|
find us on : 
Home > PERTAMBANGAN > Harga Batubara dan CPO Kembali Bergairah

Harga Batubara dan CPO Kembali Bergairah

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 25 Juli 2017 | 09:09:47
dibaca | 1891 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Deputi Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia mengatakan, kondisi harga batubara tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini membuat pelaku usaha batubara kembali bergairah dan meningkatkan produksinya. Harga batubara acuan (HBA) pun diharapkan lebih baik pada 2018.

"Terus terang dari sisi kami sebagai produsen tentu berharap harga bisa naik US$ 80-an per ton atau bahkan lebih. Tapi untuk memprediksi tidak mudah, jadi jika harga tetap bertengger di level US$ 70-an per ton juga masih dalam level yang positif," kata Hendra.

Hendra memperkirakan harga batubara hingga akhir tahun bakal stabil di level US$ 70-an per ton. Pasalnya, pasokan batubara secara global meskipun masih kelebihan pasokan, levelnya sudah berkurang dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Kemudian permintaan pun masih kuat.

Faktor lainnya, lanjut Hendra, yakni Pemerintah Tiongkok sebagai produsen dan pengguna batubara terbesar di dunia juga berkepentingan terhadap stabilitas harga. Di sisi lain, harga minyak dunia yang relatif stabil juga turut andil dalam pergerakan harga batubara. "Jadi tren harga hingga akhir tahun nanti di level US$ 70-an per ton," jelasnya.(ID/JJ)