|
find us on : 
Home > LIPUTAN KHUSUS > Gantikan "Black Eagle", JAT Semakin Memukau Di Ajang SAS 2018

Gantikan "Black Eagle", JAT Semakin Memukau Di Ajang SAS 2018

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 08 Februari 2018 | 20:20:05
dibaca | 2755 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Changi Air Base Singapura - Penampilan Tim Aerobatik kebanggan Tanah Air, Jupiter Aerobatic Team (JAT) dalam ajang Singapore Air Show 2018 (SAS 2018) semakin memukau. Tampil sebagai "pengganti" tim aerobatik AU Korea Selatan "Black Eagle", JAT banyak mendapat apresiasi dan pujian dari para penonton, Kamis (8/2).

Mission Commander JAT Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga mengatakan, "Penampilan JAT hari ini tidak lepas dari permintaan panitia Air Show Singapura, menyusul insiden yang dialami tim aerobatik Black Eagle ROKAF pada hari pertama pembukaan Selasa kemarin" katanya kepada media, arena Air Show.

Menurutnya, Cuaca cerah di arena Air Show, membuat manuver demi manuver JAT begitu jelas dan enak untuk ditonton semua pengunjung. "Ada delapan belas manuver yang ditampilkan JAT, diantaranya ada dua manuver yang berbeda dari biasanya yaitu snake roll (gulingan ular) dan cascade (bombers terbalik)", tambah Samyoga.

Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga menjelaskan, bahwa sesuai aturan panitia air show Singapura dan untuk alasan keselamatan serta keamanan penerbangan, pergerakan dan manuver JAT tidak ada yang datang dari arah belakang podium, tetapi dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

Selama kurang lebih empat belas menit, penampilan JAT begitu mempesona. Liak liuk tarian enam pesawat KT-1B Wong Bee di langit Singapura, mengundang decak kagum ribuan pasang mata yang menyaksikannya.

Diketahui sebelumnya, insiden pada hari pembukaan SAS 2018 diwarnai dengan meletusnya roda pendarat dari pesawat T-50B milik Black Eagles, tim aerobatik Angkatan Udara Korea Selatan sebelum pesawat itu lepas landas. Pesawat pun tergelincir ke pinggir landasan dan berhenti dalam posisi terbalik.

Ledakan roda pendarat kontan memantik api. Beruntung petugas pemadam kebakaran tiba sebelum api membesar.

Pilot berhasil diselamatkan dengan mengalami cedera ringan. Insiden ini mengakibatkan ditutupnya landas pacu untuk sementara waktu sehingga beberapa penerbangan mengalami keterlambatan. Menurut Experia, Event Organizer Singapore Airshow 2018, Black Eagles batal tampil.

Tidak tampilnya Black Eagle, praktis Singapore Airshow 2018 sepenuhnya bertumpu pada satu tim aerobatik yang lain, yakni Jupiter Aerobatic Team (JAT) atau The Jupiters dari TNI Angkatan Udara. Padahal, di jadwal pameran telah dibuat pengaturan bahwa kedua tim aerobatik (Black Eagle dan JAT) akan tampil saling mengisi bergantian pada hari-hari tertentu selama pameran dilaksanakan. (Bgs/Dispenau)