Connect with us

Energi dan Pertambangan

MedcoEnergi Peroleh Persetujuan Akuisisi Blok 60 dan Blok 48 dari Kesultanan Oman

Published

on

Jurnaljakarta.com – PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”) telah mendapatkan persetujuan dari Kesultanan Oman untuk mengakuisisi 20% kepemilikan pada dua blok di negara tersebut. Transaksi ini diharapkan selesai pada Desember 2023.

MedcoEnergi akan mengakuisisi dari OQ Exploration & Production LLC (“OQEP”), 20% kepemilikan atas lisensi produksi Blok 60 dan 20% kepemilikan atas lisensi eksplorasi Blok 48 yang keduanya berlokasi di darat, tepatnya di bagian barat tengah Oman. Blok 60 memiliki dua lapangan produksi; Lapangan Minyak Bisat dan Lapangan gas Abu Butabul. OQEP adalah perusahaan energi terintegrasi global yang terpusat di Oman. OQEP saat ini mengoperasikan tiga blok di Oman (8, 48 dan 60) dan berpartisipasi pada sejumlah joint ventures aset eksplorasi dan produksi di Oman dan Kazakhstan. OQEP akan tetap menjadi operator kedua blok tersebut.

Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro mengatakan, “Akuisisi ini sejalan dengan strategi kami untuk memiliki dan mengembangkan aset-aset berkualitas tinggi yang menghasilkan kas dengan potensi pertumbuhan yang besar. Setelah selesai, akuisisi ini akan meningkatkan produksi harian MedcoEnergi sebesar ~13 MBOEPD dan berkontribusi signifikan terhadap cadangan gas dan minyak di masa depan.”

Energi dan Pertambangan

Luncurkan Rumah Bersama, PLN dan Lintas Kementerian Kolaborasi Kebut Implementasi Transisi Energi di Tanah Air

Published

on

By

Jurnaljakarta.com — PT PLN (Persero) bersama Satuan Tugas Transisi Energi Nasional (Satgas TEN) meluncurkan Indonesia Energy Transition Implementation Joint Office atau Rumah Perancangan Aksi Transisi Energi Nasional (PATEN) yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (17/1).

Peluncuran ini sebagai bentuk komitmen PLN sebagai anggota dari Satgas TEN dan Tim Kerja dalam menginisiasi lahirnya Rumah PATEN sebagai sarana koordinasi dan komunikasi antar lembaga serta sebagai wujud dukungan PLN kepada Pemerintah dalam mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) pada 2030 dan Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Rumah bersama ini disiapkan PLN sebagai tempat untuk koordinasi lintas Kementerian/Lembaga dan stakeholders terkait, khususnya Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Keuangan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menjelaskan keberadaan rumah bersama ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendorong berbagai inisiatif transisi energi. Saat ini, isu transisi energi menjadi fokus banyak negara di berbagai forum international, termasuk Indonesia baik dalam pelaksanaan G20, kepemimpinan di ASEAN maupun pertemuan multilateral lainnya.

”Ini menjadi sangat penting, pemerintah meneguhkan kembali komitmennya atas isu-isu yang terkait dengan transisi energi dengan berbagai capaian yang terkait dengan enchanced NDC dengan bagaimana NZE juga akan kita capai. Pada intinya, isu itu akan kita kelola bersama-sama melalui rumah bersama ini,” kata Susiwijono yang turut hadir meresmikan Indonesia Energy Transition Implementation Joint Office di Jakarta pada Rabu (17/1).

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin menilai peresmian rumah bersama ini merupakan momentum yang sangat baik dalam menyatukan berbagai hal yang diperlukan terkait transisi energi.

“Oleh karena itu, kita membentuk tentunya tim dari beberapa kementerian, Lembaga, dan tentunya BUMN yang bisa menyatukan itu. Saat ini tentunya di- lead oleh kementerian ESDM dan juga dari PLN,” ujar Rachmat.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman P. Hutajulu menyatakan apresiasinya pada PLN atas fasilitas rumah bersama transisi energi nasional. Menurutnya, hal ini penting sebagai medium diskusi bagaimana transisi energi dapat berjalan dengan baik.

“Maka rumah ini kami apresiasi untuk PLN yang telah menyediakan, supaya kita bisa bersama duduk di sini untuk menyiapkan bagaimana transisi energi ini berjalan dengan baik. Banyak hal yang harus kita pikirkan, banyak hal yang harus kita hitung, supaya cermat, terukur, bagaimana transisi energi ini tercapai. Dengan catatan kelistrikan tetap andal, itu yang paling utama, dan harga listrik tetap terjangkau meskipun transisi energi kita lanjutkan,” kata Jisman.

