|
find us on : 
Home > NASIONAL > MUI Sambut Baik Ide Zakat Pengurang Pajak

MUI Sambut Baik Ide Zakat Pengurang Pajak

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 07 November 2017 | 09:53:29
dibaca | 487 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan publik kepada lembaga zakat.

Menurutnya, hal tersebut dibuktikan meningkatnya presentase jumlah kepuasaan publik hingga 10% dalam mempercayakan penyaluran dana ZIS melalui lembaga zakat di seluruh Indonesia.

"Harus diakui bahwa kepuasaan masyarakat muslim terhadap lembaga zakat mengalami peningkatan dari semula hanya mencapai 5% dan kini menjadi 10%," ujar Ketum MUI Pusat, KH. Ma'ruf Amin ketika memberikan pengarahan kepada seluruh Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS)di Hotel Sofyan Betawi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/11).

Ma'ruf menyambut positif wacana zakat sebagai elemen pengurang pajak penghasilan yang direncanakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

"Wacana itu bagus sekali, pada dasarnya kami setuju," tambahnya.

Meningkatnya kepercayaan publik dalam menunaikan ZIS kepada lembaga zakat bukan berarti harus berhenti disini, akan tetapi dengan penerapan wacana ini agar bisa ditingkatkan lagi," ujar KH. Ma'ruf Amin.

Acara pembentukkan Forum Dewan Pengawas Syariah turut dihadiri oleh berbagai LAZNAS seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Rumah Zakat (RZ), Dompet Dhuafa (DD), Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid (DPU DT), Baitul Mal Muamalat, Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (LAZISMU), Lembaga Amil Zakat Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Lembaga Manajemen Infak, Baitul Mal Hidayatullah, Yatim Mandiri, Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF), Nurul Hayat, Al Azhar Peduli Umat, Global Zakat ACT, dan Pusat Zakat Ummat Persis.