Connect with us

Pohukam

KRI Pulau Rempang-729 Akhiri Masa Pengabdiannya di TNI AL

Published

on

 

Jurnaljakarta.com – Setelah selama bertahun-tahun pengabdiannya melaksanakan survei dan pemetaan laut di seluruh wilayah perairan Indonesia, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Pulau Rempang-729 mengakhiri masa penugasannya di TNI Angkatan Laut.

Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan (Pushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., memimpin upacara penghapusan KRI Pulau Rempang-729 dari kedinasan Aktif TNI Angkatan Laut di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jum’at (15/10).

Dalam Amanatnya Danpushidrosal mengatakan KRI Pulau Rempang-729 merupakan salah satu unsur kapal Pushidrosal yang telah banyak melaksanakan kegiatan operasi Survei dan pemetaan ke berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di antaranya Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Lamongan pada tahun 1997, Opssurta Gresik, Belinyu, Jambi dan Kangean pada awal dekade 2001 sampai dengan 2010 serta operasi survei dan pemetaan terakhir yaitu ALKI I Natuna Segmen 1 dan Segmen 2 pada 2017 hingga 2018.

“Dengan berakhirnya tugas KRI Pulau Rempang-729 di TNI Angkatan Laut, saya berharap para eks Personel KRI Pulau Rempang-729 untuk tetap terus mengasah diri dan selalu siap dalam menerima tugas selanjutnya. Pertahankan profesionalisme dalam menghadapi segala tantangan dan pekerjaan kita ke depan guna mendukung tercapainya program kerja Pushidrosal yang optimal.” ujar Danpushidrosal.

Upacara penghapusan ini merupakan bagian dari siklus daur ulang alutsista yang merupakan program TNI Angkatan Laut dalam pengembangan kekuatan dan juga peremajaan alutsista, sesuai dengan tuntutan serta kompleksitas dinamika lingkungan strategis saat ini.

“Hal ini ditujukan untuk mencapai visi Angkatan Laut dalam melaksanakan proyeksi secara regional dengan komitmen global. Ini merupakan momentum membanggakan sekaligus mengharukan bagi sejarah TNI Angkatan Laut” tambah orang nomor satu di Pushidrosal tersebut.

Upacara penghapusan KRI Pulau Rempang-729 dari kedinasan Aktif TNI Angkatan Laut ditandai dengan penurunan ular-ular perang dan lencana perang KRI tersebut, dilanjutkan penurunan Bendera Merah Putih di kapal sekaligus secara resmi menandai Kapal perang memasuki purna bakti.

KRI Pulau Rempang dengan nomor lambung kapal 729, merupakan salah satu kapal survei yang berada di bawah pembinaan pushidrosal.

Kapal ini pada awalnya merupakan kapal tipe Penyapu Ranjau kelas Condor eks Jerman Timur, yang dibangun di galangan kapal “Peenewerft Wolgast” dengan nama kapal “Gnmma-336” pada tanggal 28 Mei 1971.

Pada tahun 1993 Pemerintah Indonesia mendatangkan 9 kapal jenis ini, yang salah satunya KRI Pulau Rempang-729. Selanjutnya kapal tersebut telah dimodifikasi menjadi tipe kapal hidro-oseanografi di PT. PAL Surabaya.

Berdasarkan Skep Pangab No:skep/217/iv/1993 tanggal 22 April 1993, secara resmi KRI Pulau Rempang-729 di tetapkan sebagai Kapal Perang Republik Indonesia dan masuk di jajaran Kapal Survei Hidro-oseanografi TNI AL.

