|
find us on : 
Home > MELITER > Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (Han) Pimpin KK Iptek di PT. FIT

Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (Han) Pimpin KK Iptek di PT. FIT

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 11 Juli 2019 | 19:16:03
dibaca | 532 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (han) memimpin kegiatan Kuliah Kerja (KK) tahap IV bidang studi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Pasis Seskoau A-56 di PT. Famindo Inovasi Teknologi (FIT), yang berlokasi di kawasan Sentul Bogor, Rabu (10/7).

Kedatangan rombongan Wadan Seskoau yang di dampingi oleh Kadep Iptek Kol Lek Talawide, Para Dosen, dan Perwira penuntun, serta Perwira pendaping di sambut hangat oleh Julius Agus Salim, B.A., M.H., M.Com., selaku Presiden Direktur PT. Famindo Inovasi Teknologi (FIT).

Sebanyak 132 Pasis Seskoau terdiri dari 118 Perwira menengah Pria, 8 Wara 7 Pasis manca negara mengrikuti kegiatan ini dengan serius dan antusias.

Dalam sambutanya Danseskoau Marsda TNI Donny Ermawan, T., MDS., yang di bacakan oleh Wadan Seskou mengatakan, perlu diketahui bahwa kegiatan kuliah kerja tahap ke-IV bidang studi Iptek di PT. FIT merupakan bagian dari kurikulum pendidikan Seskoau, jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut, para Perwira Siswa (Pasis) diberikan tugas untuk membuat tulisan inovasi tentang perkembangan teknologi Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA)/Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan tema "Peran Industri Nasional PTTA (Pesawat Tanpa Awak) Guna Memperkuat Alutsista Dalam Rangka Mendukung Tugas TNI AU".

Selanjutnya hasil tulisan tersebut akan dijadikan bahan masukan kepada TNI AU sebagai sumbangan pemikiran Perwira Siswa bagi pengembangan PTTA TNI AU di masa mendatang.

"Sehingga setiap data, informasi maupun penjelasan yang disampaikan pasti akan sangat membantu dan bermanfaat, sekaligus merupakan andil yang tak ternilai bagi keberhasilan studi para Perwira Siswa maupun pengembangan TNI AU", tegasnya.

Sementara itu, Julius Agus Salim, B.A., M.H., M.Com., selaku Presiden Direktur PT. Famindo Inovasi Teknologi (FIT) menambahkan, pengembangan teknologi drone di Indonesia saat ini masih langka, persoalan dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone oleh manufacture maupun pengembang masih menjadi kendala utama.

"Sehingga konsumen drone di Indonesia masih kurang menarik dan lebih memilih memakai drone yang di hasilkan oleh teknologi dari luar negeri", tuturnya.

Dikatakan lebih lanjut, Famindo untuk menghadapi tantangan ke depan juga menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai instansi seperti, Mabes TNI, Mabes Polri dan BIN.

"Perusahaan kami yang bergerak di bidang teknologi drone terus berinovasi lebih jauh di sektor drone untuk kemajuan dan kemandirian bangsa Indonesia", pungkasnya. (Bgs)

BERITA TERKAIT :