|
find us on : 
Home > MEGAPOLITAN > Jelang Pilkada Serentak 2018, Kapolri Akan Bentuk Satgas Anti Poltik Uang

Jelang Pilkada Serentak 2018, Kapolri Akan Bentuk Satgas Anti Poltik Uang

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 29 Desember 2017 | 23:49:32
dibaca | 1540 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi H. Muhammad Tito karnavian, Ph.D., mengungkapkan rencananya terkait pembentukan satuan tugas (satgas) anti politik uang.

Satgas anti politik uang tersebut akan dibentuk pada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) untuk mengawasi pemilihan daerah (Pilkada).

Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., saat ditemui di Mabes Polri, Jumat (29/12), sekira pukul 09.15 WIB, mengatakan, "Supaya memberikan efek jera kepada masyarakat dan calon kepala daerah yang akan melakukan politik uang."

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyatakan telah berkomunikasi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menyambut baik rencana pembentukan satggas anti politik uang tersebut.

Menurut Jenderal Bintang Empat kelahiran Palembang 53 tahun silam itu mengatakan, bahwa Polri akan segera menangani kasus yang tidak dapat diselediki KPK seperti pejabat negara golongan eselo dua ke bawah.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu menambahkan, "Kalau tersangka yang bisa kami tangkap bisa ditangani oleh KPK, maka akan kami serahkan ke KPK", ujarnya.

Kapolri menilai satgas anti politik uang ini perlu dibentuk untuk mengantisipasi dan menindak kasus politik uang yang melibatkan calon kepala daerah dan calon anggota legislatif karena biaya politik yang tinggi. (Bgs/JJ)