|
find us on : 
Home > MELITER > Kasau Lantik 30 Pilot Militer

Kasau Lantik 30 Pilot Militer

Reporter : Ardi | 22 April 2014 | 19:00:33
dibaca | 11791 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Selasa (22/4) melantik 30 orang Penerbang muda. 29 Orang Penerbang TNI AU dan 1 orang titipan dari PT Dirgantara Indonesia. Upacara pelantikan dilaksanakan secara militer di Lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Berhasil menjadi lulusan terbaik dalam pendidikan sekolah penerbang A-85 adalah Fulgentius Dio Prakoso. Fulgentius Dio Prakoso, lahir di Yogyakarta, 24 tahun yang lalu tepatnya 19 Januari 1990. Terlahir dari darah TNI AU, sang ayah yang sekarang juga menjabat Kaskorpaskhas Marsma TNI Theodorus Seto Purnomo dan ibu Yosephin Mariani. Lahir dua bersaudara Fulgen sebagai anak bungsu. Dia menamatkan pendidikan SD Saptorenggo 4 Malang. SMP 214 Jakarta, SMA 42 Jakarta. Dan AAU. Fulgen demikian biasa dipanggil mempunyai hobby renang dan karate. Karakter disiplin ia peroleh dari didikan selama di rumah oleh orang tuanya. Belajar buat penyuka sate ayam ini adalah kebutuhan jadi orang tua saya tidak pernah memerintah untuk belajar setiap sore menjelang petang saya selalu rutin berada di meja belajar.

"Saya sangat bersyukur, namun keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama. Karena buat saya keberhasilan ini bukan semata-mata keberhasilan saya pribadi. Saya selalu berbagi dengan teman-teman se-angkatan. Siapa yang kurang kita selalu membantu jadi buat saya keberhasilan ini milik semua."

"Satu keinginan yang ingin saya wujudkan terbang dengan dilihat kedua orangtua, semoga segera terwujud" harapnya menurut rencana Fulgentius akan bergabung dengan Skadron Udara 3 Madiun. "Dan kebetulan Kakak saya juga berdinas di sana Alumni AAU 2009 dan sekarang sebagai Patek (perwira Teknik) Lettu Tek Timor Reza." Mengakhiri pembicaraan.

Sekolah Penerbang A-85 ini berlangsung 19 bulan dan telah menyelesaikan 170-180 Jam terbang. Untuk Bravo 60 Jam terbang dan Charlie 120 jam terbang. Untuk tahun ini selain terdapat penerbang titipan dari PT Dirgantara Indonesia juga terdapat lulusan Sekbang dari USAFA (United State Air Force Academy). Ke-30 orang ini akan di bagi menjadi 3 jurusan Penerbang angkut 10, tempur 11 dan Heli 9.

Sebelum mengakhiri pendidikan Sekolah Penerbang di Lanud Adisutjipto, para siswa dinyatakan lulus setelah dilakukan Upacara Penutupan Pendidikan Sekbang Angkatan-85. Upacara Tupdik dilaksanakan di Wisma Adisutjipto dipimpin langsung oleh Komandan Kodikau Marsekal Muda TNI Nurullah Senin (21/4).

Hadir pada Upacara pelantikan Penerbang atau Wing Day adalah Para Pejabat Teras Mabes AU, Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Tabri Santosa, Komandan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Agus Munandar, SE dan para tamu undangan.(bagas/jj)