|
find us on : 
Home > GAYA HIDUP > Batu Akik Dan Batu Mulia kini Sedang Naik Daun

Batu Akik Dan Batu Mulia kini Sedang Naik Daun

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 29 November 2014 | 18:51:30
dibaca | 47818 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Pasar Rawa Bening atau Jakarta Gems Center semakin ramai akhir-akhir ini. Pamor batu mulia kini memang sedang naik daun. Batu cincin yang biasanya terpasang di jari orang tua kini juga tak jarang mulai melengkapi aksesoris anak muda. Mereka tak ketinggalan ikut berburu batu-batuan yang tumpah ruah di Pasar Rawa Bening.

Tak hanya pria yang datang mencari batu akik atau batu mulia, kaum hawa juga berdatangan ke Rawa Bening untuk memburu kalung, gelang, bros dan anting yang terbuat dari batu-batu cantik di sana yang dijual mulai Rp20 ribu hingga Rp50 ribu.

Bursa akik dan batu mulia Pasar Rawa Bening sebenarnya sudah berdiri sejak 80-an dan cukup terkenal di Jakarta. Pasar Rawa Bening tadinya tak serapih saat ini, namun setelah direnovasi pada 2010, pasar yang berhadapan dengan stasiun Jatinegara, Jakarta Timur ini tampak lebih tertata.

Batu-batuan yang menjadi incaran para pemburu batu adalah batuan impor, seperti Ruby, Sapphire, Amethyst, Garnet dan Zamrud. Meskipun harganya selangit, batu-batuan itu tetap menjadi primadona di Pasar Rawabening, seperti dalam pantauan Jurnaljakarta.com, di Jakarta, Sabtu (29/11).

Empat batu yang paling banyak dicari itu ruby, blue sapphire atau yellow sapphire, dan zamrud. Bacan juga lagi banyak yang cari, tapi stoknya kurang terus saking cepat laris.

Selain kelima batu tersebut, stok citrine, amethyst (kecubung) Brazil, black diamond ruby gondola, kalimaya Afrika, zirkon dan berbagai jenis batu impor lainnya. Batuan lokal seperti bacan, garnet, kalimaya, intan, juga bisa ditemukan di sana.(Red/JJ)