|
find us on : 
Home > PENDIDIKAN > Wisuda Unindra Ke-67, Rektor: Berpikirlah Secara Antisipatif, Hadapi Era Revolusi Industri 4.0.

Wisuda Unindra Ke-67, Rektor: Berpikirlah Secara Antisipatif, Hadapi Era Revolusi Industri 4.0.

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 10 April 2019 | 23:25:15
dibaca | 3727 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof. DR. H. Soemaryoto memberikan pesan agar perlu berpikir secara jernih dan berpikir secara rasional kemudian juga berpikir secara antisipatif nanti dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Intinya adalah nanti akan menghilangkan Kerja manual diganti dengan komputer dan robot istilah disrupsi atau kekacauan yang akan terjadi, percaya hal-hal seperti itu maka Unindra dalam menyikapi juga tidak terburu-buru.

Hal tersebut dikatakannya dalam sambutannya saat resmi membuka Sidang terbuka pimpinan akademik Universitas Indraprasta PGRI dalam rangka wisuda yang ke-67 periode semester gasal 2018-2019, yang bertempat di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Mahasiswa yang di wisuda berjumlah 1338 orang, Dari jumlah itu 61,2% atau sebanyak 798 orang wisudawan untuk program strata 2 atau magister. Mahasiswa S2 hanya 11,3% tapi kali ini wisudanya mencapai 61,2% tentunya konsekuensi dalam melaksanakan kurikulum dan peraturan-peraturan yang berlaku bahwa setiap baru semester genap itu memang didominasi oleh mahasiswa strata 2

Wisuda ke-67 ini dihadiri antara lain, LPP wilayah 3 yang termasuk pengurus besar PGRI, Pengurus PGRI pusat pengurus BPPL PGRI, Pengurus PGRI Provinsi DKI Jakarta, seluruh jajaran pimpinan akademik, calon wisudawan dan segenap tamu undangan.

Rektor Unindra Prof. DR. H. Soemaryoto dalam sambutannya mengatakan pada 2018 - 2019 ini Unindra sudah memulai program untuk studi lanjut para dosen.

"Dimulai sebanyak 21 orang dosen dan semester genap ini sudah dimulai juga sebanyak 20 orang dosen jadi tahun ini Alhamdulillah sudah menyekolahkan sekolah lanjut S3 Doktor untuk dosen sebanyak 42 orang dan ini tentunya akan berjalan secara berkesinambungan", ungkapnya.

Setiap tahun dianggarkan sebanyak 40% untuk tugas belajar S2, S3 dari 1077 orang selesai, tetapi yang belum mencapai 20% yang sudah kerja keras sejalan dengan visi Unindra.

Soemaryoto juga optimis dalam program jangka panjang Insya Allah pada tahun 2029 nanti Unindra diharapkan menjadi perguruan tinggi yang unggul di dalam pembelajaran atau Teaching University.

"Oleh karena itu setelah kita pada bulan Juli yang lalu kita sudah mendapat kredit maka semua program-program dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran kualitas input dan output menjadi suatu program utama dan prioritas saya bersama teman-teman Mohon doanya sehingga Unindra betul bisa mewujudkan impian menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pembelajaran", ungkapnya di hadapan wisudawan/i di TMII.

Lanjutnya, Sarana dan prasarana penunjang universitas terus dibenahi antara lain akan dibangun 2 unit gedung lagi sekarang sudah selesai 7 unit gedung kita sudah memprogramkan 2 unit dan satu diantaranya adalah gedung untuk kita dan akan dibangun suatu ruangan yang memenuhi syarat mengadakan konferensi seminar diskusi secara internasional.

Adapun agenda kedepan akan dilaksanakan Program untuk diskusi ataupun seminar internasional pada 1 Agustus 2019 mendatang di Gedung Bidakara dan perkembangannya sangat luar biasa dari target 200 peserta sekarang sudah terkumpul lebih dari 300 peserta internasional.

"Seperti yang dinyatakan dalam surat Albaqarah yang menyatakan bahwa kita hidup ini sudah diatur. Beban apa pun dipastikan tidak melebihi kesanggupan kita itu sudah jelas dengan cara kita beriman kemudian juga di dalam surat Al Tahrim ayat 6 dinyatakan juga setiap ada masalah setiap ada kesulitan Allah sudah menjadikan pasti ada solusinya pasti ada kemudahan nya jadi kalau kita iman yang benar jadi tidak usah terlalu galau tidak usah terlalu sedih tidak usah terlalu asik", ujarnya.

"Konsepnya adalah kita mensyukuri nikmat sabar ada beban penderitaan dan ujian kemudian kita tawakal pasti kita akan hidup Istiqomah dan mendapat keberkahan lahir batin dunia akhirat", tambahnya.

Rektor juga menyampaikan kabar gembira bagi Mahasiswa yang ingin melanjutkan program S2 karena Unindra saat ini sudah memiliki program pendidikan strata 2 atau magister di bidang pendidikan IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan bagi Mahasiswa yang telah lulus S1 nanti dianjurkan segera mendaftar dan universitas akan memberikan diskon khusus sebesar Rp2.000.000.

"Ini suatu kesempatan yang baik, karena nanti guru bidang studi harus memiliki gelar minimal S2 sebagai persyaratannya", pungkasnya. (Bgs)

BERITA TERKAIT :