|
find us on : 
Home > PENDIDIKAN > Wisuda Unindra Ke-59 Unindra Bisa Berkiprah Di Level Nasional

Wisuda Unindra Ke-59 Unindra Bisa Berkiprah Di Level Nasional

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 26 Oktober 2017 | 10:44:23
dibaca | 937 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Universitas Indra Prasta PGRI (Unindra) kembali menyelenggarakan Wisuda bagi mahasiswa/mahasiswi yg telah berhasil menyelesaikan pendidikannya, kali ini Unindra menggelar wisuda yang ke-59 sekaligus wisuda tahap kedua dalam semester genap 2016/2017, di Gedung Sasono Utomo, TMII, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Wisuda ini telah diikuti oleh 1.021 wisudawan, terdiri dari 859 sarjana Strata satu (S1) dan 162 Strata dua (S2).

Pelaksanaan Wisuda Unindra ini dilaksanakan dengan Sidang Terbuka Senat Universitas yang dipimpin langsung oleh Rektor Unindra merangkap Senat Universitas, yakni Prof. Dr. H. Sumaryoto.

Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), Prof. Dr. Sumaryoto dalam sambutannya kembali menegaskan tidak main-main dengan target Unindra menjadi Research University pada beberapa tahun mendatang.

"Dalam Rencana Induk Pengembangan Unindra, ditargetkan tahun. 2029 kita jadi Teaching University dengan kualitas pembelajaran yang bisa diandalkan. Baru kemudian pengembangan Research University", kata Sumaryoto dalam sambutannya pada Wisuda Ke-59 Unindra di kawasan TMII, Jakarta, Rabu (25/10).

Sumaryoto mengakui tidak mungkin berharap target tersebut dapat dicapai bila hanya melihat peringkat universitas secara internasional. Namun dirinya optimis Unindra dapat terus berkiprah dan berprestasi di tingkat nasional maupun regional.

"Kalau lihat peringkat dunia, susah berharap. Tapi kita tidak boleh pesimis. Sebab terbukti, Unindra bisa berkiprah di level nasional. Seperti di Calculus Cup kita mampu meraih runner up, program studi matematika, (hanya) dibawah ITB. Ini sangat positif. Tapi kita tidak boleh lengah", paparnya.

Untuk itu, tambah Sumaryoto, Unindra akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, dengan salah satunya peningkatan kualitas dosen.

"Saat ini masih banyak yang yunior (dosen baru). Kita berupaya terus tingkatkan kualifikasi dosen menjadi dosen-dosen yang punya catatan akademik minimal Lektor, Lektor Kepala dan Guru Besar. Ini sangat berat dengan kondisi finansial Unindra yang masih standar. Tapi kita tidak boleh pesimis. Ini tantangan kedepan, sehingga kita bisa bicara lebih banyak lagi baik level regional maupun nasional", pungkas Sumaryoto. (Bgs/JJ)