|
find us on : 
Home > TEKNOLOGI > Nokia Ambisi Salip Apple dan Samsung

Nokia Ambisi Salip Apple dan Samsung

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 18 Agustus 2017 | 12:45:34
dibaca | 586 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Nokia akhirnya merilis handset anyar ke pasaran. Langkah ini sekaligus menjadi upaya perusahaan untuk merevitalisasi merek miliknya di pasar smartphone yang kini dikuasai oleh Samsung, Apple, dan Huawei asal China.

Nokia 8 menandai puncak upaya perusahaan untuk membawa merek telekomunikasi asal Finlandia itu kembali ke pasar handset mainstream. Perusahaan memulainya dengan membawa pengguna bernostalgia melalui ponsel klasiknya Nokia 3310.

Sementara itu, smartphone flagship Android yang kini dirilis dirancang untuk bersaing dengan Samsung Galaxy S8 dan iPhone 7 besutan Apple. Nokia 8 menampilkan bodi alumunium, kamera Carl Zeiss, layar 5,3 inci, serta kemampuan merekam dan memutar spatial surround audio dari berbagai arah atau 360 derajat.

Handset Nokia dibangkitkan kembali oleh HMD Global, sebuah perusahaan yang didukung ekuitas swasta yang dipimpin oleh mantan karyawan perusahaan Finlandia tersebut. Perusahaan ini mengusung konsep yang disebutnya ‘bothie’ sebagai evolusi selfie selanjutnya, menggunakan teknologi dual-sight dari Nokia untuk menghidupkan kamera belakang dan depan dalam waktu bersamaan, memotret foto, maupun merekam video.

Tak hanya itu, secara simultan hasil rekaman maupun jepretan kamera Nokia 8 mampu dibagikan secara langsung untuk live streaming ke Facebook atau YouTube.

"Kami tahu bahwa pengguna membuat dan berbagi konten streaming lebih banyak dari sebelumnya, dengan jutaan foto dan video dibagikan di media sosial setiap menitnya," kata Juho Sarvikas, Chief Officer Product HMD Global.

"Orang terinspirasi oleh konten yang mereka konsumsi dan mencari cara baru untuk membuatnya sendiri," imbuhnya.

Smartphone dengan tebal 7,9 mm ini memiliki spesifikasi yang mirip dengan ponsel high-end pesaingnya. Namun, Nokia 8 tak memiliki desain bezel yang tipis seperti mayoritas ponsel high-end saat ini.

Kamera belakang Nokia 8 disokong dengan lensa ganda 13 megapiksel, berkat kemitraan Nokia dengan Zeiss. Kamera tersebut mendukung teknik fotografi komputasi baru yang mirip dengan kamera pada smartphone Apple, Google, Huawei, dan LG pada smartphone terbarunya.

Ben Wood, kepala penelitian di CSS Insight mengatakan, "Nokia 8 memiliki beberapa fitur inovatif termasuk fungsi dual-sight pada kamera dan rekaman audio 360 derajat namun belum jelas apakah ini adalah fitur yang akan mengubah permainan dan memikat konsumen dari pesaing papan atas seperti Apple dan Samsung."

Peluncuran Nokia 8 hadir hanya seminggu sebelum Samsung diharapkan merilis smartphone barunya, Galaxy Note 8. Apple juga disebut-sebut akan segera mengumumkan iPhone versi baru pada Sptember.

Nokia sempat mendominasi pasar ponsel selama lebih dari satu dekade dari akhir 1990. Namun, perusahaan ini tertinggal di belakang Apple dan Samsung di era smartphone, setelah iPhone diluncurkan pada 2007.

Nokia kemudian menjual divisi perangkat mobile kepada Microsoft pada 2013 dan memilih fokus pada bisnis peralatan jaringan telekomunikasinya. Kini sekelompok mantan eksekutif Nokia yang didukung oleh ekuitas swasta membentuk perusahaan baru bernama HMD Global dan membeli lagi bisnis ponsel mereka dari Microsoft, yang bertujuan untuk mengembalikan merek Nokia ke kejayaannya dengan beragam smartphone baru. Demikian seperti dilansir The Guardian, (dit/JJ)