|
find us on : 
Home > NUSANTARA > PKPU-HI Bangun Sumur Artesis Tenaga Matahari Di Somalia

PKPU-HI Bangun Sumur Artesis Tenaga Matahari Di Somalia

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 20 November 2017 | 17:39:36
dibaca | 1108 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Usai melaksanakan program respon darurat untuk kebutuhan makanan dan air bersih bagi pengungsi di Mogadishu dan sekitarnya, pertengahan November pekan lalu, PKPU-HI secara resmi memulai pembangunan program jangka panjang, Water for Life di Somalia. Program ini dimulai dengan pembangunan Sumur Artesis dan sumur pompa.Bertempat di desa Harere Cadle, distrik Bal'ad Provinsi Middle Shabelle

"Tim PKPU-HI mengawali titik pertama sebagai lokasi pengeboran untuk meresmikan program sekaligus peletakan batu pertama bangunan penampungan air. Seluruh tim mekanik dan elektrik terlibat mengawal proses ini sebagai tanda proyek pengeboran telah dimulai," ungkap Manager Humas PKPU HI Sukismo di Jakarta Senin(20/11).

Sukismo mengatakan, sumur tersebut merupakan kategori sumur dalam yang mencapai 150-200 meter. Sehingga diperkirakan waktu proses pengeboran akan ditargetkan 40-60 hari untuk mendapatkan sumber air yang layak," jelasnya.

Dengan seluruh instalasi yang mendukung diantaranya fasilitas bangunan untuk penampungan air, wadah bagi pengambilan air untuk masyarakat maupun ternak, mesin generator dan sampai instalasi tenaga matahari.

Selain itu, lanjutnya, program ini memperbesar jumlah penerima manfaat di wilayah terdampak bencana, dan juga untuk mengurangi kekurangan air jika kekeringan panjang terjadi dimasa yang akan datang.

Tidak kurang dari 550 kepala keluarga atau 4800 jiwa akan dapat merasakan manfaat dari sumur ini disekitar area pengeboran, sekaligus dapat memenuhi kebutuhan air bagi hewan ternak diantaranya domba, sapi, keledai dan onta serta kebun dan tanaman.

Sebagaimana diketahui dampak kekeringan akhir tahun lalu mengakibatkan separuh atau 6,2 juta penduduk Somalia berada di ambang kelaparan akibat dampak kekeringan berkepanjangan. Saat ini dalam 3 bulan terakhir jumlah penduduk yang mengungsi mengalami peningkatan.

PBB melaporkan pada 7 November 2017 lalu, bahwa lebih dari satu juta orang telah mengungsi ke seluruh wilayah khususnya ke tempat yang mendekati perkotaan.

Angka tersebut terus meningkat dibanding laporan bulan Oktober yang lalu sebesar 950 ribu orang. Dalam Laporan PBB terbaru mencantumkan lebih dari 17,4% penduduk Somalia menderita kekurangan gizi akut atau global acute malnutrition melebihi 15% ambang batas darurat Nasional. (Red/jj)