Connect with us

Nasional

Komisi III DPR, Pertanyakan Pengawasan Lapas Pariaman Sangat Lemah

Published

on

Jurnaljakarta.com – Viralnya video tiktok yang dilakukan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pariaman, Sumatera Barat, terus mendapat kritikan. Kali ini Komisi III DPR RI yang menyebut pengawasan yang lemah terus terjadi sehingga dengan mudahnya telepon genggang masuk kedalam penjara.

Anggota Komisi III DPR, Bimantoro Wiyono yang mempertanyakan pengawasan di Lapas kenapa sangat lemah kembali terjadi. Ia pun menyayangkan kejadian tersebut, padahal telepon selular merupakan barang yang dilarang digunakan dari dalam lapas. “Saya sudah mendengar kasus yang sedang viral dan terlihat di media online mengenai handphone yang beredar di lapas, terutama yang berada di Lapas Kelas II B Pariaman,” katanya, kemarin.

Atas kejadian itu, Bima pun mempertanyakan bagaimana hal itu bisa terjadi dan apa upaya untuk mencegahnya. Pasalnya, bila masih bisa terjadi kejadian seperti itu, bagaimana dengan pencegahan narkoba yang bisa dikendalikan dari dalam lapas. “Nah ini bagaimana langkah-langkah pencegahannya, jika masih terjadi seperti ini, bagaimana untuk pencegahan narkoba bila di sana masih bisa bermain sosial media dengan mudahnya,” ujarnya.

Bima pun meminta adanya langkah konkret agar kejadian tersebut tidak terulang lagi ke depannya. Penindakan jangan hanya sampai menonaktifkan Kalapas dan Kepala keamanan, namun bagaimana membuat masalah ini tidak kembali muncul. “Sekarang yang dipikirkan bagaimana upaya yang harus dilakukan agar tidak terjadi kasus seperti ini lagi, karena saya pikir, bilamana hal ini masih bisa terjadi pasti kasus-kasus lain masih memungkinkan terjadi,” ungkapnya.

Munculnya masalah di dalam lapas itu sendiri kerap terjadi dibawah kepimpinan Kakanwil yang dipimpin Andika Dwi Prasetya. Dimana sebelumnya, ketika mantan kalapas Cipinang ini menjabat sebagai kakanwil Banten seorang narapidana hukuman mati Cai Changpan kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang pada 14 September 2020. Dia melarikan diri dengan cara menggali lubang di bawah tempat tidurnya. Lubang sepanjang kurang lebih 30 meter itu menembus ke sebuah gorong-gorong yang mengarah keluar area Lapas.

Andika yang kala itu menduduki posisi orang nomor satu di kanwil Banten, bukannya mendapat hukuman atas larinya pelaku malah kembali mendapatkan jabatan. Dan lagi-lagi, ketika menjabat sebagai kakanwil Sumatera Barat, kasus napi bermain tiktok pun kembali muncul. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pun diminta untuk menindaklanjuti masalah ini.

Militer

Cegah Pengiriman PMI Ilegal, TNI AL Tangkap 6 Orang Di Batam

Published

on

By

Batam, Jurnaljakarta.com – TNI AL Lanal Batam berhasil menggagalkan penyelundupan 5 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal, Jumat (21/1/2022).
Hal tersebut disampaikan oleh Danlanal Batam Kolonel Laut (KH) Farid Maruf yang didampingi Waka Polresta Barelang, AKBP Junoto, S.I.K., Kepala kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam I. Ismoyo dan Kepala UPT BP2MI Kepri Mengiring Hasoloan Sinaga saat menggelar Konferensi Pers terkait peristiwa tersebut di Mako Lanal Batam.Kejadian bermula ketika Lanal Batam menerima informasi tentang laporan masyarakat terkait informasi aktifitas pengiriman PMI yang akan keluar dengan tujuan Malaysia.

Lalu Danlanal Batam segera memerintahkan tim nya untuk melaksanakan penyelidikan di daerah yang diduga menjadi tempat penyelundupan tersebut.

