|
find us on : 
Home > MELITER > Personel Satkes Seskoal Laksanakan Latihan Fungsional Kesehatan Tingkat I

Personel Satkes Seskoal Laksanakan Latihan Fungsional Kesehatan Tingkat I

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 17 Juli 2019 | 17:52:41
dibaca | 595 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Personel Satuan Kesehatan (Satkes) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) melaksanakan Latihan Fungsional Kesehatan (Latfungkes) Tingkat 1 bertempat di Satkes Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (16/7).

Kepala Satuan Kesehatan (Kasatkes) Seskoal Letkol Laut (K/W) dr. Agnes I., Sp.B., M.Kes., Sp.B(K), Sp.Kl., didampingi Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Mayor Laut (K/W) Dewi Tresnawati, S.Kep., Ners dan narasumber Kapten Laut (K/W) dr. Uce Siswiprihesti, SpOG., membuka secara langsung kegiatan pelatihan ini serta menyampaikan bahwa Pelaksanaan Latfungkes tingkat 1 ini merupakan pelaksaan dari program kerja Satkes Seskoal Tahun 2019.

Latfungkes ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan melatih ketrampilan para personel Satkes Seskoal dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama saat melaksanakan dukungan kesehatan (dukes) di lapangan.

Kegiatan diawali penyampaian materi pertama yaitu mengenai Hepatitis A yang disampaikan oleh Lettu Laut (K) dr. Shofyan. Dalam materi ini, dijelaskan bahwa Hepatitis A disebabkan oleh virus Hepatitis A dan ditularkan melalui fekal-oral. Ciri-ciri penderita Hepatitis A antara lain adanya keluhan mual, muntah, mata menjadi kuning, dll.

Untuk dapat memastikan bahwa seseorang benar-benar terkena Hepatitis A perlu adanya pemeriksaan Lgm anti HAV dan peningkatan SGOT/ SGPT.

Selanjutnya, materi kedua oleh dr. T. Nancy mengenai Heat Stroke yaitu suatu kondisi yang mengancam nyawa seseorang akibat terpapar panas diwaktu yang sangat lama sehingga mengakibatkan suhu tubuh mencapai 400C.

Kondisi ini ditandai dengan keletihan, pusing, mual muntah, hyperpireksia sampai kehilangan kesadaran. Pada kondisi ini memerlukan penanganan segera dengan cara pendinginan, eksternaldan pemberian cairan melalui infus. Jika kondisi ini tidak segera ditangani akan dapat mengancam nyawa seseorang. (Bgs)

BERITA TERKAIT :