|
find us on : 
Home > MELITER > Bersama Denhanud 474 Paskhas, Anggota Lanud Adi Sutjipto Evakuasi Korban Banjir

Bersama Denhanud 474 Paskhas, Anggota Lanud Adi Sutjipto Evakuasi Korban Banjir

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 29 November 2017 | 17:24:57
dibaca | 2800 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Anggota Lanud Adisutjipto bersama Denhanud 474 Paskhas melaksanakan evakuasi warga yang terjebak korban banjir, dan tanah longsor, Rabu malam, 28/11 hingga 29/11 2017.

Banjir dan tanah longsor tersebut terjadi dikarenakan hujan deras yang terus menerus mengguyur kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.

Komandan Denhanud 474 Paskhas Letkol Pas Fajar memimpin langsung jalanya evakuasi di beberapa titik didaerah Jogjakarta khususnya Kabupaten Bantul yang terjadi luapan dari beberapa sungai sehingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, Kondisi paling parah dialami warga desa Dusun Ngrancah sriharjo Imogiri bantul, sehingga anggota Lanud dan Denhanud 474 Paskhas lebih memusatkan evakuasi warga didaerah tersebut, papar Letkol Pas Fajar

"awalnya kami menerima laporan didusun ngrancah terisolir diakibatkan luapan Kali Oya. Setelah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait maka kita segera bergerak menuju titik evakuasi." ujarnya.

Peralatan yang digunakan berupa 3 Unit LCR beserta pelampungnya. Adapun jumlah warga yang terisolir sekitar 100 orang dengan jarak tempuh dari titik aman sekitar 1 Km.

Selain itu, Komandan Denhanud 474 Paskhas memaparkan kronologis evakuasi, pukul 22.50 WIB, "Tim evakuasi tiba di perbatasan Dusun Ketos dengan Dusun Ngrancah, kemudian melakukan penyiapan perahu/LCR dan alat peralatan. Pukul 23.15 WIB LCR pertama bergerak, dikarenakan arus air terlalu deras, hujan lebat dan gelap maka tim evak menyatakan untuk menunda menunggu situasi dan kondisi mendukung." jelasnya.

Lebih lanjut, Letkol Pas Fajar menambahkan, "pada pagi harinya, tanggal 29 Nov 2017 pkl 04.00 WIB, dengan situasi lapangan membaik Tim melaksanakan evakuasi warga dan ternak yang berada di Dusun Ngrancah. Menjelang siang giat evakuasi selesai, untuk warga Ngrancah sementara mengungsi di Dusun Ketos yang posisinya berada lebih tinggi." imbaunya.

Menurutnya, akibat banjir tersebut rumah warga masih terendam banjir dan beberapa ternak warga tidak bisa diselamatkan.

"Dalam insiden banjir tersebut seluruh warga dilaporkan selamat meski sampai saat ini ada beberapa warga masih trauma. Dihimbau selama situasi belum aman, masyarakat tidak boleh kembali ke rumah masing-masing," papar Letkol Pas Fajar. (Bgs/JJ)