Connect with us

Militer

Melalui Teleconference, Kepala Bakamla Ikuti Rapat Terbatas Bidang Kebijakan Kelautan Indonesia dengan Presiden RI

Published

on

Jakarta, Jumat 20 Maret 2020 — Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden RI Ir. Joko Widodo melalui teleconference yang juga diikuti oleh Wapres KH Maruf Amin serta para menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju serta pimpinan lembaga negara, Kamis (19/3/2020).
Melalui teleconference dengan menggunakan aplikasi zoom meeting yang dipasang di ruang kerja, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mendengarkan dengan seksama arahan Presiden Joko Widodo terkait Kebijakan Kelautan Indonesia ke depan. “Adapun arah Kebijakan Kelautan Indonesia adalah terkelolanya sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan, kemudahan pelayanan perijinan, terbangunnya kualitas sumber daya manusia dan dukungan infrastruktur kelautan, serta adaftasi penggunakan teknologi baru sehingga mampu mendukung usaha perikanan tangkap,” kata Presiden Joko Widodo.
Dalam kesempatan tersebut sejumlah menteri menyampaikan rencana aksinya sesuai yang telah diarahkan presiden terkait Kebijakan Kelautan Indonesia. Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa penyiapan Laut Natuna Utara sebagai area penangkapan ikan bagi nelayan-nelayan Indonesia sudah berjalan lancar, sejumlah nelayan dari daerah lain saat ini telah melakukan penangkanan ikan di wilayah tersebut.
Sementara itu Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. menyampaikan progres pembuatan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Keamanan Laut yang akan menjadi embrio Rancangan Undang-Undang tentang Keamanan Laut. Hal ini menurut, Menkopolhukam, sesuai arahan Presiden RI pada rapat terbatas tanggal  20 Desember 2019 lalu, serta saat pelantikan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. pada 12 Februari 2020, dimana pesan Presiden RI adalah mengintegrasikan dan menyatukan komando keamanan laut.
Menurut Menkopolhukam, selama ini terdapat 21 undang-undang yang mempunyai irisan pengaturan tugas di laut. Dari 21 undang-undang tersebut terdapat 6 institusi yang mempunyai kewenangan penegakan hukum di laut, yaitu Bakamla RI, KPLP, KKP, Polisi Air, TNI AL, dan Bea Cukai. “Tetapi pada prinsipnya Rancangan Peraturan Pemerintah atau pun Omnibus Law yang akan dibuat tidak akan mengurangi kewenangan yuridis masing-masing institusi,” jelas Mahfud MD.
Pada kesempatan yang sama melalui teleconference juga, Menteri Pertahanan Prabowo Subiato menyampaikan bahwa Bakamla RI yang akan dikembangkan menjadi Indonesian Coast Guard nantinya bila dalam keadaan perang bisa menjadi komponen cadangan untuk mendukung TNI AL yang nantinya bisa dikendalikan oleh Panglima TNI.
Arahan Presiden terkait pembuatan RPP ini agar segera disiapkan RPP-nya sebagai embrio omnibus law Undang-undang Kemanan Laut, sehingga bisa menyinkronkan dan mengharmonisasikan Undang-undang yang selama ini tumpang tindih.

Militer

Amankan Wilayah Udara, Kosekhanudnas I Lakukan Force Down Pesawat Asing

Published

on

JurnalJakarta.com — Mencurigai adanya pesawat melintas dengan beberapa kali menghilang di Wilayah Udara yuridiksi nasional yaitu di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), Satuan Radar jajaran Kosekhanudnas I dan MCC Soeta secara intensif melaksanakan pengamatan dan deteksi berkordinasi dengan Radar Sipil.

Setelah diidentifikasi dan klarifikasi administrasi, diketahui bahwa pesawat yang memasuki ALKI itu tidak memiliki ijin (tanpa dilengkapi Flight Clearance/Flight Approval).

Menghadapi ancaman tersebut, Satuan Tempur Sergap melaksanakan Siaga Operasi untuk penindakan dengan pengusiran (Intervention) dari Wilayah Udara Kosekhanudnas I.

Pesawat asing yang disinyalir telah keluar dari wilayah udara Kosekhanudnas I ternyata kembali memasuki Indonesia melalui ALKI I, dan direspon cepat oleh Satuan Tempur Sergap dengan menerbangkan F-16 yang segera melaksanakan identifikasifisual selanjutnya penindakanya itu pemaksaan mendarat (Force Down) pesawat asing tak berijin ke Lanud Halim PerdanaKusuma, dengan sebelumnya melaporkan kepada Pangkosekhanudnas I.

Pangkosekhanudnas I menutup Latihan Cakra “A” TA 2020 secara daring di ruang Yudha Posek Makosekhanudnas I, Jakarta.

Keberhasilan ini merupakan ketanggapan Kosekhanudnas I dan jajaran serta unsur samping lainnya dalam siaganya menjaga wilayah udara Republik Indonesia, juga kesigapan Pangkosekhanudnas I dalam mengambil keputusan dengan sebelumnya melaporkan kepada Pangkohanudnas.

Demikian skenario yang dilatihkan dalam Latihan Cakra “A” TA 2020 kepada jajaran Kosekhanudnas I.

Latihan Cakra “A” TA 2020 ditutup Pangkosekhanudnas I dengan ucapan terimakasih atas kerjasama seluruh Unsur dan pendukung Latihan, juga rasa syukur atas terlaksananya latihan yang dengan lancar. Diharapkan kepada setiap Unsur untuk dapat mengevaluasi Latihan ini sesuai tugas dan tanggung jawabnya, sebagai tolak ukur pelaksanaan tugas ke depan.

