|
find us on : 
Home > HIDAYAH > Kunjungi Sekolah Di Makassar, LAZNAS IZI Saring Calon Penerima Program Beasiswa

Kunjungi Sekolah Di Makassar, LAZNAS IZI Saring Calon Penerima Program Beasiswa

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 18 Januari 2018 | 23:18:29
dibaca | 1954 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kepala Perwakilan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Arman mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah untuk melakukan wawancara guna menyaring calon penerima program beasiswa dari kalangan siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Menurutnya, sasaran penerima manfaat dialokasikan kepada dua sekolah yaitu SMK Negeri 9 Makassar dan SMK Tri Tunggal 45 Makassar. Penerima manfaat merupakan siswa dengan kategori dhuafa..Adapun jumlah calon penerima beasiswa di SMK 9 Makassar berjumlah 18 siswa dan SMK Tri Tunggal 45 berjumlah 12 siswa.

"Kami sengaja melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah untuk melakukan wawancara guna menyaring siswa-siswi berprestasi. Adapun sekolah yang kami kunjungi diantaranya SMK Negeri 9 Makassar dan SMK Tri Tunggal 45 Makassar. Sebanyak 18 siswa kami saring dari SMK 9 dan 12 siswa dari SMK Tri Tunggal. Semua yang kami pilih adalah murni siswa-siswi dhuafa." ungkap Kepala IZI Perwakilan Sulsel, Arman ketika memberikan keterangannya pada Tim Humas IZI Pusat pada Rabu (17/1).

Lebih lanjut Arman mengatakan bahwa mengenai pelaksanaannya dilaksanakan sebanyak dua tahap seleksi. "Seleksi pertama adalah seleksi data. Yang terdiri dari pemaparan mengenai kondisi pribadi, kondisi keluarga, kondisi ekonomi, dan prestasi siswa. Seleksi kedua adalah interview yang dilaksanakan di ruang Laboratorium SMK 9 Makassar dan ruang guru di SMK Tri Tunggal 45 Makassar." Jelas Arman.

Adapun keseluruhan calon penerima beasiswa berjumlah 30 orang. Dari 30 orang yang mengikuti seleksi, hanya ada 3 siswa yang tidak lolos dikarenakan terkendala jarak yang yang jauh dari kediamannya ke lokasi seleksi beasiswa

"Dari ke tiga puluh calon penerima beasiswa, 10 diantaranya adalah yatim, dan ada beberapa siswa yang masih memiliki Ayah, hanya saja Ayahnya meninggalkan mereka dan menikah lagi sehingga Ibu merekalah menjadi tulang punggung." Tambah Arman.

Ika, salah satu peserta seleksi mengungkap bahwa untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari dirinya harus ikut memulung bersama Ibunya.

"Karena tidak ada Ayah, dan tiada lagi yang menanggung kehidupan kami, sehingga saya harus ikut memulung bersama Ibu." Ujar Ika.

Dirinya menambahkan mengenai program beasiswa IZI yang menurutnya membantu keberlanjutan pendidikan ditengah biaya yang mahal.

"Saya bersyukur dengan adanya program beasiswa dari IZI ini sangat membantu orang-orang seperti kami untuk membantu lanjutkan#pendidikan ditengah biaya yang mahal." tambah Ika.

Di akhir penutup, Tim Program IZI Sulsel menjelaskan seluruh siswa-siswi yang terpilih mendapat beasiswa diharuskan mengikuti program bimbingan dan pendampingan dari IZI secara rutin demi hasil yang lebih baik. (Yud/JJ)