|
find us on : 
Home > MELITER > Danguskamlabar Gelar Workshop Dengan Instansi Maritim Di Lanal Tanjung Balai

Danguskamlabar Gelar Workshop Dengan Instansi Maritim Di Lanal Tanjung Balai

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 18 Januari 2018 | 20:28:11
dibaca | 1468 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Danguskamlabar Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han), mengadakan Workshop dengan Instansi Maritim di Kabupaten Karimun, bertempat di Aula Yos Sudarso, Mako Lanal Tanjung Balai Karimun, Rabu (17/1). Acara Workshop tersebut mengangkat tema "Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Maritim dalam Membangun Sinergitas Keamanan Maritim".

Dalam acara tersebut, Danguskamlabar memaparkan tentang pentingnya posisi geografis Indonesia dimana total luas wilayah perairan Indonesia adalah 5.877.879 KM2, sejarah besar Indonesia sebagai negara maritim serta intruksi Presiden yakni Indonesia menuju Poros Maritim Dunia dengan melaksanakan pembangunan kembali budaya maritim Indonesia, menjaga sumber daya laut dan menciptakan kedaulatan pangan laut dengan menempatkan nelayan pada pilar utama, memberi prioritas pada pembangunan infrastruktur dan konektivitas maritim, menerapkan diplomasi maritim dan membangun kekuatan maritim sebagai bentuk tanggung jawab menjaga keselamatan pelayaran dan keamanan maritim.

Lebih lanjut Danguskamlabar menyampaiakan bahwa laut yang aman harus bebas dari ancaman navigasi, bebas ancaman kekerasan, bebas ancaman pelanggaran hukum dan bebas dari ancaman terhadap sumber daya laut sehingga dapat dipergunakan oleh kapal-kapal yang akan melintasi perairan Indonesia.

Menurut data perompakan dari Internasional Maritime Bereau (IMB) perairan Selat Malaka mengalami penurunan ganguan keamanan laut dari jumlah kasus 68 menjadi 23 hal tersebut menandakan bahwa saat ini perairan Selat Malaka aman dari ancaman dengan adanya patroli yang dilakukan oleh TNI AL, Bea Cukai maupun instansi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danguskamlabar mengharapkan kepada seluruh instansi harus bersinergi dalam menyelesaikan suatu masalah dan menghilangkan sikap ego sektoral masing-masing institusi.

Acara Workshop tersebut juga dihadiri Asops Danguskamlabar dan 50 undangan dari Instansi Maritim se-Kabupaten Karimun. (Bgs/JJ)