|
find us on : 
Home > EKONOMI > Dukungan Semua Pihak, Dibutuhkan Dalam Mensukseskan Sensus 2020

Dukungan Semua Pihak, Dibutuhkan Dalam Mensukseskan Sensus 2020

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 14 November 2017 | 20:25:32
dibaca | 478 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Indonesia hingga saat ini masih ada permasalahan dalam data kependudukan. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber yaitu dari BPS, dari hasil sensus penduduk, dan dari kementerian dalam negri dari data e-KTP.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto dalam Sambutan Seminar Internasional, Persiapan Sensus Penduduk 2020 di kantornya, Jakarta, Selasa (14/11).

Suhariyanto menjelaskan, perbedaan konsep dan devinisi penduduk yang digunakan oleh dua instansi ini manjadi salah satu penyebab masih adanya perbedaan. Perbedaan ini bisa menimbulkan kebingungan di masyarakat, dan para pengguna data, sehingga perbedaan- perbedaan ini harus segera di akhiri, sehingga semuanya bisa mendapatkan data yang akurat untuk membuat sebuah kebijakan," jelasnya.

Dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 lanjut Suhariyanto, nanti BPS akan menyesuaikan cakupan sebagaimana rekomendasi PBB, utuk tidak lagi hanya mengunakan metode tradisional, tapi juga memanfaatkan data administrasi penduduk.

"Dengan memanfaatkan kombinasi methode ini kita harapkan data kependudukan kedepan akan menjadi data yang diacu oleh seluruh pihak. Untuk itu BPS akan bekerja sama dengan kementerian dalam negeri dalam memanfaatkan data registrasi penduduk pada pelaksanaan Sensus Penduduk 2020," tegasnya.

Suhariyanto berharap, kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memutuskan masalah-masalah yang muncul selama ini.

Semoga dengan adanya komunikasi yang intens antara BPS dan Kemendagri perencanaan dan pembangunan khususnya pengambilan kebijakan kependudukan dapat berjalan dengan lebih baik," harapnya.

"Kita sudah mengantisivasi berbagai persoalan dan kendala yang kemungkinan muncul di lapangan. Untuk itu kita mohon masukan dari semua, bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut," tuturnya

BPS akan terus belajar dari pengalaman pelaksanaan sensus penduduk sebelumnya dan juga pengalaman dari negara-negara lain dalam melaksanakan sensus penduduk, sebagai reperensi pelaksanaan SP 2020

Masukan dari semua pihak perwakilan kementerian sangatlah penting, bagaimanapun juga BPS tidak bisa bekerja sendiri, kita perlu bekerja sama dalam melaksanakan hajat besar bangsa ini.

"Sensus penduduk bukan hanya tugas BPS tapi adalah tugas seluruh komponen bangsa," pungkas Suhariyanto.