Connect with us

Militer

Gelar Baksos, Koopsau III Papua Renovasi Sekolah Dasar dan Panti Asuhan

Published

on

JurnalJakarta.com — Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau ) III Papua mengadakan kegiatan Bakti Sosial dengan merenovasi Sekolah Dasar Negeri Desa Dofyo Wafor Biak Utara kabupaten Biak Numfor dan Renovasi Panti Asuhan Pancasila, Biak Senin (10/20).

Kegiatan ini merupakan realisai program Karya Bakti Tahun Anggran 2020 yang dilaksanakan oleh Potdirga Koopsau III.

Menurut Pangkoopsau III Marsda TNI Andyawan Martono P. S.I.P dalam sambutan tertulis yang dibacakan nya, Koopsau III hadir di Kota Biak selain sebagai alat Pertahan Negara juga ingin menjalin tali silahturahmi dengan berbagai instansi pemerintah termasuk dengan para tokoh agama, tokoh Adat dan masyarakat sekitarnya. Komonikasi Sosila sangat penting di bangun agar terjalin hubungan baik dan saling bersinergi antara TNI, Pemerintah Daerah maupun masyarakat, tuturnya.

“Karya Bakti yang dilaksnakan ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam membangun daerah di Kabupaten Biak Nufor khususnya bidang pendidikan dengan merenovasi fasilitas dan sarana sekolah dasar maupun asrama yayasan Pancasila”, jelasnya.

Sementara itu Asisten Potensi Dirgantara Kolonel Pasukan Rana Nugraha menambahkan, Kegiatan karya bakti TNI Tahun Anggaran 2020 ini memiliki 3 sasaran yaitu pendidikan, pembangunan dan tempat ibadah di Desa Dofyo dan Panti Asuhan Pancasila. Karya Bakti dilaksanakan dari tanggal 3 Februari 2020 s.d 9 Februari 2020, meliputi pembangunan, pembagian seragam dan kesehatan masal.

Hadir dalam acara penutupan kegiatan Karya Bakti ini, Para Pejabat TNI Polri se-Kabupaten Biak Numfor, Para Pejabat Pemda Biak serta tokoh Agama, Tokoh masyarakat sekitar Desa Dofyo Wafor Biak Utara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Militer

Pangkogasgabpad Evaluasi Kegiatan Termasuk Sarana dan Prasarana 238 WNI di Natuna

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna, melaksanakan evaluasi kegiatan termasuk sarana dan prasarana bagi 238 WNI dari Wuhan China yang telah memasuki hari ke sembilan.Dalam kegiatan evaluasi tersebut dihadiri oleh semua unsur yang tergabung dalam Kogasgabpad  TNI, Polri, BNPB, Kemenkes,  aparat pemerintah daerah kab. Natuna.

Acara tersebut juga dihadiri pejabat Kemenkes RI dalam hal ini Dirjen Farmakes dra. Enko Sosialine Maghdalena, App., M. Kes. Staf khusus Menkes dr. Alex Ginting, Kadiskes Prov Kepri. DR. Cecep Yudiana. M.kes. Kapolres Natuna. Pelaksanaan kegiatan bertempat di ruang Media Center Posko Kogasgabpad di Lanud Raden Sadjad Ranai, Senin (10/2/2020).

Memasuki hari kesembilan proses observasi  yang berlokasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri)  saat ini terpantau berjalan aman dan kondusif. Bahkan hasil dari evaluasi tim Kemenkes RI dan instansi terkait dikabarkan bahwa sampai saat ini sama sekali tidak ditemukan kendala yang berarti.

Continue Reading

Militer

Dua Pamen Seskoal Paparkan Hasil Penelitian Disertasi

Published

on

JurnalJakarta.com — Dalam rangka memenuhi syarat untuk menyelesaikan Program Doktor pada Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 2 (dua) Perwira Menengah (Pamen) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) memaparkan hasil penelitian Disertasinya di hadapan 50 (Lima Puluh) perwakilan personel Militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seskoal, bertempat di Kelas C Gedung Koen Jaelani Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (10/02).

Pada kesempatan ini, Letkol Laut (KH/W) Dra. Amin Lestari, M.Pd., yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Bagian Sekretariat Sekretaris Lembaga (Kabagset Setlem) Seskoal memaparkan hasil penelitian Disertasinya dengan judul “Pengaruh Budaya Organisasi, Kecerdasan Emosional dan Motivasi Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pegawai Negeri Sipil di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal)”

Selanjutnya, Letkol Marinir Drs. Firdaus, M.Pd., yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Sub Departemen Pengembangan Nasional Departemen Kejuangan (Kasubdep Bangnas Depjuang Seskoal) memaparkan hasil penelitian Disertasinya dengan judul “Pengaruh Kecerdasan Emosional Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Pengambilan Keputusan Prajurit Seskoal”.

Continue Reading

Militer

Panglima TNI Akan Terima Gelar Adat Riau

Published

on

JurnalJakarta.com — Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi, menerima kunjungan Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto, S.Sos., M.M. dan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Abdul Razak, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur,  Senin (10/2/2020).

Kunjungan Plt Gubernur dan Ketua  LAM Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka pemberian Gelar Adat Kepulauan Riau “Dato Sri Satria Digjaya Negara”, kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada bulan Februari tahun 2020.

Pemberian gelar tersebut diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau, karena Panglima TNI telah memberikan kontribusi positif bagi TNI serta masyarakat Provinsi Kepri dan juga telah menjadikan Kepri sebagai pusat Markas Kogabwilhan I di Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto merasa bangga dan terhormat atas rencana pemberian Gelar Adat “Dato Sri Satria Digjaya Negara”, yang memiliki arti cahaya kemuliaan pejuang yang gagah berani demi kejayaan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemprov. Kepri yang telah menghibahkan tanah seluas 20 Ha kepada Mabes TNI untuk pembangunan kantor Kogabwilhan I di Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kabupaten/Kota Tanjungpinang, Pemprov Kepulauan Riau.  Pembentukan Kogabwilhan didasari perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks dengan ancaman yang bersifat mixed dan eskalatif, baik militer maupun non militer.

Continue Reading

Populer