Continue Reading

Militer

Pangkosekhanudnas I Terima Penyerahan JabatanAsintel Kosekhanudnas I

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima Kosekhanudnas I, Marsma TNI Meka Yudanto, S. Sos., M.A.P.,menerima Penyerahan Jabatan Asisten Intelijen (Asintel) Kosekhanudnas I, dari Kolonel Sus Sukahar Adhi bertempat di lobi Makosekhanudnas I, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Adapun pelaksanaan Penyerahan Jabatan Asintel Kosekhanudnas I kepada Pangkosekhanudnas I dikarenakan belum adanya penganti pejabat baru yang akan meggantikan.

Berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) nomor Kep/18-PKS/VI/2020 tanggal 29 Juni 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI AU, Kolonel Sus Sukahar Adhi akan menempati jabatan barunya sebagai Asisten Intelijen Kas Koopsau II, Makassar.

Usai pelaksanaan sertijab, Pangkosekhanudnas I memberikan cinderamata kepada Kolonel Sus Sukahar Adi, dilanjutkan refreshment di saung kolam pancing Makosekhanudnas I bersama para Asisten lainnya.

Continue Reading

Militer

Pangkosekhanudnas I Laksanakan Kuker di Satrad 216

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima Kosekhanudnas (Pangkoskhanudnas) I, Marsekal Pertama (Marsma) TNI MekaYudanto, S.Sos., M.A.P., didampingi Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 02-Kosekhanudnas I, serta Askomlek dan Aslog Kosekhanudnas I juga pengurus IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 02-Kosekhanudnas I, mengadakan kunjungan kerja (kuker) keSatrad 216 Cibalimbing, Senin (20/7/2020).

Tiba di Satrad 26 Cibalimbing, rombongan kuker Pangkosekhanudnas I disambut Komandan Satrad 216 Cibalimbing, Letkol Lek M. Miftahul Ghufron, ST., M.I.Pol., beserta Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 006 Satrad 216 Cibalimbing serta para pejabat Satrad 216 Cibalimbing, langsung melaksanakan giat foto bersama dilanjutkan refreshment.

Merupakan kali pertama melaksanakan kunjungan kerja sejak menjabat sebagai Pangkosekhanudnas I, dalam kuker kali ini Marsma TNI Meka Yudanto menebar benih ikan nila, menanam 10 pohon durian secara simbolis, juga memanen jagung, sebelum pelaksanaan tatap muka dengan anggota Satrad 216 Cibalimbing.

Melalui sambutan lisan saat tatap muka di Aula Strad 216, Pangkosekhanudnas I menyampaikan ucapan terima kasih ata ssambutan yang baik dari Komandan Satrad 216 Cibalimbing beserta anggota, serta menyampaikan permohonan maaf karena baru sempat berkunjung ke Satrad 216 dikarenakan beberapa waktu setelah menerima tugas sebagai Pangkosekhanudnas I, Marsma TNI Meka Yudanto masih menjabat rangkap sebagai Komandan Lanud Soewondo, Medan.

Dalam sambutan lisannya, Pangkosekhanudnas I menghimbau kepada seluruh anggota Satrad 216 Cibalimbing untuk selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah SWT, dengan senantiasa berdoa dan melaksanakan segala tugas yang dipercayakan negara dengan penuh ikhlas dan tanggungjawab.

Taklupa pula Marsma TNI Meka Yudanto menekankan kepada Komandan Satrad 216 Cibalimbing untuk tidak bosan-bosannya mengingatkan anggota dan keluarga besar Satrad 216 agar tidak lengah tentang pandemi Covid-19. Karena sebenarnya virus corona belum hilang, namun perekonomian harus kembali bangkit maka masyarakat diperbolehkan keluar rumah untuk bekerja dan melakukan aktifitas lain yang penting, tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan diantaranya selalu memakai masker bila keluar rumah, selalu mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer juga menjaga jarak bila di tempat umum.

“Bila hendak melakukan aktifitas di luar, namun ternyata tempat itu terlihat ramai, sebaiknya bapak-ibu batalkan niat untuk datang ketempat itu. Cari alternativ tempat lain yang tidak padat, untuk memperkecil resiko tertularnya virus corona,” demikian kata Marsma TNI Meka Yudanto.

Tatap muka Pangkosekhanudnas I dengan anggota Satrad 216 Cibalimbing ditutup dengan tanyajawab dan penyerahan masker serta alat rapid test oleh Pangkosekhanudnas I kepada Dansatrad 216 Cibalimbing.

Dalam kesempatan kuker itu, usai pelaksanaan istirahat dan sholat Zuhur, Pangkosekhanudnas I meninjau ke CRC dan Airnets, Site Radar Head, juga pengembangan fasilitas di perumahan komplek Satrad 216 Cibalimbing.

Sementara di waktu yang sama,Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 02-Kosekhanudnas I, Ny. Lina Meka Yudanto juga melaksanakan tatapmuka bersama Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Ranting 006 Satrad 216 Cibalimbing beserta pengurus di kantor IKKT Satrad 216 Cibalimbing, dan mengunjungi Posyandu serta Paud. Dalam kunjungan itu, Ny. Lina Meka Yudanto memberikan cinderamata untuk para Kader Posyandu dan guru Paud Satrad 216 Cibalimbing.

Continue Reading

Populer