|
find us on : 
Home > LIPUTAN KHUSUS > Dihadapan 7 Professor, Riset Studi Irjenau Marsda TNI Umar Sugeng Dapat Apresiasi Positif

Dihadapan 7 Professor, Riset Studi Irjenau Marsda TNI Umar Sugeng Dapat Apresiasi Positif

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 25 November 2017 | 11:26:13
dibaca | 532 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Prof. Dr. Jasruddin, M.Si.,Tim penguji Study Program Doktor (S3) dari Universitas Negeri Makassar (UNM), mengapresiasi hasil program study by riset Irjenau Marsekal Muda (Marsda) TNI Umar Sugeng Hariyono,S.E.,M.M, dalam penyelesaian Study Program Doktor (S-3) di Pasca Sarjana Universitas Negeri Makasar (UNM), beberapa waktu yang lalu.

Marsda TNI Umar Sugeng Hariyono,S.E.,M.M melaksanakan presentasi progres hasil penelitian disertasinya yang mengangkat judul "Strategi Pengembangan Alutsista TNI AU dalam Perspektif Ancaman dan Luas Wilayah NKRI".

"Di sela-sela kesibukannya sebagai pejabat negara sangat intens melakukan kegiatan ini mulai dari semester 1, 2, 3 dan sekarang sudah masuk semester 4, ini luar biasa sekali. Sebab, laporan kemajuannya sesuai dengan standar kita. Ketika pertama kita paparkan program by riset lalu kemudian beliau tertarik dan mendaftar. Ini sudah keempaat kalinya beliau bertemu dengan tim pembahasan dan tim pengujinya," ujar Prof. Jasruddin, usai memberikan paparan dalam seminar tahapan untuk program studi by riset di Makasar.

Prof. Jasruddin menjelaskan, program studi by riset dilakukan berdasarkan undang-undang yang dikeluarkan oleh pemerintah dan dikaitkan dengan standar klarifikasi indonesia ke KNI, dimana penekanan S3 ini adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis riset. "Jadi landasan hukumnya jelas," katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Jasruddin, program Pasca Sarjana Ilmu Teknologi Makassar telah menyusun standar opsional prosedur khusus untuk program by riset dan dibedakan dengan program reguler.

Sewaktu akan melaporkan tahapan pertama dari pra untuk masuk ke seminar hasil, kata Prof Jasruddin, nanti kita akan liat progress dari yang Marsda TNI Umar Sugeng lakukan khususnya tahapan-tahapan untuk menuju ke publikasi.

Nantinya Marsda TNI Umar Sugeng harus menjelaskan di bagian-bagian hasil penelitian ini yang akan dipublikasikan, dan akan sangat baik lagi jika yang akan dipublikasikan itu bisa disebutkan kira-kira dalam konferensi apa atau seminar apa bahkan lebih bagus lagi jika pada jurnal apa.

jika seandainya jurnalnya belum bisa ditentukan kemana, maka nanti tugas promotor ke promotor dan tim pembahas yang bisa memberikan gambaran bahwa untuk masalah itu cocoknya di jurnal apa yang harus dikirimkan. Dan, di internal konferensi apa yang harus disampaikan yang relevan dengan penelitian ini.

"Saya ulangi lagi, Marsda TNI Umar Sugeng bisa (menyandang) Doktor ketika sudah publikasi minimal 3 jurnal internasional. Tapi kalau melihat sepintas hasil ini, saya kira mulai dari pendahuluan itu sudah sangat banyak informasi yang menarik tinggal dikaitkan dengan data-datanya. Saya kira (harus) sudah dipublikasi," tuturnya.

Jasruddin menekankan, dari awal memang harus jeli melihat untuk di jurnal internasional karena harus dibatasi sebagian. Ini riset ilmiah, mungkin didalam ada sedikit data-data rahasia negara yang tidak bisa dipublikasikan, tapi juga harus dipublikasikan dengan cara tadi memenggal-menggal apa yang bisa menjadi bagian, yang tidak bisa dipublikasikan di publik internasional.

"Sekali lagi tegasnya, by riset ini sasarannya 3 jurnal internasional yang mereputasi. Reputasi itu maksudnya adalah yang ada terdaftar di sekopus dan di beberapa jurnal yang di anggap oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi kita, dalam hal ini kemenristekdikti sebagai jurnal yang tidak abal-abal. Dalam arti sekarang ini, memang banyak penerbit jurnal yang sesungguhnya mereka menggunakan momen ketika banyak mahasiswa S3 di Indonesia yang harus publikasi," tegasnya.

Marsda TNI Umar Sugeng memaparkan progres hasil penelitian disertasinya di depan 7 Professor, yaitu Prof. Dr. Jasruddin, M.Si., Prof. Dr. Rifdan, M.S., Prof. Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd., Prof. Dr. Suradi Tahmir, M.Si., Prof. Dr. Ruslan, M.Pd., Prof. Dr. Hamzah Upu, M.Ed., dan Prof. Dr. Muh. Jufri, M. Psi.

Kegiatan ini dilaksanakan atau persyaratan sebelum melaksanakan Ujian Seminar Hasil Disertasi.

"Ini apresiasi kami dan kita berharap bahwa Marsda TNI Umar Sugeng akan tetap konsisten karena masih sekian langkah lagi yang harus dilakukan untuk ke tahapan ujian presentasi," pungkasnya.(Bgs/JJ)