|
find us on : 
Home > PERTAMBANGAN > SP PLN Minta Polisi Segera Proses Pelaku Kejahatan Union Busting

SP PLN Minta Polisi Segera Proses Pelaku Kejahatan Union Busting

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 27 Juli 2017 | 23:08:53
dibaca | 1990 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - DPP SP PLN bersama dengan 49 Ketua DPD SP PLN seluruh Indonesia mendatangi Polda Metro Jaya untuk segera memproses manajemen PLN pelaku union busting agar segera diproses hukum.

Menurut Ketua Advokasi SP PLN Dedi Susanto SH bahwa kedatangan yang kedua ini dimaksudkan untuk mendorong Polda Metro Jaya segera memproses laporan SP PLN sebelumnya yang sudah disampaikan tanggal 13 Juli 2017 yang lalu. "UU No. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/ Serikat Buruh jelas mengatakan bahwa pelanggaran terhadap union busting ini dapat diancam hukuman satu sampai lima tahun penjara dan denda 100 juta sampai 500 juta serta secara tegas digolongkan sebagai tindak pidana kejahatan", kata Dedi.

"Hari ini justru kita menambah bukti-bukti upaya pemberangusan, penghalang -halangan dan intimidasi itu terhadap organisasi SP PLN. Serta menambahkan laporan baru berupa intimidasi lainnya yakni melakukan demosi, tidak membayarkan penghasilan dan mengurangi pembayaran yang seharusnya diterima oleh pegawai serta upaya mem PHK pengurus yang berstatus pegawai PLN," lanjutnya.

Disamping pelaporan ke Polda Metro Jaya, SP PLN juga membuat laporan ke Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Pegawas Ketenagakerjaan serta Komisi Hak Azazi Manusia..

"Kami berharap dengan kedatangan kami yang kedua ini yang merupakan perwakilan DPD SP PLN seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, laporan kami dapat segera di proses demi tegaknya hukum dan adanya kepastian hukum," tutup Dedi.(red/JJ)