|
find us on : 
Home > MELITER > Kuker Panglima TNI Di Yonko 465 Paskhas Lanud Supadio Kalimantan Barat

Kuker Panglima TNI Di Yonko 465 Paskhas Lanud Supadio Kalimantan Barat

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 08 Agustus 2014 | 23:07:48
dibaca | 17686 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Bertempat di Aula Brajamusti Yonko 465 Paskhas, Lanud Supadio Pontianak Kalimantan Barat telah diadakan acara Pembekalan Mahasiswa KKN Kebangsaan 2014 dan Kuker Panglima TNI. Kamis (7/8/2014)

Kedatangan rombongan dan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko di Lanud Supadio disambut langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya, Kapolda Kalbar Brigjen Pol. Arief Sulistiyanto, Wakil Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Bupati Kubu Raya Rusman Ali, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Resi Anna Napitupulu, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Andi Ibrahim Saleh, Danlanal Pontianak, dan Danlanud Supadio Kolonel Pnb Tedi Rizalihadi, S.T., beserta Jajaran TNI/Polri se-Kalbar. Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Letkol Psk Soleh S.Pd., M.M., hadir menyambut kedatangan Panglima TNI beserta rombongan.

Pada kesempatan ini Batalyon Komando 465 Paskhas mendapat kehormatan menjadi tuan rumah acara Pembekalan Mahasiswa KKN Kebangsaan 2014 dimana Panglima TNI memberikan kuliah umum kepada 545 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan yang berasal dari 38 Perguruan Tinggi se- Indonesia yang digelar Universitas Tanjungpura Pontianak bersama Dirjen Pendidikan Tinggi di Aula Brajamusti Batalyon 465 Paskhas Lanud Supadio.

Pada saat memberikan kuliah umum dan dialog untuk mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di perbatasan Indonesia Malaysia, Panglima TNI menyatakan bahwa dalam rangka menghadapi Indonesia emas pada peringatan 100 tahun kemerdekaan RI mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali berbagai pengalaman yang dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan program pembangunan bangsa.

Selain itu Panglima TNI juga meminta kepada peserta mahasiswa KKN untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat perbatasan di daerah Sanggau, Bengkayang dan Sambas tentang bahaya Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terhadap kedaulatan NKRI.

Tema yang diambil adalah "Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Untuk Menumbuhkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia".

Usai memberikan kuliah umum KKN Kebangsaan 2014, pada esoknya hari Jumat tanggal 08 Agustus 2014 Panglima TNI melaksanakan peninjauan di daerah perbatasan Indonesia Malaysia di daerah perbatasan Tanjung Datok, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas yang mana dalam waktu dekat akan segera di bangun Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL)