|
find us on : 
Home > OTOMOTIF > RMA Group Bakal Pasarkan Kembali Ford di Indonesia

RMA Group Bakal Pasarkan Kembali Ford di Indonesia

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 12 Oktober 2017 | 18:30:00
dibaca | 604 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Pada Januari 2016 lalu, produsen mobil Ford Motor Company melalui agen resminya Ford Motor Indonesia (FMI) memutuskan untuk mundur dari bisnis otomotif di Indonesia. Namun kemudian, pada November 2016, RMA Group ditunjuk untuk memberi layanan purna jual kepada konsumen Ford di Tanah Air.

Namun, berbeda dengan Ford Motor Indonesia yang saat itu menjadi Agen Pemegang Merk (APM), RMA Group hanya dibatasi memberi pelayanan sebatas servis untuk mobil Ford milik customer di Indonesia. Artinya, RMA Group tidak lagi menjual mobil baru merk Ford di Indonesia.

Setelah setahun berjalan, beberapa waktu lalu RMA Group berani mengajukan diri untuk bisa kembali memasarkan mobil asal Amerika Serikat tersebut di Tanah Air.

Yanto Mardianto selaku Senior Manager Marketing dan Sales RMA Indonesia mengatakan, selama kurun waktu satu tahun ini, RMA terus memberikan layanan terbaik kepada para pemilik mobil Ford di Tanah Air. Perusahaan pun telah melakukan lima kewajiban yang diberikan mulai dari aftersales service, ketersediaan spare part, warranty claim, emergency road assistance, hingga training untuk teknisi Ford.

"Dengan sudah dijalankannya kewajiban tersebut, RMA meminta kepada kantor pusat Ford untuk diberikan izin untuk kembali menjual unit mobil Ford di Indonesia, meski hingga saat ini belum ada persetujuan resmi dari Ford," kata Yanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/10/17)

"Saat ini kami memang belum mendapat approval, karena semua masih harus ada izin dari kantor pusat Ford terkait ketersediaan barang. Tetapi yang jelas, kami memang berkeinginan untuk bisa menjual mobil Ford lagi di Indonesia," imbuh Yanto.

"Kami inginnya tahun depan sudah bisa (jualan mobil) lagi. Ini untuk menjaga momentum, kalau misalnya baru bisa tahun 2019, mungkin bakal lebih susah lagi mengangkat brand images Ford di Indonesia," pungkasnya. (Red/JJ)