|
find us on : 
Home > TEKNOLOGI > Apple Resmi Akuisisi Aplikasi Shazam

Apple Resmi Akuisisi Aplikasi Shazam

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 12 Desember 2017 | 18:11:54
dibaca | 487 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Apple secara resmi mengumumkan telah mengakuisisi Shazam. Kesepakatan ini pertama kalinya dilaporkan TechCrunch dan disebut memiliki nilai akuisisi USD400 juta atau sekira Rp5,4 triliun.

Shazam sendiri merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi lagu, film, acara TV, dan iklan dari klip audio yang pendek.

"Kami sangat senang karena Shazam dan tim berbakatnya akan bergabung dengan Apple," kata juru bicara Apple kepada The Verge.

Perusahaan mengatakan bahwa Apple Music dan Shazam sangat cocok dalam berbagi misi untuk penemuan musik dan memberikan pengalaman musik yang hebat kepada penggunanya.

"Kami memiliki rencana menarik dan kami berharap dapat menggabungkannya dengan Shazam setelah menyetujui kesepakatan. Kami sangat antusias untuk mengumumkan bahwa Shazam telah menandatangani kesepakatan untuk menjadi bagian dari Apple," terangnya.

Valuasi Shazam sendiri mulanya mencapai USD1 miliar pada putaran pendanaan terakhir. Namun perusahaan itu mengalami kesulitan mencari model bisnis yang layak sehingga hanya menghasilkan pendapatan USD54 juta pada 2016.

Meski pendapatannya rendah, Shazam dapat membantu Apple untuk beberapa hal. Utamanya, Shazam dapat membantu meningkatkan pengalaman layanan Apple Music.

Tak hanya itu, Shazam juga akan membantu Apple Music bersaing dengan Spotify. Disisi lain Shazam dan pengenal suaranya yang terintegrasi dengan Siri bisa mendapatkan intergrasi yang lebih lanjut misalnya dengan iOS seperti yang telah dilakukan Google pada fitur pengenal lagu di Pixel.

Hal lain yang membuat Apple pada Shazam adalah kepemilikan teknologi pengenal visual dan platform AR yang pada akhirnya dapat membantu perusahaan mengembangkan fitur sejenis Google Lens dan memperbaiki ARKit-nya.

Kesepakatan antara Apple dan Shazam akan ditutup dalam beberapa minggu kedepan sembari menyusun berbagai peraturan. Demikian seperti dilansir The Verge, Selasa (12/12/2017).