Connect with us

Nasional

Bakamla RI Intergrasikan Sistem Informasi dan Sistem Peringatan Dini Kamlamla Nasional

Published

on

JurnalJakarta.com —Bakamla RI menggelar kegiatan Round Table Discussion Group (RTDG) guna membahas Naskah Akademik Kebijakan Intergrasi Sistem Informasi dan Sistem Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan Laut Nasional di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56,Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/19).

Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI (Jakstra) Laksda Bakamla Drs. Hariadi. S.H, mengatakan bahwa upaya pengamanan wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa kementrian/lembaga yang bertugas mengamankan wilayah dimana mereka memiliki kewenangan untuk mengamankan wilayah laut berdasarkan ketentuan undang-undang. Dalam hal ini penggunaan teknologi informasi dengan menggunakan sistem informasi dan sistem peringatan dini untuk pengawasan laut oleh seluruh instansi terkait masih dilaksanakan sektoral sesuai dengan kewenangannya.

Kepala Bakamla melanjutkan bahwa tersebarnya pantauan keamanan dan keselamatan di laut menimbulkan inefektivitas dan inefisiensi karena masing-masing instansi membangun suatu sistem pemantauan yang pada dasarnya sudah dimiliki oleh instansi lainnya. Oleh karena itu perlu integrasi sistem informasi dan sistem peringatan dini seluruh instansi terkait dalam satu wadah untuk menghasilkan informasi yang sudah diolah (informasi intelijen) untuk digunakan oleh unsur operasi terdekat seluruh instansi terkait secara terintegrasi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengamanan laut Indonesia, sehingga dapat mendukung terwujudnya keamanan laut di Indonesia.

“Saya berharap adanya partisipasi aktif dari para kementerian/lembaga yang hadir, untuk memberikan saran dan masukan sebagai penyempurnaan draft Naskah Akademik Kebijakan Intergrasi Sistem Informasi dan Sistem Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan Laut Nasional yang telah disusun oleh tim perumus,” ujar Laksdya Taufiq.

Pelaksanaan Round Table Discussion Group dipimpin langsung Direktur Kebijakan Bakamla RI Laksma Bakamla Samuel H. Kowaas, M.Sc.

Turut hadir pejabat Bakamla yaitu Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla RI (Inhuker) Laksda Bakamla Dade Ruskandar, S.H.,M.H., pejabat Eselon II,III dan IV, Tim Perumus dan Perwakilan Kementerian/Lembaga terkait.

Kegiatan RTDG ini juga diisi dengan kunjungan para undangan ke Puskodal Bakamla RI yang nantinya menjadi fusion center informasi maritim.

Militer

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-59 TA 2021 Laksanakan Diskusi Kelompok (DK I/II) Strategi Militer

Published

on

JurnalJakarta — Dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-59 TA 2021 dengan antusias melaksanakan Diskusi Kelompok (DK I/II) Strategi Militer, bertempat di Ruang Diskusi I sd Ruang Diskusi 15 Gedung R.E. Martadinata Seskoal, Cipulir Jakarta Selatan, Rabu (17/2).

Kegiatan DK I dan DK II Strategi Militer ini diikuti oleh 174 Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-59 TA 2021 yang terbagi menjadi 15 kelompok diskusi. Dengan topik “ Strategi Operasi Laut dalam pertempuran Normandia tahun 1944, Perang Korea Tahun 1950 dan Perang Teluk Tahun 2003”.

Adapun fokus permasalahan pembahasan untuk kelompok 1, 4, 7, 10, dan 13 mengenai “Strategi pihak Sekutu dan Jerman dalam Pertempuran Normandia Tahun 1944”. Sedangkan kelompok 2, 5, 8, 11, dan 14 mengenai “Strategi pihak Korsel dan Korut dalam Perang Korea Tahun 1950”. Dan untuk kelompok 3, 6, 9, 12, dan 15 mengenai “Strategi pihak Sekutu dan Irak dalam Perang Teluk Tahun 2003”.