Selama bergabung di Tni Angkatan Laut, beberapa Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Hidro-oseanografi telah dijalani di antaranya: Opssurta Perairan Lamongan (1997), Opssurta perairan Gresik (2000), Opssurta perairan Tanjung Balai Karimun ( 2001), perairan Belinyu Bangka Belitung (2002), perairan Tanjung Pinang (2003), perairan Jambi (2004), perairan Labuan Bajo (2012), perairan Batam (2013), perairan Sengiap (2013), Operasi SAR Air Asia QZ-8501 (2014), perairan ALKI Natuna Segmen 2 (2017), serta Opsurta perairan ALKI Natuna Segmen 1 (2018).

Kurang lebih 50 tahun sejak pembuatannya, KRI Pulau Rempang-729 telah mengabdikan diri di TNI Angkatan Laut selama 28 tahun.

Berdasarkan Surat Panglima TNI Nomor b/4208-09/23/381/Slog tanggal 12 Oktober 2021 telah terbit surat persetujuan penurunan Ular-Ular Perang KRI Pulau Rempang-729, yang berarti secara resmi menandai berakhirnya pengabdian kapal perang ini kepada Ibu Pertiwi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pohukam

Diduga Sekap Karyawan, Dirut PT. Meratus Line Dilaporkan ke Polres Tanjung Perak Surabaya

Published

on

By

Ket photo ilustrasi.

Surabaya, Jurnaljakarta com – Direktur Utama (Dirut) PT Meratus Line Slamet Rahardjo dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Perak Surabaya terkait dugaan penyekapan terhadap seorang karyawannya.

Pelapor perkara tersebut adalah Mlati Muryani, istri karyawan PT Meratus Line Edi Setyawan yang disebut sebagai korban penyekapan.

Eko Budiono SH, kuasa hukum pelapor Mlati Muryani, menjelaskan pada awal Februari 2022 pihak manajemen PT Meratus Line di lokasi kantor Jalan Alun-alun Tanjung Priok Surabaya terlebih dahulu menahan ayah Edi Setyawan.

Lantas menelepon Edi Setyawan agar datang ke Kantor PT Meratus Line di kawasan Tanjung Perak tersebut. Ayahnya kemudian dibebaskan, ganti Edi Setyawan yang ditahan.

Keesokan harinya Edi menghubungi istrinya agar datang ke Kantor Meratus Line dengan membawa tiga jenis sertifikat serta tabungan uang berjumlah Rp570 juta.

“Di Kantor Meratus Line, Mlati dipaksa menandatangani surat-surat yang tidak berani ditolaknya karena di bawah ancaman dan demi keselamatan suaminya,” ujar seperti yang dikutip dari Kantor berita Antaranews.com di Surabaya, Sabtu (13/8).

Dikira usai menandatangani surat-surat tersebut suaminya dibebaskan. Nyatanya tidak. Lantas tanggal 7 Februari 2022 Mlati melaporkan perkara ini ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Anton Elfrino tidak menjawab ketika dikonfirmasi sejak kemarin terkait tindak lanjut penanganan perkara dengan laporan polisi nomor: LP/B/055/II/2022/Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur tersebut.

Namun terkonfirmasi Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah mengirim surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya pada tanggal 14 Juni 2022.

Tertulis dalam SPDP, terlapor Slamet Rahardjo disidik terkait dugaan tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 333 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), yang terjadi di Gedung Meratus Jalan Alun-alun Tanjung Priok Surabaya pada tanggal 4 Februari 2022.

Kuasa Hukum Eko menandaskan terlapor Mlati Muryani pada 1 Agustus lalu mendapat surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang menyatakan Dirut PT Meratus Line Slamet Rahardjo telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selanjutnya, 6 Agustus 2022, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengirim surat undangan kepada terlapor Mlati Muryani untuk menghadiri pelaksanaan gelar perkara. Dalam undangan itu tertulis gelar perkaranya digelar pada 9 Agustus 2022 di Ruang Gelar Perkara Rowassidik, Gedung Awaloedin Djamin Lantai 10, Bareskrim Polri, Jakarta.

“Belum jelas kenapa gelar perkaranya digelar di Mabes Polri. Kemana arah gelar perkaranya saya belum tahu,” ujar Kuasa Hukum Eko. (***).

