara mendadak dalam waktu yang singkat serta ribuan orang masuk rumah sakit karena serangan jantung, stroke dan kecelakaan.

Penanganan secara cepat dan akurat merupakan kunci utama untuk mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh tiga hal diatas. Peningkatan akurasi dalam penanganan bisa diperoleh jika pasien memiliki rekam medis lengkap yang dapat diakses pada saat yang tepat. Kecepatan penanganan juga bisa dilakukan jika data pasien dapat diakses dengan cepat. Untuk itu, diperlukan rekam medis elektronik yang terintegrasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan, yang dapat digunakan bersama berdasarkan aturan dan standar operabilitas serta memiliki keamanan siber yang tinggi.

Digital Transformation Office (DTO), Kementerian Kesehatan RI sekarang ini tengah mengembangkan Rekam Medis Elektronik (RME) yang diberi nama “Satu Sehat”. Program ini merupakan pengembangan dari aplikasi mobile PeduliLindungi. Selain itu, DTO juga sedang mengembangkan platform digital “Indonesia Health Service (IHS)”, yang digunakan untuk mengintegrasikan RME dengan sistem digital di Fasyankes dan pemangku kepentingan lainnya.

Untuk mengimplementasikan RME dan IHS di Indonesia, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan agar RME mudah digunakan, selamat, aman, gratis dan bermanfaat sehingga masyarakat mau menggunakannya. Untuk itu, RME harus dapat diakses melalui berbagai cara, baik menggunakan aplikasi mobile, QR code, no KTP, no Rekam Medis atau biometrics pasien seperti sidik jari, wajah atau retina. Penggunaan wajah untuk mengakses rekam medis merupakan solusi yang terbaik, karena akan banyak menyelamatkan nyawa pasien. Restrukturisasi rekam medis perlu dilakuan sehingga data yang tersimpan mudah dimanfaatkan untuk tujuan pelayanan, penelitian dan perumusan kebijakan. RME perlu segera dibuat sehingga masyarakat “kecanduan” menggunakan RME, sama halnya ketika masyarakat “kecanduan” menggunakan internet. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat sebuah sistem informasi resiko penyakit penyebab kematian menggunakan artificial intelligence dan RME yang dimiliki oleh setiap orang. Hal ini akan menjadikan orang untuk selalu sadar akan pentingnya hidup sehat, dan mengetahui dampaknya secara kuantitatif dari RME masing-masing. RME kedepan juga perlu dikembangkan terus menerus sehingga dapat menjadi sebuah smart clone untuk setiap orang. Selain itu, integrasi dengan sistem informasi di berbagai fasyankes, merupakan pekerjaan rumah yang besar yang harus diselesaikan dalam kurun waktu 2 tahun kedepan.

Keberhasilan dalam implementasi RME dalam 2 tahun kedepan, merupakan kunci untuk dimungkinkannya akses pelayanan kesehatan di Indonesia secara mudah, aman dan bermanfaat, tanpa menggunakan kartu atau handphone sebagai media akses. Kepemimipinan digital yang inovatif, pro rakyat, transformatif, integratif, dan inklusif harus menjadi penggerak utama untuk menjadikan RME sebagai “candu” masyarakat, sehingga umur harapan hidup sehat masyarakat Indonesia dapat dipercepat peningkatannya.

– Guru Besar dalam bidang Informatika Kesehatan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan, Universiti Teknologi Malaysia dan Universitas Teknologi Ilmenau, Jerman. Beliau aktif dalam mengembangkan struktur data rekam medis untuk tujuan pelayanan kesehatan, penelitian dan perencanaan kebijakan kesehatan.

Selain itu, beliau juga telah mempublikasikan lebih dari 10 makalah dalam jurnal / proceeding internasional terkait dengan perhitungan resiko 10 penyakit prioritas berdasarkan rekam medis pasien dengan menggunakan artificial intelligence, serta melakukan integrasi rekam medis elektronik dengan Klinik, RS, Unit Transfusi Darah dan Apotek, serta untuk perjalanan luar negeri, dengan standar internasional.(***)

Continue Reading

Teknologi

Rayakan 30th Anniversary, AQUA Japan Luncurkan Produk Terbaru

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – AQUA Japan gelar perayaan 30th Anniversary Celebration dan Product Launching AQUA Japan dengan tema “Growing Together With AQUA” di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (14/9/2022).

President Director AQUA Japan Indonesia Kenji Sadayuki mengatakan, hari ini kami merayakan 30 tahun AQUA Japan hadir di Indonesia, dengan meluncurkan produk elektronik terbaru yang menjadi bagian dari visi perusahaan dalam memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia agar bisa menjalani kehidupan dengan lebih sehat.

“AQUA Japan menghadirkan Air Conditioner (AC) WXW Series AQA – KRV10WXW dengan fungsi bukan hanya sebagai penyejuk udara namun sebagai penjernih udara atau biasa disebut Air Purifier, serta beberapa produk lainnya seperti TV, kulkas, chest freezer,” kata Kenji.

Selama tahun 2022 AQUA Japan telah menjawab kebutuhan keluarga dengan menyediakan total 55 produk model terbaru, yaitu 21 Kulkas, 21 Mesin Cuci dan selebihnya AC.

“Kami memang mengedepankan bagaimana produk itu mempunyai fungsi lebih. Misalnya pada mesin cuci, tidak hanya mencuci pakaian dengan bersih tapi juga higienis. Kemudian kulkas kami nggak hanya bicara menyimpan bahan makanan agar fresh, tapi freshnya lebih lama lagi,” Jelas Head of Product Planning Department AQUA Japan Indonesia Meiriano Ullman.

Lebih lanjut Meiriano menjelaskan, kami memiliki produk kulkas dengan teknologi yang mampu menyimpan bahan makanan hingga 15 hari. “Seperti Kulkas dengan teknologi Humidity Control System (HCS) yang bisa memperpanjang penyimpanan bahan makanan selama 15 hari kedepan. Kemudian ada mesin cuci dengan smart dual spray dan TA-BT sehingga bisa mencuci pakaian lebih higienis, ada Chest Freezer kapasitas 320 liter dengan fungsi utama sampai minus 30 derajat celcius dan fungsi 48 jam Cooling Retention, dimana freezer ini dapat menjaga bahan makanan tetap beku selama 48 jam dalam keadaan unit freezer kehilangan daya listrik,” jelasnya.

Untuk IoT produk, AQUA Japan menghadirkan empat kategori yakni Kulkas, Mesin Cuci, AC dan Android TV. Semua IoT produk tersebut dapat dikendalikan melalui smartphone menggunakan aplikasi Haismart.

Untuk mendapatkan produk elektronik AQUA Japan terbaru ini anda bisa melalui beberapa kanal e-commerce, serta toko elektronik terdekat. (Red)

Continue Reading
Advertisement

Populer