|
find us on : 
Home > MELITER > Panglima TNI Resmikan Restorasi Gedung Leo Wattimena Makohanudnas

Panglima TNI Resmikan Restorasi Gedung Leo Wattimena Makohanudnas

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 11 Februari 2019 | 22:17:39
dibaca | 433 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., meresmikan restorasi gedung Serbaguna Leo Wattimena Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin sore (11/2).

Acara peresmian restorasi gedung dalam suasana hujan diawali pemotongan pita oleh Panglima TNI di depan pintu utama gedung, selanjutnya di dalam gedung rombongan disambut tarian selamat datang berupa tarian silat dari daerah Sumatera Barat.

Pangkohanudnas Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., beserta Kasum TNI Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto, Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranata beseta rombongan meliputi para Pangkotama TNI dan pejabat TNI lainnya di Makohanudnas.

Dijelaskan Pangkohanudnas, dari Markas Kohanudnas inilah pengendalian wilayah udara nasional dilakukan selama 24 jam sehari atau secara terus-menerus sepanjang tahun. Kohanudnas memiliki beberapa Kosekhanudnas yang tersebar di berbagai wilayah nasional sebagai pelaksana pengawasan wilayah udara di sektornya masing-masing.

Ditambahkannya Kohanudnas baru saja merayakan ulang tahun ke-57 pada 9 Februari 2019. Sehingga peresmian restorai gedung Leo Wattimena merupakan kado hadiah ulang tahun Kohanudnas.

Diungkapkan Pangkohanudnas bahwa pembangunan restorasi gedung telah dilakukan sejak 13 September 2018 lalu, setelah mendapat lampu hijau dari Panglima TNI. Dengan upaya berbagai pihak akhirnya bangunan selasai pada waktunya.

"Sekarang kami happy, bersyukur karena memiliki gedung yang lebih bagus", ungkap Pangkohanudnas.

Sedangkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., dalam kata sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah merealisasikan pembangunan gedung Leo Wattimena Markas Kohanudnas dengan baik.

"Marsekal Leo Wattimena dulunya terkenal sebagai pribadi yang keras, tegas, sehingga bangunan gedung Leo Wattimena hendaknya juga megah Membangun itu umumnya lebih mudah yang sulit adalah menjaga, merawat, apalagi Indonesia geografisnya potensial terlanda bencana alam, maka tolong gedung ini dirawat. Ke depan kegiatan-kegiatan akademis Pasis Sekkau, Seskoau dan Sesko TNI di Markas Kohanudnas tentu akan dapat terselenggara dengan lebih percaya diri", jelas Panglima TNI.

Acara peresmian restorasi Gedung Serbaguna Leo Wattimena ini dimeriahkan oleh penampilan berbagai band, seperti Scramble Band, Neo Band dari anggota Kohanudnas, Tarian eksotika nusantara seperti tari piring dari Sumatera Barat, Tari Kurung Enggang dari Kalimantan, tari Ondel-ondel dari Betawi, tari Lulok dari Sulawesi dan Tari Yamko Rambe Yamko yang kesemuanya persembahan dari Wara serta PNS Kohanudnas. (Bgs)

BERITA TERKAIT :