|
find us on : 
Home > TEKNOLOGI > Roaming Pengguna CDMA Lebih Beresiko

Roaming Pengguna CDMA Lebih Beresiko

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 05 Februari 2014 | 03:08:18
dibaca | 7210 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Meski peraturan tentan Layanan Jelajah (Roaming) Internasional telah disahkan pada 31 Oktober 2013 lalu, namun pengguna telekomunikasi masih belum memahami hak dan kewajibannya saat melakukan roaming internasional.

" Hak dari pelanggan antara lain penyelenggara jaringan bergerak selular wajib memberikan pilihan kepada pengguna layanan jelajah (roaming) internasional. Setelah batas pemakaian, apakah akan dilanjutkan atau menghentikan pengunaan layanan , " ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo Gatot S. Dewabroto di Jakarta, Selasa (4/2).

Kewajiban notifikasi itu, katanya, karena sebagian publik para pengguna layananan telekomunikasi selama ini sering dikejutkan lonjakan besarnya tagihan layananan telekomunikasi saat baru saja bepergian keluar negeri.

" Ada sebagian yang paham sepenuhya agar bisa menyiasati untuk menghemat penggunaan layanan telekomunikasi secara internasional. Atau paham jika lonjakan tagihan atau mungkin sepenuhnya tidak memahami , " katanya.

Menurut Sekjen Indonesia Telecomunication User Group Muhammad Jumadi, tidak adanya notifikasi layanan penggunaan roaming internasional pada CDMA mengakibatkan pengguna teknologi teresebut lebih beresiko mengalami lonjakan tagihan. (SS)