Selanjutnya pada Rabu (19/1), Tim berhasil mendapatkan informasi bahwa diperkirakan calon PMI ilegal akan tiba menggunakan mobil Toyota Calya putih di Pelabuhan Pandan Bahari, Tanjung Uncang, Kota Batam yang merupakan jalur tikus menuju Malaysia.

Ketika mobil yang dicurigai tersebut melintas, segera dihentikan dan diamankan dengan penumpang 5 orang yaitu 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki serta 1 orang sopir. Kemudian ke 6 orang tersebut dibawa dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diadakan penyelidikan lebih lanjut.

Di tempat terpisah, Pangkoarmada l Laksda TNI Arsyad Abdullah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengembangan sehingga dapat terus mencegah upaya pengiriman PMI secara ilegal melalui jalur tidak resmi. Hal ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menegakkan hukum khususnya terkait PMI Ilegal sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.(Red)

Continue Reading

Militer

Satgas Yonif 126/KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan

Published

on

By

Keerom, Jurnaljakarta.com – Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC membantu proses pemakaman salah satu warga meninggal dunia karena sakit di Kampung Sach, Distrik Waris, Kab. Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (22/01/2022).

Sebagai ungkapan turut berdukacita, personel Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Pos Kalilapar membantu proses pemakaman dan berbagi sembako kepada keluarga yang berduka untuk meringankan beban.

Cristian Ibe (33) salah satu keluarga almarhum, merasa terharu atas kepedulian personel Satgas kepada keluarganya.

“Atas nama keluarga almarhum, saya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kebaikan personel Satgas Yonif 126/KC yang telah turut serta membantu acara pemakaman dan berbagi sembako kepada keluarga kami,” ujarnya. (Red)

Continue Reading

Militer

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS Sulap Lahan Kosong Menjadi Kolam Ikan

Published

on

By

Jayawijaya, Jurnaljakarta com – Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS yang beberapa bulan ke depan akan berakhir masa tugasnya, tidak membuat para personel Satgas mengendorkan kegiatan pembinaan teritorialnya.

Di masa akhir penugasannya, Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS semakin gencar dalam melakukan kegiatan pembinaan teritorial kepada warga diantaranya dengan melaksanakan karya bakti berupa mengelola lahan kosong menjadi kolam ikan yang berada di lingkungan Pesantren Al-Istiqomah, Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, Papua, Kamis (20/01/2022).

Kegiatan yang dimulai dari pembersihan lahan dan pembuatan kolam tersebut dipimpin langsung oleh Dansatgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi. “Kami sengaja membuat kolam ikan ini karena kami melihat di wilayah Walesi ini air sangat melimpah, sehingga sangat cocok untuk memelihara ikan dan berharap ini sebagai kenang-kenangan kepada warga terutama para santri,” ujarnya.

“Selain itu ini bukti dari wujud kepedulian personel Satgas kepada warga dimana bertugas, selain membuat kolam kami juga sekaligus mengisinya dengan bibit ikan mas dan mujahir yang pada waktunya dapat dimanfaatkan atau dikomsumsi oleh para santri,” tambah Dansatgas.

“Kami sadari di wilayah pegunungan ini ikan sangat langka dan mahal harganya sehingga kami berharap dengan adanya kolam beserta ikan ini nantinya bisa meningkatkan gizi dari para santri,” tutup Dansatgas.

Disaat menyerahkan kolam dan penebaran bibit ikan tersebut, Bapak Syamsudin salah satu Pengurus Pesantren Al-Istiqomah mewakili para pengurus dan guru menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS  yang telah bersusah payah untuk mengubah lahan kosong yang penuh rumput menjadi kolam ikan.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih yang tak terhingga dan apresiasi kepada seluruh personel Satgas terutama pak Dedy selaku Dansatgas dan personelnya yang ada di Walesi ini. Sudah banyak yang kami terima dari Satgas ini namun kami belum bisa membalasnya,” ucapnya.

“Kami hanya berdoa semoga diakhir masa penugasan ini seluruh personel Satgas selalu diberi kesehatan dan keselamatan sampai selesai melaksanakan tugas dengan sukses, dan pemberian kolam sebagi kenang-kenangan ini akan kami jaga dan kami rawat,” ujar Pak Syamsudin.(Red)

Continue Reading
Advertisement

Populer