Disela-sela kegiatan, Kepala Departemen Strategi (Kadepstra) Seskoal Kolonel Laut (P) Rully Riono selaku penanggungjawab kegiatan DK I dan DK II Strategi Militer menjelaskan tujuan dari penugasan ini yaitu agar pasis mampu menganalisis dan memahami strategi perang yang diterapkan pada Pertempuran Normandia tahun 1944, Perang Korea tahun 1950, dan Perang Teluk tahun 2003 melalui metode studi kasus untuk memahami kekurangan dan kelebihan yang ada serta memahami peristiwa perang tersebut dari sudut pandang aspek strategi serta manfaatnya bagi TNI AL.

Turut mengikuti kegiatan tersebut para Perwira Pembimbing Kelompok (Pabingpok) Seskoal yang akan memberikan masukan dan tanggapan pada diskusi kelompok masing-masing.

Kegiatan ini selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul dan professional serta tangguh dalam menghadapi segala ancaman.

Continue Reading

Militer

Kasau Hadiri Acara Entry Meeting Laporan Keuangan Kemhan dan TNI Tahun 2020 pada BPK RI

Published

on

JurnalJakarta — Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menghadiri acara Taklimat Awal/Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Tahun 2020 pada Unit Organisasi (UO) Kemhan, Mabes TNI, dan Mabes Angkatan di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kemhan, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

Menteri Pertahanan RI Letjen (Purn) H. Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan, para pejabat di lingkungan Unit Organisasi agar lebih koperatif dalam menyajikan data dukung maupun informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan keuangan.

“Laksanakan koordinasi dan rekonsiliasi yang ketat dari Satker terkecil sampai dengan tingkat Eselon untuk meminimalisir terjadinya selisih data dan mencari solusi terbaik dalam pemecahannya,” tegas Menhan.

Diakhir sambutan Menhan berharap kepada BPK RI selalu memberikan arahan, asistensi, dan bimbingannya sehingga ke depan kerja sama kita dapat lebih ditingkatkan ke arah yang lebih baik.

Hadir pada acara tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Wamenhan Letjen TNI M. Herindra, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Rektor Unhan, Irjen Kemhan, Irjen TNI, Asrenum Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Kapusku TNI, para Irjen Angkatan, para Asrena Angkatan, para Aslog Angkatan, dan para Kadisku Angkatan serta tim Pemeriksa BPK RI. (Bgs)

Continue Reading

Militer

Personel Satgas Yonif 642 Berikan Pelatihan Bela Negara Kepada CPNS Cabjari Sanggau di Entikong

Published

on

JurnalJakarta, Sanggau-Kalbar — Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Komando Taktis (Kotis), membantu Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Sanggau di Entikong memberikan bekal pembinaan dan pelatihan Bela Negara kepada enam orang CPNS di lingkungan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilisnya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut dikatakan bahwa perbantuan personel Satgas dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan Bela Negara dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 15 – 17 Februari 2021 di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatakan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan CPNS Cabjari Sanggau di Entikong dalam bidang kedisiplinan dan mentalitas serta jiwa Nasionalisme yang berkarakter kebangsaan, cinta tanah air dan mempunyai jiwa militansi yang tinggi guna mendukung tugas pokok sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat,” jelas Dansatgas.

Dansatgas menyampaikan bahwa untuk materi yang diberikan oleh personel Satgas yaitu wawasan kebangsaan, kepemimpinan, pembinaan disiplin dan pembentukan karakter.

“Diantaranya yaitu sejarah perjuangan Bangsa, Bela Negara yang terdiri dari nilai-nilai cinta Tanah Air, etika moral juga perlakuan terhadap Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia, serta materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penghormatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong, Rudy Astanto, S.H, M.H. mengungkapkan, pelatihan Bela Negara ditargetkan untuk menciptakan PNS yang berkarakter kebangsaan dan disiplin yang nantinya diharapkan para pegawai tampil beda baik itu disiplin sikap, prilaku, pengorbanan serta jiwa pengabdian.

“Kami ucapkan terimakasih kepada personel Satgas Yonif 642/Kapuas karena telah membantu kami dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan Bela Negara bagi CPNS kantor kami,” ucapnya. (Bgs)

Continue Reading
Advertisement

Populer