|
find us on : 
Home > PERTANIAN > Pigeon Luncurkan Botol Bayi Berdesain Batik

Pigeon Luncurkan Botol Bayi Berdesain Batik

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 01 Oktober 2015 | 17:14:51
dibaca | 12196 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Produk bayi asal Jepang, merk Pigeon kembali menambahkan desain batik pada produknya. Ini merupakan tahun ketiga Pigeon meluncurkan botol bayi berdesain batik.

Dengan design motif Gurdo yang memiliki filosofi kepercayaan yang diberikan untuk membuat harapan menjadi kenyataan, motif bunga Peony menggambarkan kesetiaan cinta kasih, motif bunga Seruni sebagai simbol cinta. Serta Sulur yang berarti bakal tanaman bermakna sebagai kehidupan yang selalu tumbuh.

General Manager Marketing Division Pigeon, Anis Dwinastiti, mengatakan, "Tidak sekadar mengeluarkan produk bermotif batik, Pigeon juga mengedukasi tentang filosofi dari setiap desainnya, karena saat ini, diantara 94 persen penduduk bekerja, 38 persen adalah pekerja perempuan dengan total 43,3 juta jiwa," ujar di Jakarta, Kamis (1/10).

Pasalnya zaman modern seperti saat ini semakin banyak perempuan yang bekerja khususnya di kota besar. Sehingga dalam kondisi tertentu tidak dapat memberikan ASI secara langsung. Dari hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) 2014, jumlah angkatan kerja perempuan Indonesia terus meningkat setiap tahun.

Untuk mendukung program peningkatan ASI eksklusif, lanjutnya, Pigeon sebagai produk internasional dari Jepang berkomitmen melakukan serangkaian riset.

Dengan cara mengembangkan salah satu alat bantu yang bisa digunakan untuk memberikan ASI. Tujuannya agar bisa digunakan untuk memberikan ASI jika ibu tidak bisa memberikan ASI secara langsung ke bayinya. "Sehingga bayi bisa minum ASI secara alami," jelasnya.

Tahun ini, lanjutnya, bertepatan dengan Hari Batik Nasional, Pigeon menambah desain produk botol bermotif batik. Selain itu untuk memperkenalkan batik sejak dini melalui edukasi filosofi dari ke-empat motif batik yang dikeluarkan.

Selain itu Anis menambahkan, produknya dijamin keamanannya karena menggunakan tinta Food Contact Grade. Selain itu, telah melalui studi di Pusat Riset Pigeon "Joso Laboratory" Jepang. Studi ini telah melibatkan pakar dari berbagai Universitas di Jepang, yang terus merancang dot agar bayi menyusui secara alami dan tetap mendapatkan ASI.(Yudi/JJ)