Staff Ahli Menteri Keuangan, Arief Wibisono menyatakan optimismenya terhadap peluncuran rumah bersama sehingga upaya transisi energi dapat dijalankan dengan menjaga aspek governance_ dan sustainability pada sisi pembiayaannya.

“Siang hari ini, kita menyaksikan sebuah koordinasi yang akan terus berlangsung dengan diwadahi rumah bersama. Karena ini terkait dengan keuangan negara, kita akan jaga governance dan sustainability pembiayaan transisi energi agar tujuannya tercapai,” terang Arief.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut Indonesia Energy Transition Implementation Joint Office akan menjadi rumah bersama atau coordination centre untuk kelancaran pelaksanaan tugas dari Satgas TEN dan koordinasi lintas stakeholder untuk mempercepat transisi energi.

“Rumah bersama ini, akan menjadi episentrum kolaborasi. Dimana kita akan bersama-sama menerjemahkan visi besar transisi energi, dalam berbagai payung regulasi. Dalam berbagai langkah strategis dan operasional. Bukan hanya di satu atau dua kementerian, tetapi di seluruh kementerian,” terang Darmawan.

Darmawan juga menegaskan bahwa upaya transisi energi tidak dapat dilakukan dalam suasana kesendirian, melainkan melalui kolaborasi. Menurutnya, kehadiran Indonesia Energy Transition Implementation Joint Office ini menjadi simbol yang kuat bahwa proses transisi energi di tanah air akan berjalan dengan nuansa yang kolaboratif sehingga berdampak positif bagi perekonomian nasional.

“Dengan rumah bersama ini, maka mimpi masa depan itu akan terakselerasi. Di mana dalam prosesnya, kita tingkatkan kapasitas nasional. Kita gerakkan roda ekonomi, kita ciptakan lapangan kerja. Kita bangkitkan berbagai kawasan baru. Melalui program-program transisi energi sebagai gerakan terintegrasi yang memakmurkan Indonesia,” tutup Darmawan.

PLN menyiapkan Indonesia Energy Transition Implementation Joint Office sebagai rumah bersama atau coordination centre untuk kelancaran pelaksanaan tugas dari Satgas TEN. Bukan sekadar kantor, rumah bersama ini merupakan episentrum dalam pelaksanaan pengawalan proses transisi energi, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan strategi transisi energi ke depannya.

Continue Reading

Energi dan Pertambangan

Sepanjang Tahun 2023, PLN EPI Serap 1 Juta Ton Biomassa Untuk Co-Firing PLN

Published

on

By

Produk biomassa jenis cangkang sawit dan woodchip untuk pasokan biomassa ke PLTU Sintang

Jurnaljakarta.com — Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sepanjang tahun 2023 telah menerapkan teknologi subtitusi batu bara di 43 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan biomassa. Pada tahun 2023, PLN EPI telah menyerap 1 juta ton biomassa, tumbuh 71% dibandingkan tahun 2022 sebesar 585 ribu ton.

Penggunaan biomassa di pembangkit dengan teknologi co-firing ini mampu mengurangi penggunaan batu bara di pembangkit sekitar 1-3%. Selain bisa menggantikan ketergantungan atas energi fosil secara bertahap, penggunaan biomassa juga mampu menurunkan emisi.

“Dengan teknologi co-firing, 43 pembangkit yang ada mampu mengurangi emisi hingga 941,9 ribu ton co2,” kata Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara.

Iwan Agung juga menjelaskan penggunaan biomassa juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, serapan biomassa baru 290 ribu ton. Pada tahun 2022 naik menjadi 450 ribu ton dan tahun 2023 tumbuh menjadi 870 ribu ton.

“Hingga tahun 2025, kebutuhan biomassa bisa mencapai 10,2 juta ton dengan implementasi co-firing di 52 PLTU PLN Grup,” kata Iwan Agung.

Nantinya, prosentase penggunaan biomassa yang sebelumnya pada saat ini baru berkisar 3% terus tumbuh hingga 12% di setiap pembangkit. Upaya ini juga sekaligus mendorong target bauran energi hingga 23 persen pada tahun 2025.

