|
find us on : 
Home > PENDIDIKAN > SMK Penerbangan AAG Gelar Peduli Kasih Korban Banjir

SMK Penerbangan AAG Gelar Peduli Kasih Korban Banjir

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 03 Desember 2017 | 18:32:51
dibaca | 424 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - SMK Penerbangan AAG Adisutjipto kembali menggelar kegiatan sosial yang diberi nama "Peduli Kasih" Korban Banjir, Sabtu sore, 2/12, bertempat di Sekolahan setempat, Yogyakarta.

Kepala Sekolah Mayor Tek Nur Haryanto menyampaikan bahwa kegiatan "peduli kasih korban banjir dari SMK penerbangan AAG" ini sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara kita yang terkena dampak dari korban banjir beberapa hari yang lalu.Rencananya peduli sosial ini dipusatkan di daerah dogongan, lemah rubuh dan daerah siluk Kabuoaten Bantul.

Mayor Tek Nur Haryanto berharap semoga dengan bantuan dari penggalangan dana dari siswa-siswi SMK Penerbangan AAG ini bukan dilihat dari jumlah dan besarnya, namun inisiatif dan rasa memiliki sebagai bentuk kepedulian ini yang patut kita berikan apresiasi.

"Semoga bermanfaat dan mampu menghadirkan rasa aman dan senang dalam menghadapi musibah ini", papar Nur Haryanto

Sementara Wakil Kepala Sekolah Ibu Endang Wahyu Widayati di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa "saya beserta 3 Siswa SMK Penerbangan melaksanakan kegiatan sosial ini dalam rangka peduli terhadap sesama, maka kami civitas SMK Penerbangan menggalang dana lewat sukarela dari siswa-siswi khususnya SMK Penerbangan untuk membantu korban bencana banjir." ujarnya.

Ibu Endang Wahyu Widayati, S.Pd menambahkan penggalangan dana tersebut dilaksanakan dan langsung akan disalurkan. Penyaluran bantuan ini lebih diprioritaskan ke daerah siswa-siswi SMK Penerbangan sendirili yang terkena musibah.

Menurutnya dana hasil penggalangan tersebut terkumpul sejumlah satu juta enam ratus dua puluh tiga ribu (1.623.000). Ibu Endang Widayati berharap semoga uang yang terkumpul ini selain menjadi amal yang diterima Allah SWT. Juga bisa membantu saudara-saudara kita, paling tidak meringankan bebannya, papar WKS Ibu Endang. (Bgs/JJ)