Continue Reading

Pohukam

Artis Angel Lelga Jadi Korban Penipuan Bisnis Crypto

Published

on

By

Jurnaljakarta.com – Kurangnya pemahaman tentang bisnis crypto serta iming -iming keuntungan yang berlipat ganda membuat masyarakat tergiur masuk dalam bisnis crypto currency. Begitu juga dengan kasus yang dialami Artis Angel Lelga yang mengaku jadi korban penipuan bisnis crypto, bahkan dirinya juga dijadikan sebagai brand ambassador oleh salah satu perusahaan asset crypto di Jakarta

“Mulanya saya ditawarin jadi brand ambassadornya dari Angel Token, ternyata begitu kita dalami banyak komen -komen yang negatif. Wah ini ada indikasi tidak baik dan akan merugikan masyarakat,” ungkap Angel Lelga dalam diskusi “Aspek Hukum Perdagangan Crypto, berkaca dari kasus yang dialami artis Angel Lelga yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Polri (FWP), Kamis (23/6/2022).

Angel membeberkan pengalaman pahitnya yang bermula dari tawaran menjadi brand ambassador dari perwakilan perusahaan aset kripto. Angel dihubungi manajer katanya ada beberapa orang yang ingin mengajak kerjasama. “Saya diminta jadi brand ambassador. Jadi nanti token memakai nama saya,” kata Angel.

Begitu mendapat tawaran ini, Angel sebenarnya sempat ragu. Ini pertama kali mendapat tawaran kerjasama di bidang aset kripto. Biasanya, brand ambassador berupa produk pakaian atau kecantikan.

Namun, keraguan sirna setelah perwakilan dari perusahaan aset kripto menguraikan gambaran jenis usaha secara mendetail. Apalagi orang yang menawarkan kerjasama diketahui istri dari seorang perwira aparat penegak hukum.

Angel mengaku telah menjalankan kewajiban selayaknya sebagai brand ambassador pada umumnya seperti pemotretan, membuat konten video dan lain-lain. Seiring berjalan waktu, mulai timbul pemikiran negatif.

Tiba-tiba Angel Lelga diserang sejumlah investor koin Angel. Netizen meluapkan uneg-uneg di kolom komentar akun media sosial. “Mereka komen negatif. Itu merugikan saya,” ujarnya

Atas kejadian itu, Angel Lelga memutuskan menempuh jalur hukum. Didampingi penasihat hukum membuat laporan ke Polres Metro Jaksel terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu perusahaan aset crypto pada 24 Mei 2022.

Angel menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak menerima sepeser pun uang dari perusahaan aset crypto koin Angel tersebut. Ia justru mengalami kerugian Rp 100 juta karena telah dirayu untuk membeli koin Angel,” tegasnya.

Mereka iming-iming begitu launching akan kita jual Rp 5 juta sekian. Saya diajak coba kamu ikut nanam uang Rp 100 juta. Nanti akan dapat keuntungan berlipat. Saya transfer uang itu ke rekening pribadi istri seorang perwira aparat keamanan,” ujarnya.

Sementara Kuasa hukum Angel Lelga, Deolipa Yumara menjelaskan, kliennya terbuai dengan kata-kata beberapa terlapor ketika hendak meneken kontrak kerjasama. “Di situ tidak menjelaskan perizinan, bagaimana mekanismenya. Klien saya tahu yang ajak istri perwira jadi ya pasti aman-aman saja tidak ada masalah,” ujar Deolipa.

Sementara pengamat kripto currency Paul Simanjuntak menjelaskan, pada hakekatnya crypto merupakan data yang tidak punya manfaat dibandingkan komuditas lain seperti emas kopi jagung.

