|
find us on : 
Home > EKONOMI > Survai Kantar Worldpanel, Indomie Teratas Dalam Brand Footprint 2017

Survai Kantar Worldpanel, Indomie Teratas Dalam Brand Footprint 2017

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 30 Mei 2017 | 23:49:35
dibaca | 5094 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kantar Worldpanel sebuah perusahaan riset terkemuka dalam bidang pengetahuan dan wawasan konsumen. Merilis "Brand Footprint 2017".

Dari hasil survai Kantar Worldpanel, Indomie menempati posisi pertama Brand Footprint 2017 di Indonesia, dan rangking delapan merk paling banyak dipilih di dunia, Dari seluruh merek fast moving consumer goods (FMCG)," ujar New Businessman Development Director Kantar Worldpanel Fanny Nurhayati dalam jumpa pers bersama awak media di Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Fanny menjelaskan, Brand footprint merupakan penelitian yang dilakukan oleh Kantar Worldpanel setiap tahun, dasar pengukurannya dilakukan dengan menggunakan metriks Consumer Reach Point (CRP), yaitu, seberapa banyak rumah tangga membeli sebuah merek (penetrasi) dan seberapa sering merek tersebut dibeli oleh konsumen (frekuensi). Dengan kata lain, Brand Footprint menunjukkan kekuatan berbagai merek dan mencakup 15,300 merek, 200 kategori, dan 1 milyar rumah tangga dari 43 negara di seluruh dunia," jelas Funny.

Brand Footprint lanjut Funny meliputi sektor- sektor FMCG, seperti sektor makanan, minuman, kebutuhan rumah tangga dan kesehatan serta kecantikan. Brand Footprint juga merilis ranking eksklusif Indonesia Urban (di perkotaan besar) yang meliputi 5700 sampel rumah tangga dan merepresentasikan 28 juta, atau 85% dari total rumah tangga di kawasan Urban Indonesia," lanjutnya.

Di Nigeria, masih kata dia, Indomie juga berada pada posisi nomor satu. Indomie juga memiliki pangsa pasar di Ghana, Malaysia, Timur Tengah, Turki, dan Amerika Serikat. Selain Indomie, merk mie instan Mie Sedaap juga memperoleh salah satu posisi teratas dalam ranking Brand Footprint di Indonesia," ucapnya.

Pada peringkat kedua diduduki merek penyedap masakan Royco, yang mampu naik satu peringkat dari pencapaiannya di tahun lalu. Di samping Royco, merek penyedap masakan lainnya yang berhasil menduduki peringkat 10 teratas dalam Brand Footprint 2017 adalah Masako pada peringkat kedelapan.

Sementara Brand Footprint 2017 dalam tingkat dunia adalah Coca Cola. Coca Cola menjadi merk paling sering dipilih oleh konsumen di dunia. Setidaknya 42 persen dari seluruh rumah tangga di dunia pernah membeli merk Coca Cola sekitar 13 kali dalam kurun satu tahun terakhir.

Coca Cola juga berada pada posisi teratas dari daftar merk yang paling banyak dipilih di total 9 negara, termasuk Amerika Serikat, Brazil, Mexico, dan Turki," pungkasnya (Red/JJ)