|
find us on : 
Home > NASIONAL > Panglima TNI Sebut Pengganti Dirinya Berasal Dari Mantan Kasad, Ini Alasannya

Panglima TNI Sebut Pengganti Dirinya Berasal Dari Mantan Kasad, Ini Alasannya

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 29 November 2017 | 16:56:43
dibaca | 532 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo hadir pada kegiatan Apel Danrem dan Dandim terpusat di Secapa AD, Kota Bandung, Rabu (29/11/2017).

Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan sejumlah awak media tentang rencana pergantian jabatan orang nomor satu di TNI, berikut siapa sosok calon penggantinya itu.

"Kalau orang yang tahu etika dan aturan, pasti mengetahui bahwa pergantian tersebut adalah hak Presiden. Hanya Presiden yang tahu tentang sosok yang akan membantunya di TNI," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Secapa AD, Kota Bandung, Rabu (29/11/2017).

Menurut Gatot, semua itu hak Presiden. Presiden lah yang mengetahui ancaman dan tantangan tugas ke depan.

Terkait tentang banyaknya permintaan sejumlah tokoh politik untuk pergantian Panglima TNI, menurut Gatot, sebaiknya langsung ditanyakan kepada yang bersangkutan.

"Kalau yang memintanya dari partai politik, tanya langsung aja sama orang partainya," kata Gatot .

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap, penggantinya nanti adalah sosok yang sudah memahami visi dan misi TNI secara keseluruhan.

Menurut pandangannya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, bahwa yang menjadi Panglima TNI berasal dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

"Sudah bisa saya pastikan. Berdasarkan sejarah sebelumnya, bahwa yang menjadi Panglima TNI itu berasal dari Kasad. Karena mantan Kasad yang paham tentang visi misi TNI, tidak perlu lagi diajari," katanya.

Menurut Jenderal bintang empat tersebut, visi dan misi itu milik TNI, bukan visi misi dari Gatot. (Bgs/JJ)