“Kripto jadi data yang tidak bermanfaat kalau tidak ada yang menawarkan harga. Kripto bergantung siapa yang mau beli. Serangkaian data yang bernilai kalau ada yang menawar selain dari pada itu tidak punya manfaat,” terangnya (Red)

Continue Reading

Pohukam

Munas LGP Rekomendasikan Ganjar – Puan Menjadi Bakal Capres/Cawapres 2024

Published

on

By

Blitar, Jurnaljakarta.com  – Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar – Puan, H. Mochtar Mohamad memprediksi Pilpres 2024 berpotensi satu putaran dan diikuti 2 (dua) Pasangan Capres/Cawapres. Hal ini berpotensi adanya Koalisi besar partai pendukung Pemerintah Jokowi dipimpin PDI Perjuangan diluar Nasdem dan Partai Oposisi Demokrat dan PKS ditambah Nasdem.

Hak tersebut disampaikan M2, sapaan akrabnya saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Musyawarah Nasional Laskar Ganjar – Puan (LGP), bertempat di Istana Gebang di Kota Bung Karno, Blitar yang diikuti DPD dan DPC seluruh Indonesia, Minggu (19/6/22).

“Peta ini akan semakin jelas setelah Rakernas 2 PDI Perjuangan tanggal 21 s/d 23 Juni 2022 mendatang,” ujar M2.

M2 meyakini saat ini semua tergantung Langkah PDI Perjuangan ke depan, bisa saja semua Ketua Umum Partai berharap Koalisi lagi dengan PDI Perjuangan minimal kabinet 2 tahun lagi mereka aman di Kabinet.

M2, mantan Ketua Deklarasi Capres/Cawapres Mega-Prabowo menjelaskan, kekuatan Quuin Maker (red-Ibu Hj. Megawati) akan terlihat di Rakernas PDI Perjuangan di sekolah Partai tanggal 21 Juni yang akan dibuka Ketum PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri.

Sekolah partai dihadiri Petinggi Partai dan Petugas Partai, Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri, Presiden Jokowi, Mas Ganjar,
Mbak Puan, DPP, Ketua DPD se-Indonesia

“Dugaan saya ke internal, sinyal untuk Mas Ganjar dan Mbak Puan ini terasa getarannya dari Ibu Megawati Soekarno Putri dan kebetulan tanggal 21 Juni itu Haul Bung Karno dan Ultah Presiden Joko Widodo,” jelasnya.

Ia tak menampik bahwa, secara riset, ada beberapa orang alasan memilih PDI Perjuangan di Pileg 14 Febuari 2024 mendatang dari 4 tokoh atau figur yang membumi seperti, Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo

Munas Laskar Ganjar – Puan (LGP)

Dalam Munas pertama Laskar Ganjar – Puan (LGP) di Kota Blitar, Ketua DPD LGP Jawa Timur, Saleh Mukadar mengatakan, Istana Gebang dipilih untuk Munas LGP bukan tanpa alasan. Karena di tempat tersebut, Bung Karno semasa kecil tumbuh berkembang dan sekaligus memperingati Haul Bung Karno.

“Jadi ini tempat yang bersejarah,” ujar Saleh Mukadar.

Sementara itu, Ketua Umum LGP, Nawang Andi Kusuma paparkan keberhasilan LGP yang baru berumur 6 bulan sudah mampu melakukan Rakerda dan Rakercab di Jabar, Jatim, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan lainnya.

“Ini bukti Magnit Ganjar – Puan mampu menggerakkan masyarakat,” paparnya.

Ada tiga point Hasil Munas LGP. Pertama, mengevaluasi Pengurus DPP dan Penambahan Pengurus. Kedua, Merekomendasikan pasangan Ganjar – Puan ke DPP PDI Perjuangan untuk Menjadi Bakal Capres/Cawapres 2024. Ketiga,
Konsolidasi organisasi tuntas sampai Ranting LGP Desa/Kelurahan selesai Desember 2022. (Red).

Continue Reading

Populer