|
find us on : 
Home > MELITER > Danlanud Sulaiman Sosialisasikan SMA Pradita Dirgantara

Danlanud Sulaiman Sosialisasikan SMA Pradita Dirgantara

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 15 Desember 2017 | 10:03:00
dibaca | 3988 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Bertempat di SMP Angkasa Lanud Sulaiman Bandung, Jumat (15/12/2017), Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Tyas Nur Adi didampingi Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sulaiman Ny.Tyas Nur Adi memberikan sosialisasi SMA Pradita Dirgantara Udara yang tidak lama lagi akan membuka Jenjang Pendidikan Kejuruan setara SMA unggulan yang berlokasi di depan Bandara Adi Soemarmo Solo, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.

Danlanud Sulaiman mengatakan bahwa dalam perdananya SMA Pradita yang bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) akan memberikan beasiswa sebanyak seratus lima puluh siswa berprestasi dengan melalui beberapa tes diantaranya tes Akademik, Pshyco test, dan beberapa test penunjang lainnya.

"Untuk tahap pertama saya menyeleksi siswa terbaik SMP Angkasa kelas IX di bawah Yasarini Cabang Lanud Sulaiman untuk menjadi bagian dari siswa angkatan pertama di Sekolah yang berbasis Cambridge tersebut," ujarnya.

Danlanud yang juga menyampaikan harapan Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bahwa pendirian sekolah unggulan SMA Pradita Dirgantara di Desa Ngresep Boyolali, sudah dapat dibuka dan menerima siswa baru pada ajaran 2018.

Dikatakan pula bahwa sekolah tersebut bekerja sama dengan UNS yang akan menyiapkan asistensi dan kurikulumnya untuk kegiatan belajar mengajar di SMA unggulan tersebut.

Beberapa fasilitas yang akan dibangun meliputi gedung utama, asrama putra dan putri, gedung olahraga, kantin, masjid, gereja, pura dan perumahan guru.

Pendirian sekolah SMA unggulan Pradita Dirgantara tersebut antara lain bertujuan untuk berkontribusi membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan unggul di Lanud Adi Soemarmo.

Pada tahan pertama akan dibangun fasilitas pendidikan, sarana olahraga, dan asrama. SMA Pradita kurikulumnya sama dengan sekolah umum, hanya di dalamnya diberikan kedirgantaraan, sehingga mereka bisa melanjutkan ke Akademi TNI, kepolisian, atau perguruan tinggi.

Sekolah pertama milik TNI Angkatan Udara tersebut dibangun di atas tanah Lanud Adi Soemarmo, seluas 6 hektare, Sedangkan status pengelolaan sekolah berada di bawah Yayasan Ardhya Garini (Yasarini).

SMA Pradita Dirgantara dibuka untuk lulusan SMP umum dari seluruh Indonesia. Dari seluruh pendaftar nantinya akan dijaring 150 siswa terbaik. Kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa, antara lain olahraga, bela diri, aeromodelling, dan kesenian. (Bgs/JJ)