|
find us on : 
Home > MELITER > Panglima TNI Ajak Amalkan Bhineka Tunggal Ika

Panglima TNI Ajak Amalkan Bhineka Tunggal Ika

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 18 Juli 2019 | 10:11:09
dibaca | 685 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Seluruh prajurit harus memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-bhinneka-an yang dimiliki.

Tidak salah bila para pendiri negara ini menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia. Para founding fathers telah menyadarinya sejak awal perjuangan kemerdekaan dan sekarang tanggung jawab kita semua untuk memastikan Bhinneka Tunggal Ika terjaga.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S. IP., dalam sambutannya pada Upacara Brndera 17-an yang dibacakan Danwing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja Kolonel Pnb Muzafar. Bertempat di main aprron Lanud Atang Sendjaja, Rabu (17/7).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang mendukung. Sebagai alat pertahanan negara, TNI membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional.

Profesionalisme itu hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik. Terdidik dan terlatih untuk melaksanakan setiap tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Terlebih tantangan yang akan kita hadapi di masa mendatang akan semakin kompleks.

"Kompleksitas tersebut menuntut TNI memiliki personel dan satuan yang adaptif. Kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI", jelasnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S., IP berpesan, TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada. Untuk itu, setiap komandan satuan bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya.

"Saudara-saudara bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh setiap anak buah", ungkapnya.

"Komandan satuan adalah tumpuan setiap anggota dalam berbagai hal. Oleh karena itu setiap Dansat harus terlebih dahulu memiliki kemampuan yang tinggi dan wawasan yang luas agar dapat mengarahkan dengan baik. Waspadai upaya memecah belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan yang ada", pungkas panglima.

Diakhir sambutannya Panglima TNI juga mengajak kepada para Perwira, Bintara, dan Tamtama serta segenap Pegawai Negeri Sipil TNI untuk berdoa bagi keselamatan para prajurit yang saat ini masih belum ditemukan. Saat ini pasukan yang ada terus berupaya menemukan 12 prajurit dan Helikopter MI-17 yang hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua. (Bgs)

BERITA TERKAIT :