|
find us on : 
Home > MELITER > Mahasiswa STP Trisakti Jakarta Ikuti Pembinaan Karakter Kepemimpinan di Lanud Halim PK

Mahasiswa STP Trisakti Jakarta Ikuti Pembinaan Karakter Kepemimpinan di Lanud Halim PK

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 22 Agustus 2019 | 20:38:08
dibaca | 1207 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta mengikuti kegiatan pembinaan Potensi dan Pendidikan Karakter Kepemimpinan di Lanud Halim Perdanakusuma. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari dibuka oleh Kepala Urusan Minat Dirgantara (Kaurnatdirga) Binpotdirga Lanud Halim Perdanakusuma Mayor Sus Sutejo Cipto R., bertempat di Marsailing Area Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis ( 22/8).

Kegiatan yang diikuti 391 mahasiswa STP ini berlangsung dari 22-23 Agustus 2019. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini antara lain kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, Baris berbaris dan kerjasama.

Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M. Tonny Harjono , S.E., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kaurnatdirga Binpotdirga Mayor Sus Sutejo Cipto R., mengatakanKegiatan ini bertujuan untuk membina, melatih, dan mendidik para peserta agar dapat berpikir kreatif, bersikap mandiri, dinamis, dan bertanggung jawab, serta menanamkan jiwa kepemimpinan, untuk tampil menjadi generasi muda yang berkualitas dalam merintis masa depan yang gemilang.

Karena itu, lanjut Danlanud selama dua hari ke depan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang telah diprogramkan panitia, guna memantapkan kemampuan yang para peserta miliki, sehingga pada akhirnya nanti, para peserta akan tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berkepribadian kuat dan mampu bersaing secara sehat.

"Bulatkan niat dan tekad para peserta, agar dapat menyerap semua ilmu dan keterampilan dengan sebaik-baiknya. Serius dan tekunlah dalam mengikuti semua kegiatan agar kelak dapat memberikan manfaat dalam kehidupan para peserta sekalian", ujarnya.

"Perlu juga saya ingatkan, bahwa kegiatan ini harus para peserta fahami sebagai bentuk kegiatan pembinaan yang tentunya telah disesuaikan dengan kemampuan kalian, bukan penyiksaan", pungkasnya. (Bgs)

BERITA TERKAIT :