Connect with us

Pohukam

Jika Korupsi di Tanah Papua Gagal Diberantas, Tokoh Pemuda Sarmi: Sampai Kapan pun Kami Akan Tetap Begini-Begini Saja

Published

on

ABEPURA, Jurnaljakarta.com  – Kaum muda Papua di Kabupaten Sarmi menaruh harapan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya membersihkan tanah Papua dari perilaku korupsi para pejabat daerah. Karena kalau KPK gagal mengatasi perilaku korup di daerahnya, merekalah yang paling terdampak.

Hal itu diungkapkan Benyamin Tiris, Ketua Umum Ikatan Kerukunan Keluarga Besar Philoktov (IKKBP) di Abepura. Pemuda asal Kabupaten Sarmi ini meminta Pemerintah Pusat melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih bersungguh-sungguh menangani kasus-kasus korupsi di Papua, khususnya mengusut hingga tuntas dugaan korupsi yang dituduhkan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Harapan kami orang Papua, kalau Bapak Lukas Enembe tidak bersalah, Bapak proaktif kepada negara. Tidak perlu kita saling lempar bola, saling menyalahkan. Penanganan terhadap Bapak Lukas juga, jangan libatkan politik-politik tertentu, nanti kami masyarakat kecil di bawah yang dapat efeknya,” pinta Benyamin.

Benyamin mengungkapkan, besarnya dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke Papua pada era Otonomi Khusus Jilid Satu, belum memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua, khususnya bagi masyarakat kecil.

Kendalanya menurut Benyamin terletak pada transparansi pengelolaan dana Otsus. Ini akibat lemahnya pengawasan terhadap pengelolaan anggaran. Pengawasan yang lemah, lanjutnya, menyebabkan para pejabat daerah leluasa melakukan penyelewengan.

“Kalau (pengelolaan anggaran) tidak transparan, sampai kapan pun Papua akan tetap begini-begini saja, “tegas Benyamin.

Karena itu, Benyamin menyarankan agar di era Otonomi Khusus (Otsus) Jilid Dua, Pemerintah Pusat atau KPK juga mau melibatkan komponen-komponen masyarakat yang ada di daerah untuk ikut melakukan pengawasan. Komponen masyarakat yang dimaksudkan Benyamin adalah para pemuka masyarakat dari unsur adat, gereja, dan organisasi kepemudaan yang ada di wilayah Papua.

“Saya minta pada Otsus Jilid Dua, benar-benar dikontrol dan melibatkan unsur-unsur dalam masyarakat Papua untuk ikut mengawasi, supaya pengelolaan dana Otsusnya bisa lebih transparan. Kesejahteraan rakyat jelata lebih terasa, itu harapan kami,” kata Benyamin.

Unsur-unsur yang perlu dilibatkan, sebut Benyamin, silahkan Pemerintah Pusat yang menentukan dan mengatur. Bisa saja tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan sebagainya. Yang utama menurutnya, masing-masing komponen yang dilibatkan tidak bersikap egois atau lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya.

“Buang kita punya egois. Jangan kita saling menjatuhkan. Kita sama-sama jalin kerja sama untuk kepentingan masyarakat, rakyat jelata yang menjadi sasaran penerima manfaat dari dana Otsus ini,” pinta Benyamin. (***)

Pohukam

Wujudkan Kesejahteraan dan Kesehatan Warga, 9 Titik Fasilitas Air Bersih Wilayah Kodam Jaya Diluncurkan

Published

on

By

Kodam Jaya, Jurnaljakarta.vom —Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan menghadiri peresmian Launching Manunggal Air bersih secara virtual oleh Kasad Jenderal TNI Marulli Simanjuntak, M,Sc., di Jalan Asem Baris Raya, gang Langgar no 12 Rt 08 Rw 10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (06/02/2024).

