|
find us on : 
Home > MELITER > Mantan Pangdam XVII/Cendrawasih Klarifikasi Terkait Pemberitaan Salah Satu Media Online

Mantan Pangdam XVII/Cendrawasih Klarifikasi Terkait Pemberitaan Salah Satu Media Online

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 11 November 2017 | 21:57:25
dibaca | 352 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Merasa terusik dengan pemberitaan yang dilakukan oleh sebuah media online, yakni Republikin.com, mantan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Papua Mayjen (Purn) TNI Christian Zebua menyampaikan sebuah klarifikasinya.

Dalam berita yang dimuat Republikin.com disebutkan bahwa Christian mengetahui siapa pemasok senjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua. Padahal, menurut Christian, dirinya tidak pernah mengatakan hal seperti itu.

Dilansir dari KabarNias.com (11/10/17), Ia menyatakan bahwa setelah pensiun dari kemiliteran, dirinya tidak lagi berhak menyampaikan pernyataan-pernyataan seperti yang dilansir media online tersebut.

"Saya sudah sampaikan secara lisan kepada pihak Pusat Penerangan TNI bahwa berita itu tidak benar alias hoaks. Tolong bantu sampaikan kepada masyarakat terkait klarifikasi saya ini," ujar Christian pada Sabtu sore.

Berikut klarifikasinya seperti yang diberikan oleh Christian pada Sabtu (11/11/2017) sore.

SURAT KLARIFIKASI

Terkait berita yang diposting di laman Republikin.com dengan judul "Ketika Jenderal Tahu Siapa Pemasok Senjata OPM & Kenapa Peluru OPM Tak Pernah Habis" (https://goo.gl/kRbzqo) Jumat, 10 November 2017, di mana nama saya, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, mantan Panglima Kodam/XVII Cenderawasih, Papua, disebut-sebut, berikut ini saya sampaikan klarifikasi:

Lebih lanjut, Christian menegaskan "Saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang dikutip oleh website Republikin.com ini sehingga saya sangat keberatan dengan pemuatan berita seperti ini.Saya tidak pernah memberi pernyataan seperti yang diberitakan oleh Antara Papua seperti rujukan yang dikutip Republikin.com. Apa yang ditulis dalam berita yang dimuat Antarapapua.com pada 20 September 2014 ini adalah bukan pernyataaan saya yang utuh dan telah mengutip omongan saya secara sepotong-sepotong.Kepada pengelola media online Republikin.com dan Antarapapua.combagar segera memuat klarifikasi saya ini." tegasnnya.

"Karena sudah pensiun dari kedinasan militer, saya tidak ada hak lagi untuk memberikan pernyataan apa pun terkait dinas dengan mengatasnamakan instansi. Oleh karena itu, saya menyatakan bahwa berita apa pun yang disampaikan siapa pun dengan mencatut nama saya dan menyebarkannya kepada khalayak adalah hoaks.Kepada semua masyarakat saya mohon agar tidak begitu saja percaya atas setiap berita hoaks yang diberitakan oleh pihak mana pun, termasuk di media sosial." pungkas Christian.

Jakarta, 11 November 2017

Mayjen (Purn) TNI Christian Zebua

Surat klarifikasi ini juga dikirimkan kepada: Pengelola media Republikin.com, Pengelola media Antara.com, Dewan Pers, dan Kapuspen TNI (Bgs/JJ)