|
find us on : 
Home > NASIONAL > Menhan Ajak Ulama dan Umaro Perkokoh Persatuan dan Jangan Terpecah Belah

Menhan Ajak Ulama dan Umaro Perkokoh Persatuan dan Jangan Terpecah Belah

Reporter : www.jurnaljakarta.com | 15 Desember 2018 | 23:07:23
dibaca | 2107 Kali
JurnalJakarta.com | Istimewa

JurnalJakarta.com - Pekalongan --- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menghadiri dan memberikan ceramah kebangsaan pada acara Silaturahim Ulama bersama Umaroh, TNI dan Polri di Wilayah Pekalongan di Pendopo Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/18).

Dalam ceramahnya, Menhan mengajak dan mengingatkan kepada para Ulama, Umaro bersama TNI dan Polri senantiasa menjaga dan memelihara hubungan tali silaturahim. Silaturahim dapat memperkuat persatuan dan kesatuan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, jangan sampai terpecah - belah.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Pekalongan Asib Kolbihi, Rais 'Aam JATMAN Habib Luthf bin Yahya, Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav. Dani Wardhana, S.Sos, M.M, M.Han, Kapolres Pekalongan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H, SIK., M.Si.

Lebih lanjut Menhan menyambut baik diselenggarakannya acara silaturahim ini, karena merupakan suatu kegiatan yang sangat penting dan mulia. Apalagi silaturahim antara Ulama dengan Umaro, kalau tidak bersatu dan saling menghormati dapat mengakibatkan perpecahan bangsa.

"Saya ingin Ulama dan Umaro bersatu sesuai dengan tugas dan fungsinya atau kebersamaan masing-masing", pesan Menhan.

Selain itu, Menhan juga mengingatkan tentang ancaman nyata saat ini yakni ancaman yang tujuannya merubah mainset atau pemikiran bangsa, contohnya ancaman terorisme dan paham radikalisme.

Menhan ingin semua memiliki pemahaman yang sama terhadap ancaman paham radikal tersebut. "Mengerikan dan tidak masuk akal, bagaimana seorang ibu mengajak anaknya bunuh diri, tapi itu terjadi", tutur Menhan.

Bangsa Indonesia harus waspada terutama berkembangnya pemikiran paham radikal yang dapat mempengaruhi generasi muda melalui sekolah - sekolah, universitas maupun pesantren. "Jadi ini tugas kita semua untuk memonitor dan menangkal ancaman tersebut", ungkap Menhan.

Acara silaturahim Ulama dan Umara, bersama TNI dan Polri diselenggarakan oleh Idarah Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN).

Kegiatan silaturahmi yang merupakan agenda rutin tahunan tersebut diselenggarakan untuk mempererat persaudaraan antara Ulama, Umara, TNI, dan Polri. (Bgs)

BERITA TERKAIT :