Launching penggunaan fasilitas air bersih program TNI AD Manunggal air tahun 2024, dilaksanakan oleh Kasad secara virtual terpusat, di Desa Bobane Indah Kecamatan Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Acara tersebut turut diikuti dan disaksikan langsung secara virtual oleh seluruh Jajaran Dansatkowil TNI AD.

“Kegiatan ini merupakan sebuah program yang menjadi bukti nyata kerjasama TNI AD dengan unsur pemerintahan daerah dan masyarakat,” jelas Kasad.

“Untuk mencapai tujuan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan dan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh warga masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Terkait fasilitas air bersih Kodam Jaya telah membuat Sembilan (9) titik lokasi sumur bor di wilayah Kodam Jaya, di antaranya wilayah Kodim 0501/JP 2 titik, Kodim 0502/JU 1 titik, Kodim 0504/JS 1 titik, Kodim 0505/JT 1 titik, Kodim 0507/BKS 1 titik, Kodim 0508/DPK 1 titik, Kodim 0509/Kab Bekasi 1 titik dan Kodim 0510/Tgr 1 titik.

Kemudian selain acara tersebut Pangdam Jaya yang didampingi Kapolda Metro Jaya melakukan penanaman pohon, membagikan sembako kepada masyarakat setempat dan penyerahan E-pin kepada perwakilan anak sekolah .

Dalam launching air bersih program TNI AD dihadiri oleh Pjb Gubernur DKI Jakarta yang diwakilkan oleh Walikota Jakarta Selatan , Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto S.IK., MH., Irdam Jaya, Danrem 051/WKT, Kajati Dr. Reda Manthovani, Asrendam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Kapolres Jakarta Selatan, Kapendam Jaya, Kazidam Jaya dan Dandim 0504/JS.

Continue Reading

Pohukam

IDM PTM: Hentikan Narasi Pemilu Curang

Published

on

By

PERNYATAAN SIKAP-Ikatan Dosen Muda Perguruan Tinggi Muhammadiyah (IDM PTM) menyampaikan pernyataan soal para guru besar jelang Pilpres 2024, Jakarta, Senin (5 Februari 2024). (Foto Istimewa).

Jurnaljakarta.com — Kaum cendekia yang mengatasnamakan guru besar, forum akademisi, atau perguruan tinggi tertentu untuk fokus memberikan edukasi kepada pemilih agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Ikatan Dosen Muda Perguruan Tinggi Muhammadiyah (IDN PTM), Isnan Hari Mardika melalui keterangannya, Senin (5/2).

Para dosen muda Muhamadiyah itu meminta para guru besar juga untuk menghentikan narasi-narasi ketakutan dan kecurangan pemilu secara serampangan.

“Perguruan tinggi (PT) dan cendekia saat ini fokus menyemarakkan edukasi publik untuk dapat memilih secara demokratis, berintegritas, dan penuh kesadaran. Cendekia hendaknya percaya bahwa rakyat adalah subjek politik yang merdeka dan cukup cerdas untuk menentukan pilihannya, karena itu PT cukup memposisikan diri sebagai mercusuar yang memberikan panduan moralitas dan akhlak politik sebagai pegangan publik untuk memilih, bukan mengarah-arahkan dukungan,” ujarnya.

Menurut Isnan, sebaiknya para guru besar dan kaum cendekia menahan diri untuk tidak menebarkan narasi-narasi ketakutan, kecurangan pemilu, dan tuduhan serampangan netralitas penyelenggara. Pasalnya, narasi-narasi bisa bisa mendelegitimasi pemilu dan berakibat pada memanasnya suhu politik menjelang pesta demokrasi 2024.

“Hentikan segala laku culas untuk menggiring seolah-olah negara dalam kondisi darurat dan harus diselamatkan. Hentikan antagonisme politik dan menggiring kontestasi politik menjadi perang bubat antara ‘kubu kebaikan’ dan ‘kubu kemungkaran’, antara pahlawan melawan begundal,” tandas dia.

Isnan mengakui, perguruan tinggi atau universitas adalah rumah bagi intelektualitas, inteligensia, dan kecendekiaan yang plural, majemuk, dan tak pernah tunggal serta mustahil diseragamkan.

