Connect with us

Nasional

Dirjen Imigrasi Kemenkumham Mudahkan Pengurusan Visa Online ditengah Pandemi

Published

on

Jurnal Jakarta.com – Kebijakan Visa Online (eVisa) yang diluncurkan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM pada Oktober Tahun 2020, akhirnya membuat para biro jasa tak berkutik. Pasalnya, hanya perlu mengakses website, perpanjangan visa bisa langsung diterima dengan baik di gadget mereka sendiri.

Kasubdit Visa Direktorat Jenderal imigrasi, Oeray Gufran Maryudha mengatakan, kepengurusan visa secara online yang hanya perlu mengakses https://visa-online.imigrasi.go.id otomatis memudahkan warga maupun perusahaan. Pasalnya, pelaku bisnis negara asing, warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri tak perlu repot lagi saat mengatasi masalah izin tinggal mereka. “Hal ini pun sudah mendapat apresiasi dari semua yang melakukan pengurusan secara online,” katanya, Kamis (3/6).

Dikatakan Oeray, dengan pengurusan eVisa inipun, artinya tak lagi memberi ruang gerak bagi para biro jasa. Pasalnya, masyarakat sendiri bisa langsung mengakses semua keperluannya yang dilakukan secara online. “Dengan kemudahan ini jadi tidak perlu lagi menggunakan biro jasa karena kemudahan yang diberikan, semua semua bisa mengakses atas kemudahan dan inovasi yang disiapkan Ditjen Imigrasi,” ungkapnya.

Ditambahkan Oeray, di website yang sudah disiapkan, masyarakat hanya perlu masuk dan sekaligus melengkapi semua berkas yang diperlukan. Bahkan, untuk pembayaran pengurusan tersebut, dilakukan secara online dengan membayar ke bank yang sudah di tentukan. “Setelah semua syarat lengkap, dan pembayaran rampung,paling lambat dalam 5 hari kedepan notifikasi akan masuk ke email si pemohon. Selanjutnya notifikasi itu bisa langsung digunakan tanpa mendatangi kantor perwakilan Indonesia,” terangnya.

Oeray menuturkan, meski diajukan secara online Direktorat Jenderal Imigrasi tetap mengedepankan aspek keamanan pada proses verifikasi. Mulai dari melakukan cek PT-nya bodong atau tidak, verifikasi KTP ke Ditjen Adminduk, serta verifikasi NPWP ke Ditjen Pajak. Apabila ada keraguan, pihaknya akan meminta kepada direktorat intelejen keimigrasian untuk cek lapangan, terkait informasi orang asing yang dimaksud. “Kebijakan eVisa ini tidak menghilangkan kewenangan perwakilan RI di luar negeri untuk menerbitkan visa dalam keadaan tertentu, seperti keadaan darurat atau urgensi lainnya,” imbuhnya.

Dan karena pemerintah Indonesia saat ini tengah melakukan pembatasan orang asing yang akan masuk ke wilayah RI, dengan menghapus fasilitas Bebas Visa Kunjungan dan Visa Kunjungan Saat Kedatangan bagi orang asing. Izin masuk diberikan kepada orang asing dengan tujuan bisnis esensial dan mereka wajib memiliki penjamin. Peraturan ini bersifat sementara, sampai Covid-19 dinyatakan berakhir oleh pemerintah. “Dan mengacu pada Permenkumham No. 26 tahun 2020, terkait permohonan visa untuk wisata dan pelajar masih ditutup,” tukasnya.

Militer

Kasal Pimpin Sertijab Enam Jabatan Strategis di Lingkungan TNI AL

Published

on

JurnalJakarta — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin Serah terima jabatan (Sertijab) Enam Jabatan Strategis di lingkungan TNI AL yaitu Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kasal, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal), Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal), Kepala Dinas Kelaikan dan Material Angkatan Laut (Kadislaikmatal), Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data Angkatan Laut (Kadisinfolahtal), dan Kepala Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Kadispotmaral), bertempat di Pendopo Neptunus, Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (29/7).

Koorsahli Kasal diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M, M.Soc.Sc, yang akan memasuki masa purna tugas kepada Laksamana Muda TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Panglima TNI, Danpuspomal dari Laksda TNI Dr. Nazali, S.H, M.H., CHRMP., M.Tr. Opsla, yang akan menempati jabatan baru sebagai Danpuspom TNI kepada Mayjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si. (Han), CHRMP, yang sebelumnya menjabat sebagai Wadan Kodiklatal.

Sementara itu, jabatan Kadismatal dari Laksma TNI Budi Sulistyo, CHRMP, yang akan menjabat sebagai Kadislaikmatal kepada Kolonel Laut (T) I Wayan Maradana, S.T., CHRMP, yang sebelumnya berdinas sebagai Paban V Dalprogar Srenal, Kadislaikmatal dari Laksma TNI Udyatmiko yang akan bertugas sebagai Irum Itjenal kepada Laksma TNI Budi Sulistyo, CHRMP, Kadisinfolahtal dari Laksma TNI Dr. Aria Cakra Birawa, M.Tr. (Han)., GDAIS, MA., CTMP, yang akan menempati jabatan baru sebagai Wadan Seskoal kepada Kolonel Laut (E) Eko Wing Wahjudi, ST, yang sebelumnya bertugas sebagai Asops Satsiber Mabes TNI dan Kadispotmaral dari Brigjen TNI (Mar) Nuri Andrianis Djatmika yang akan menempati jabatan baru sebagai Dankorsis Sesko TNI kepada Brigjen TNI (Mar) Markos, S.E, yang sebelumnya menjabat sebagai Danlantamal XIV Sorong.

