|
find us on : 
Home > OLAH RAGA > Putaran ke-2 Buma IGT Seri 7, Elki Kokoh Diposisi Puncak Dengan Skor 12-Dibawah Par

Putaran ke-2 Buma IGT Seri 7, Elki Kokoh Diposisi Puncak Dengan Skor 12-Dibawah Par

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 14 November 2017 | 21:26:41
dibaca | 280 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Meski sempat terhenti hujan yang turun deras disertai petir pada pukul 15.30 WIB, Seri Ketujuh Buma Indonesian Golf Tour (IGT) akhirnya berhasil menyelesaikan putaran kedua.

Seri VII Indonesian Golf Tour (IGT) yang didukung Buma (PT Bukit Makmur Mandiri Utama), perusahaan yang memberikan berbagai servis kepada produsen batubara Indonesia, meloloskan 50 pegolf setelah batas cut ditetapkan pada lima-di atas par (149). Delapan di antaranya adalah pemain amatir.

Posisi puncak leaderboard sedikit mengalami perubahan. Elki kini sendirian di posisi atas dengan skor 12-di bawah par. Pegolf berusia 24 tahun ini membukukan skor yang sama (66) dengan sehari sebelumnya. Elki sendiri mengakui bahwa ia tidak menyangka bisa mencetak skor yang sama.

"Awalnya saya tidak mengharapkan terlalu tinggi. Meski sempat birdie di hole pertama (10) dan hole ketiga (13), saya merasa pukulan saya kurang bagus. Ya saya berupaya tidak memaksakan permainan. Tetapi di sembilan hole kedua, saya dapat momen ketika berhasil memasukkan long putt di hole 3. Eagle. Pukulannya jadi lebih bagus," kata Elki, yang mencetak skor tanpa bogey.

Posisi di puncak ini merupakan yang pertama bagi Elki sejak menyandang status pegolf profesional sejak Juni lalu. Karena itu, ia menjaga momentum bagus ini agar bisa bertahan hingga putaran ketiga berakhir.

"Saya akan bermain seperti biasa seperti dua hari ini. Kalaupun dalam beberapa hole terakhir saya akan menjaga permainan dan emosi saya agar tidak terpengaruh sehingga tidak merusak skor di saat-saat menentukan," jelas Elki, yang sempat menunggu satu jam untuk menyelesaikan permainan ketika berada di fairway hole 8.

Elki sementara ini ditempel Jordan Surya Irawan yang hanya tertinggal empat pukulan. Pegolf Bandung berusia 22 tahun ini masih menjaga performa bagusnya yang sudah ditunjukkan sejak hari pertama. Membuat skor 69 (tiga-di bawah par), Jordan tetap menjaga peluang juara, meski saat ini berada di posisi kedua.

"Saya main tanpa pressure dua hari ini. Saya sadar bahwa saya break lumayan lama (dua bulan) sehingga hanya ingin bermain sebagusnya saja. Saya hanya menargetkan untuk mengejar poin agar bisa bermain di Indonesian Masters dan Seri Final IGT Desember nanti. Ternyata, hasilnya malah lebih bagus dari yang saya perkirakan. Saya sendiri cukup surprise," kata Jordan yang saat ini berusia 22 tahun.

Sementara itu, Fajar Winnuryanto dan Benita Kasiadi, pemimpin leaderboard bersama Elki sehari sebelumnya, hanya tertinggal satu pukulan dari Jordan dan lima pukulan dari Elki. Keduanya mengumpulkan skor tujuh-di bawah par.

Sementara, untuk nominasi the Low Amateur, Jose Suryadinata tergusur dari peta persaingan setelah hanya membukukan skor 74 (dua-over par). Ia mengumpulkan skor even par. Sebaliknya, Dominikus Glen dan Yang Hee Jun yang bermain impresif hari ini menjadi nominator untama untuk pemain amatir terbaik di Buma Indonesian Golf Tour. Keduanya sama-sama mengumpulkan skor total empat-di bawah par. Tirto Tamardi pun menjaga peluang untuk gelar juara ini. Pegolf asal Jawa Timur ini hanya tertinggal satu pukulan dari Dominikus dan Yang. (Bgs/JJ)