Menurut Ihsan, kaum cendekia dari perguruan tinggi atau universitas juga berkewajiban merespons isu-isu yang berkembang di masyarakat untuk memajukan kehidupan berbangsa dan meninggikan kualitas peradaban publik.

“Namun demikian, dalam momentum pemilu seperti sekarang, hendaknya kaum cendekia mengedepankan sikap kehati-hatian karena rentan diperalat atau disalahgunakan sebagai alat legitimasi atau delegitimasi politik sebagai instrumen mobilisasi yang mengerdilkan peran intelektual hanya sebatas instrumen politis,” pungkasnya. (Red).

Continue Reading

Pohukam

“Ibadah Memperkuat Mental Ideologi: Mabesau Gelar Ibadah dan Perayaan Natal Bersama 2023”

Published

on

By

Jurnaljakarta.com — Markas Besar Angkatan Udara (Mabesau) menggelar Ibadah dan Perayaan Natal Bersama 2023, di Gedung Serba Guna Suharnoko Harbani Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/1/2024).

Dalam sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA yang dibacakan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono Putra mengatakan, melalui kegiatan ini kita diingatkan untuk senantiasa menumbuhkan benih kedamaian dan kesejahteraan di bumi pertiwi ini.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam perayaan Natal Nasional Tahun 2023 yaitu, “Kita harus ingat dan waspada, bahwa perselisihan apalagi peperangan pasti akan membawa kemunduran peradaban. Sebaliknya persatuan dan kerukunan memungkinkan kita untuk bisa menapaki kemajuan-kemajuan”.

Tentunya, sebagai Warga Negara yang baik, Kasau mengajak untuk dapat mengimplementasikan pesan tersebut dengan menjaga toleransi dalam keberagaman, menjaga persatuan ditengah kemajemukan, dan memelihara Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita terus bangkit bersama, mengemban amanat pengabdian kepada tanah air dan angkasa indonesia dengan sebaik-baiknya,” ujar Kasau.

Natal bersama 2023 Mabesau ini diisi dengan Ibadah Renungan Natal yang dipimpin oleh Pendeta Arliyanus Larosa M. Th. (Ketua Umum MPH PGI Wilayah DKI Jakarta) dan Pesan Natal yang disampaikan oleh Romo Agustinus Heri Wibowo, Pr. Dengan mengusung tema “Hikmah Natal Mewujudkan Damai Sejahtera Di Bumi”.

Pada rangkaian perayaan Natal 2023, panitia juga telah melaksanakan pemberian santunan ke beberapa Panti Asuhan di Jakarta dan sekitarnya, santunan berupa sembako dan sejumlah dana.

Panti Asuhan yang mendapat santunan yaitu Panti Asuhan Pondok Taruna , Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia I, Panti Asuhan Guardian Holy Angel, Selain itu juga pemberian paket sembako kepada Honorer Mabesau, Karyawan rumah ibadah (Masjid, Gereja, dan Pura).

Diakhir acara Wakasau didampingi Waketum PIA Ardhya Garini Ny. Shinta Andyawan, berkesempatan memberikan cinderamata kepada Rohaniawan, tali asih untuk perwakilan petugas Rumah Ibadah dan Anak-anak Panti Asuhan Pondok Taruna.

Acara berlangsung dengan khidmat yang dihadiri Pangkoopsudnas beserta istri, Irjenau beserta Istri, Koorsahli Kasau beserta Istri, para Asisten Kasau beserta para Istri, Kapuslaiklambangjaau beserta Istri, Kaskoopsudnas beserta Istri, Pangkoopsud I beserta Istri, Marsda TNI Hari Mursanto beserta Istri dan Kadisbintalidau beserta Istri serta para Pejabat TNI AU nonstruktural, Marsdya TNI (Purn) A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han). beserta Istri dan para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Nasrani Mabesau.

Continue Reading

Populer