Para Perwira Tinggi (Pati) TNI AL ini telah dimutasi dan dipromosikan bersama-sama dengan Pati TNI AD dan TNI AU lainnya, berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/645/VII/2021 tanggal 19 Juli 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakasal, Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M, para Pejabat Utama Mabesal, para Pangkotama TNI AL wilayah Jakarta, para Kadis di lingkungan Mabesal.

Continue Reading

Militer

Ini Kata Pangkoopsau III Terkait Kejadian Tindak Kekerasan Oknum TNI AU Di Merauke

Published

on

JurnalJakarta — Usai melaksanakan pertemuan silaturahmi dengan Forkompimda dan Tokoh Masyarakat Papua di Gedung Megantara Lanud Silas Papare, Pangkoopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E., CHRMP., langsung mengadakan konferensi Pers di hadapan awak media Jayapura yang berlangsung di halaman depan Gedung Megantara Lanud Silas Papare, Kamis (29/7).

Di hadapan para awak media, Pangkoopsau III menyampaikan penjelasan tentang upaya-upaya mencari solusi tindak kekerasan yang di lakukan oleh oknum prajurit TNI AU Lanud Merauke terhadap warga sipil.

Di tambahkannya kehadiran saya pada pertemuan di Jayapura ini untuk menyampaikan serta meyakinkan semua keputusan yang sudah di putuskan oleh Panglima TNI dan Kasau, yang sudah mencopot Komandan Lanud dan Dansatpomau Lanud Merauke dan sertijabnya akan di lakukan besok.

“Kami Angkatan Udara memohon maaf yang sebesar-besarnya dengan tindakan oknum prajurit kami di Lanud Merauke. Kita tidak inginkan kedepan kejadian ini terjadi lagi dan saya ucapkan terima kasih kepada pejabat Forkompimda, Tokoh Adat dan agama serta seluruh masyarakat Papua, atas saran dan masukkannya, dan kedepan ini akan kita jadikan evaluasi sehingga kejadian yang sama tidak terjadi lagi”, pungkas Pangkoopsau III.

Continue Reading

Militer

Silaturahmi Pangkoopsau III Dengan Forkompimda dan Para Tokoh Masyarakat Papua di Jayapura

Published

on

JurnalJakarta — Panglima Koopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E., CHRMP. dalam kunjungan kerjanya ke Lanud Silas Papare berkesempatan mengadakan pertemuan silaturhami dengan pejabat Forkompimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Papua di ruang Megantara Mako Lanud Silas Papare, Jayapura, Kamis (29/7).

Dalam pertemuan silaturahmi resmi itu, Pangkoopsau III didampingi Danlanud Silas Papare Marsma TNI Budhi Ahmadhi serta pejabat Koopsau III.

Sementara pejabat daerah yang hadir antara lain, Gubernur Jayapura diwakili Sekda Papua Bapak Dance Yulian Flassy, Pangdam XVII Cendrawasih diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Kabinda Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon, Danlantamal Jayapura diwakili Kadiskum Letkol Junaidi, Kepala Pengadilan Tinggi, Kepala Kejaksaan Tinggi, Ketua DPRP Papua diwakili Ketua Komisi I DPRP Bapak Yonas A. Husi, Bupati Jayapura diwakili Asisten III, Ketua DPRD Kab. Jayapura, Rektor IAIN Jayapura Bapak Idrus Al Hamid, Selain itu juga turut hadir Perwakilan Komnas HAM Papua Bapak Frits Ramanday, Sekjen Presidium Putra Putri Pejuang Bapak Yanto Eluway.

Selain itu juga hadir, Ketua Barisan Merah Putih Papua, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Port Numbay Bapak George Alwi, tokoh agama dari FKUB Papua Bapak Pendeta Albert Yoku, serta Ibu Dorlince Mahue selaku tokoh perempuan Papua atau perwakilan dari MRP.

Pada kesempatan tersebut, Pangkoopsau III menyampaikan permohonan maaf TNI AU terkait tindak kekerasan yang dialami seorang warga sipil di Merauke oleh 2 oknum prajurit TNI AU Lanud J.A. Dimara.

Disampaikannya, Kasau secara terbuka telah menyatakan permintaan maaf dan akan menindak tegas oknum prajurit yang melakukan tindakan kekerasan.

TNI AU juga sudah mengganti Komandan Lanud dan Komandan Satpomau Lanud Dma, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan anak buahnya yang melanggar dan melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil.

Sementara kronologis kejadian dipaparkan oleh Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Budi Ahmadhi.

Continue Reading
Advertisement

Populer