Biomassa sebagai bauran energi terbukti dengan produksi energi bersih yang bisa dihasilkan. Energi bersih yang dihasilkan dari biomassa pada tahun 2023 mencapai 1 Terawatt Hour (TWh). Produksi energi bersih pun tumbuh hingga lebih dari 77% dari realisasi tahun 2022 sebesar 575 GWh.

Iwan menjelaskan sebagai subholding yang menjaga rantai pasok energi untuk pembangkit, PLN EPI akan terus menjaga pasokan dan kualitas dari bahan baku.

“Kami sebagai subholding yang menjamin rantai pasok energi primer ke pembangkit melakukan best effort untuk bisa menjaga keandalan listrik,” tegas Iwan.

Continue Reading

Energi dan Pertambangan

Penjualan Meningkat, Ini Upaya PLN Listriki Sektor Bisnis dan Industri Sepanjang Tahun 2023

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – Penjualan listrik PT PLN (Persero) pada tahun 2023 mengalami kenaikan menjadi 285,23 Terrawatt hour (TWh). Realisasi penjualan ini tumbuh 5,32 persen year on year (yoy) dari tahun 2022 sebesar 270,82 TWh. Segmen bisnis menjadi salah satu penopang utama dengan pertumbuhan mencapai 12,53 persen. Sementara segmen industri menjadi penyumbang penjualan listrik terbesar dengan 30,72 persen dari total energi jual.

Capaian positif pada tahun 2023 ini salah satunya ditopang melalui strategi ekstensifikasi yang dilakukan oleh perseroan. Melalui strategi ini, PLN menciptakan demand listrik baru yang merespons kebutuhan listrik di seluruh penjuru tanah air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, capaian yang diperoleh perseroan ini, merupakan buah dari perubahan cara pandang pengembangan bisnis.

“Dari yang dulunya stagnan, backward looking, dan hanya berorientasi pada supply, sekarang menjadi pengembangan bisnis yang ekspansif dinamis, forward looking, berorientasi pada demand dan kepuasan pelanggan,” jelas Darmawan.

Salah satu strategi ekstensifikasi dilakukan lewat program akuisisi captive power, yaitu mengajak pelanggan bisnis dan industri beralih dari penggunaan pembangkit listrik milik sendiri ke listrik PLN.

Sepanjang tahun 2023, terdapat 10 pelanggan besar yang mengikuti program akuisisi captive power. Pada bulan April terdapat empat perusahaan yaitu PT South Pacific di Jawa Barat dengan daya 33 Mega Volt Ampere (MVA), PT Yamaha Indonesia di Jawa Barat dengan daya 7,5 MVA, PT Grand Indonesia I di Jakarta dengan daya 10,5 MVA, dan PT Grand Indonesia II dengan daya 11 MVA.

Kemudian terdapat PT Bridgestone Tire di Jawa Barat dengan daya 9,69 MVA pada bulan Mei. Kemudian pada bulan Oktober 2023 terdapat empat perusahaan yaitu PT Pindodeli I di Jawa Barat dengan daya 45 MVA, PT Pindodeli II di Jawa Barat dengan daya 45 MVA, PT Indah Kiat Serang di Banten dengan daya 58 MVA, dan PT Aspek Kumbong di Jawa Barat dengan daya 40 MVA. Selain itu, ada PT Indah Kiat Tangerang dengan daya 8,66 MVA di Banten.

Selain pelanggan yang baru mengikuti program akuisisi captive power, terdapat tujuh perusahaan yang melakukan perpanjangan program tersebut, yaitu PT GT Petrochem di Banten dengan daya 35 MVA, PT Cheil Jedang di Jawa Timur dengan daya 95 MVA, PT Cemindo di Banten dengan daya 70 MVA, PT Sasa Inti di Jawa Timur dengan daya 25 MVA, PT Adiprima Suraprinta di Jawa Timur dengan daya 20 MVA, dan PT Plaza Ind Realty di Jakarta dengan daya 22 MVA.

Tidak hanya program akuisisi captive power, strategi ekstensifikasi juga dilakukan melalui program electrifying agriculture dan electrifying marine. Program tersebut hadir untuk mempermudah pelaku usaha di bidang tersebut mendapatkan akses listrik yang membuat usahanya semakin produktif dan ramah lingkungan.

“Kami siap terus menjadi penggerak roda perekonomian negara dengan memenuhi kebutuhan listrik di seluruh penjuru tanah air, khususnya untuk sektor bisnis dan industri,” pungkas Darmawan.(^^^)

Continue Reading

Populer